
Malam itu aku benar-benar jengkel sampai ingin marah rasanya . Aku dibuat emosi oleh 2 lelaki sekaligus . Saat aku mau keluar dari mobilnya tiba-tiba dia mengunci pintu mobil itu sehingga aku tidak bisa keluar .
" Buka kuncinya! aku pengen pulang! kamu orang gak jelas datang dari mana langsung bawa aku masuk mobil! buka nggak? kalo nggak dibuka aku teriak nih! " , ucapku .
" Teriak? silahkan teriak kalo sampai ada yang nolongin kamu aku bakal lepasin kamu .. " jawabnya sambil tertawa . Sungguh malam yang benar-benar sial bagiku .
" kamu siapa sih? kita kenal? nggak kan? " tanyaku jengkel . Tapi dia malah senyum-senyum kayak orang gila . Itu yang membuatku semakin marah sampai-sampai ingin menampar wajahnya .
" kamu lupa? kamu dulu pernah nolongin aku pas aku lagi di posisi kayak kamu! . Kamu yang berusaha nguatin aku sampai akhirnya aku bisa sukses kayak gini . Kamu lupa? "
" Hah ? serius ? masak aku pernah segitunya sama kamu ? " tanyaku penasaran . Tidak lama dia menunjukkan sebuah foto kepadaku dan betapa kagetnya aku ternyata itu fotoku dan dia saat aku masih duduk di bangku SMP . Aku benar-benar lupa sampai akhirnya dia mengatakan 1 hal yang bikin aku bener-bener kaget .
" Aku inget dulu waktu aku lagi menyerah sama keadaan dan bener-bener mau mengakhiri hidupku tapi kamu berusaha meyakinkan aku dan kamu berjanji 1 hal ke aku , bahwa setelah aku sukses aku boleh mengencani kamu bahkan kamu berjanji bahwa jika suatu saat kita ketemu kembali kamu bakal nikah sama aku . Itu janjimu dulu masa kamu lupa? " . Aku bener-bener gak nyangka aku sampai bikin janji seperti itu sama dia . Akhirnya setelah berfikir lama aku pun ingat tentang kejadian itu . Aku juga ingat apa yang aku janjikan sa dia waktu itu . Aku tidak menyangka bahwa dia benar-benar menjadi lelaki sukses dan dia tidak melupakan janji itu sama sekali . Hanya beberapa tahun dia sudah bisa membangun bisnis yang besar dan menjadi lelaki sukses . Aku sedikit kaget juga sedikit bahagia karena baru kali ini ada lelaki yang masih mengingat janji itu sampai-sampai dia mencariku dan meminta janji yang aku buat dulu .
__ADS_1
" oke oke aku inget sekarang . Terus sekarang kamu udah ketemu sama aku kan? yaudah anterin aku pulang . "
" aku bakal anterin kamu pulang kalo kamu mau janji 1 hal lagi sama aku .. " .
" janji apa lagi? kita kan udah ketemu . Jadi sekarang kamu udah lega dong harusnya . "
" kamu dulu pernah janji ke aku kalo aku bisa sukses kamu bakalan nikah sama aku . Aku mau kamu tepatin janji yang kamu buat dulu .. " ucapnya lembut . Aku gak nyangka dia bakalan bener-bener nagih janji yang aku asal buat dulu .
" kamu gila ya? aku masih sekolah . Aku gak mau buru-buru nikah . Nikah itu bukan hal yang sepele , itu menyangkut masa depan kita . Gak seharusnya kamu asal-asalan minta aku nikah sama kamu . Aku masih muda! " .
" Aku gak minta kamu nikah sama aku sekarang . Kita jalanin hubungan dulu sampai kamu lulus dan sampai kamu bener-bener siap nikah sama kamu . " . Kata-kata yang lembut seperti membuat hatiku luluh . Aku gak menyangka pertemuan yang singkat itu sekarang menjadi pertemuan yang istimewa . Ternyata dia nggak marah sama sekali bahkan dia memberiku waktu agar aku lebih fokus kepada sekolahku . Dia mau menungguku sampai aku bener-bener siap menikah . Jika saja Pras yang berkata seperti itu betapa bahagianya aku . Tetapi bukannya Pras tetapi malah lelaki lain yang hanya sekali bertemu denganku namun sekarang dia benar-benar mengajakku menikah . Saat aku teringat tentang Pras pada saat itu juga sepertinya hatiku tidak lagi merasakan sakit justru aku sedikit tenang dan nyaman berada di sampingnya .
" Oke . Kita jalanin aja dulu . Sekarang anter aku pulang , ini udah malem . " . Akhirnya dia pun mengantarku pulang .
__ADS_1
Sesampainya di rumah saat aku mau keluar mobil dia memegang tanganku dan meminta nomer hp ku agar kita bisa lebih sering berhubungan . Setelah aku kasih nomer hp ku tanpa sadar tiba-tiba dia mendekat dan mencium pipiku .
" Selamat malam .. " . Kaget bercampur bahagia karena dia adalah lelaki pertama yang begitu berani mencium pipiku . Karena selama aku berpacaran dengan Pras aku sama sekali tidak mendapatkan perlakuan yang istimewa . Hanya saja aku mengalah karena aku tidak mau keegoisanku bisa merusak hubunganku dengan dia .
" Apaan sih? Udah lepas tanganku , aku mau masuk rumah .. " .
" Oke . Oh ya besok pulang sekolah aku jemput ya? aku mau ngasih kamu sesuatu . " .
" Ngasih apa lagi? nggak usah deh . Aku nggak mau temen sekolahku mikir yang macem-macem kalo tahu aku kamu jemput . "
" Pokoknya besok aku bakalan jemput kamu ke sekolah ! . Yaudah sana masuk udah malem . Nanti kita lanjutin obrolannya kalo aku udah di rumah . Bye! " .
" Bye . Hati-hati dijalan .. "
__ADS_1
Tidak ku sangka ternyata aku bisa juga perhatian sama dia . Rasanya aku nyaman banget di deket dia . Aku bingung kenapa hatiku jadi gini . Apa mungkin dulu aku bener-bener buat janji itu sama dia? jadi itu berarti kita berdua udah punya perasaan dari dulu? . Haissh .. Lebih baik tidak ku pikirkan terlalu dalam . Jalanin aja yang ada , jika kelak dia memang jodohku kita akan bersatu pada waktunya .