
Hari ini adalah hari minggu . Keluarga Hans berencana untuk berlibur ke luar negeri . Hans mengajakku belanja untuk keperluan saat berlibur nanti . Tetapi tak disangka saat aku dan Hans berbelanja kita tidak sengaja bertemu dengan Clarisa . Dia sedang duduk didepan cafe dekat supermarket tempat kita belanja dan saat dia melihat kita dia memanggil namaku dan Hans . Akhirnya aku dan Hans menghampiri dia .
" Ngapain kamu disini ris ? " tanya Hans .
" Aku lagi nungguin temen-temen kak . Kalian mau kemana? kok berduaan aja? mau kencan ya? hehe .. " . Candaan Calista membuatku dan Hans tertawa kecil .
" Aku sama kak Anya mau belanja buat keperluan liburan ris mumpung masih ada waktu . "
" Liburan kemana kak? wih seru nih kayaknya . Nanti pas pulang jangan-jangan kalian udah nikah haha .. " . Aku dan Hans tertawa mendengar perkataan Clarisa . Setelah aku lihat-lihat dia adalah anak yang ceria . Hanya saja mungkin saat itu dia salah faham tetang Hans dan kakaknya jadi dia marah-marah tanpa alasan . Tetapi aku senang melihat dia yang kembali ceria seperti ini . Aku yakin dia adalah gadis yang sangat baik .
" Yaah semoga aja ya ris haha .. Yaudah kakak kesana dulu ya? kamu nanti pulangnya jangan malem-malem oke? " . Hans malah meladeni candaan yang diucap Clarisa . Aku dan Hans pun pamit ke Clarisa karena kita mau pergi berbelanja .
" iyaa kak hati-hati ya . Pasti itu . Nanti habis kumpul langsung pulang kok . Kakak juga jaga diri ya . " .
" Bye .. " .
__ADS_1
Aku dan Hans pun akhirnya menuju supermarket didekat cafe . Aku mengambil beberapa keperluan untuk liburan dan Hans juga mengambil beberapa keperluannya . Setelah beberapa jam akhirnya kita keluar dari supermarket dan Hans membawa kantong plastik yang berukuran lumayan besar . Sebernya aku kasihan melihat Hans membawa semua itu tetapi Hans tidak mengizinkanku membantunya . Dia malah memberikan tas yang dia kenakan kepadaku . Dia berkata lebih baik dia membawa tas itu karena lebih ringan daripada kantong-kantong ini . Aku senang mendengarnya karena dia benar-benar takut aku kelelahan . Setelah sampai di mobil dan Hans memasukkan semua kantong-kantong itu ke dalam bagasi , aku dan Hans pun masuk ke dalam mobil dan berencana pulang .
Hari ini cuacanya terlihat sangat panas . Aku merasa haus sekali . Aku bilang pada Hans bahwa aku lupa membeli minum dan ternyata Hans berkata didekat sini ada 1 kedai kecil yang menjual minuman segar . Aku dan Hans pun menuju ke kedai yang Hans maksud tersebut . Tidak lama aku dan Hans pun sampai di kedai itu . Kedainya memang tidak besar , tetapi lumayan banyak pembelinya dan tempatnya juga sangat strategis sehingga lebih mudah mendapatkan pelanggan . Hans pun masuk ke dalam kedai dan memesan minuman . Tidak lama dia pun keluar .
" Kita tunggu dulu ya sayang . Aku udah pesen buat 1 rumah . Cuacanya panas banget jadi orang rumah pasti ngerasain panas dan gerah juga . "
" Iya gpp . Wajar aja kan memang banyak pembelinya . Kita sabar aja tungguin disini . Lagian tempatnya lumayan nyaman kok . Pemandangan juga bagus . Betah deh aku nungguin sambil lihat view yang kayak gini . "
Aku dan Hans pun berbincang dan bercanda berdua sambil menunggu pesanan kita jadi . Setelah menunggu hampir setengah jam akhirnya minuman kita pun jadi dan kita pun kembali ke mobil lalu pulang . Sampai di rumah Hans memanggil tukang kebun di rumahnya untuk membantunya membawa barang-barang yang tadi kita beli untuk dipindahkan ke dalam rumah . Aku dan keluarga Hans berkumpul diruang tamu dan menikmati minuman yang sudah Hans dan aku beli tadi . Mereka semua bilang kalau minumannya enak dan pas dengan cuaca yang kayak gini . Bahkan mama Hans bilang kalau mama mau ketemu langsung sama yang buat barangkali bisa diajak usaha bareng . Mendengar kata-kata mama Hans kita semua pun tertawa . Tante Hans pun bilang kalau mama hanya memikirkan usahanya tanpa menikmati rasanya . Tidak terasa hari sudah sore dan langit sudah hampir petang . Aku dan mamaku beres-beres apa saja yang akan dibawa liburan nanti . Saat aku menata keperluanku Hans memanggilku dari luar kamar .
" mau nunjukkin apa Hans ? aku kan lagi nata baju buat besok . " , jelasku .
" sebentar doang sayang . " . Hans pun menggandeng tanganku dan mengajakku ke taman yang ada dibelakang rumahnya . Dia memberiku sebuah kotak kecil . Aku bingung kenapa Hans memberiku kotak kecil ini .
" apa ini Hans ? "
__ADS_1
" kamu buka aja . Itu adalah bukti kalau aku benar-benar serius sama kamu . " .
Aku pun membuka kotak kecil yang diberikan Hans padaku . Tidak ku sangka ternyata isinya adalah cincin yang sangat indah . Hans pun menjelaskan kenapa Hans memberiku cincin ini . Dan dia berkata kalau ini adalah bukti keseriusan dia ke aku . Dia ingin aku mau menjadi istrinya . Hans pun memakaikan cincin itu dijari manisku .
" Sayang . Ini adalah bukti keseriusan kamu buat aku . Aku janji aku bakalan menjaga kamu dan keluarga kita seumur hidupku . Dan aku hanya ingin kamu yang jadi satu-satunya wanita yang aku nikahi . Kamu mau ya nikah sama aku . Setelah pulang liburan kita buat rencana pernikahan kita . Kamu mau kan sayang? " .
Aku yang mendengar kata-kata Hans mendadak menangis karena terlalu bahagia . Hans benar-benar menunjukkan kesetiaan dan keseriusannya untukku . Aku sangat bahagia karena aku bisa menjadi yang terbaik untuk Hans . Aku memeluk Hans dan berkata bahwa aku mau menikah dengannya .
" iya Hans aku mau . Makasih Hans buat semuanya . Aku mencintaimu Hans . " .
Hans pun memelukku dengan penuh cinta . Hangatnya pelukan Hans membuatku tidak ingin melepaskan pelukannya .
" Iya sayang . Aku juga mencintaimu .. " .
Saat Hans melepaskan pelukannya , dia pun menatapku dan itu adalah pertama kalinya Hans berani menciumku . Bukannya kaget tetapi sepertinya benar-benar sudah jatuh cinta kepada Hans sehingga aku pun membalas ciuman Hans . Setelah itu aku dan Hans masuk kembali ke rumah untuk istirahat karena besok aku , Hans dan keluarga Hans akan berangkat liburan .
__ADS_1