
Hari ini adalah hari dimana aku dan Hans akan melangsungkan pernikahan . Aku sangat senang akhirnya aku dan Hans akan menjadi suami istri . Semalam Hans berkata padaku bahwa janji yang aku buat akan dia kabulkan , dan benar saja hari ini adalah hari yang sangat bahagia untukku dan Hans . Hans benar-benar memenuhi janji yang aku buat dulu . Aku sangat mencintai Hans . Aku sadar bahwa keseriusan seseorang adalah ketika dia mampu membahagiakanmu , dia yang mampu menjagamu . Aku percaya bahwa Hans adalah lelaki yang sangat dewasa dan bertanggung jawab . Kelak aku akan selalu bersama Hans . Hari ini sangat istimewa untukku dan aku tidak akan membuat Hans dan keluarganya kecewa .
Aku berjalan turun didampingi sepupu dan keponakan Hans . Aku melihat Hans memakai jas dan dia terlihat sangat tampan hari ini . Aku melihat kebahagiaan dimatanya . Hans pun menghampiriku dan menggandeng tanganku untuk melaksanakan akad nikah . Hans terlihat sangat gagah menggunakan jas pernikahan . Aku tidak menyangka bahwa dia akan setampan dan sekeren ini .
Saat Hans mengucapkan akad nikah pun terlihat sangat tampan . Aku bahagia sekali bahwa dia sekarang adalah suamiku . Saat aku mendengar kata " SAH " dari mereka semua rasanya seperti bermimpi . Aku sekarang sudah menjadi istri Hans . Bahagia sekali rasanya , aku pun menggenggam tangan Hans dan seperti enggan untuk melepasnya .
" Terimakasih Hans untuk semuanya . Kamu adalah lelaki yang terbaik yang pernah aku temui . Aku mencintaimu Hans . Semoga pernikahan kita akan bertahan selama-lamanya . " .
" Harusnya aku yang berterimakasih sayang . Kalau bukan karena kamu waktu itu mungkin aku tidak akan bisa sesukses sekarang . Kamu adalah tujuan aku bangkit . Dan sekarang aku sudah menepati janjimu . Selamanya aku akan tetap menjaga dan membahagiakanmu sayang . Aku tidak akan pernah meninggalkanmu apapun yang terjadi . Aku juga mencintaimu sayang . " .
__ADS_1
Hans pun menciumku . Hans benar-benar lelaki sejati . Aku tidak menyesal karena aku tahu Hans tidak akan pernah menyakitiku dan mengecewakanku . Aku dan Hans pun masuk ke kamar Hans dimana kamar itu adalah kamar yang sudah disiapkan untuk kami pengantin baru .
" kamu mandi dulu gih , baju kamu sudah ditata rapi di lemariku sayang . Kelak ini juga kamarmu jadi kamu tidak perlu malu . Kalau ada apa-apa kamu bisa bilang sama aku ya sayang ? aku mau kamu nyaman berada disini . Bukans sebagai kekasih melainkan istriku . Oke sayang ? " .
" Iya sayang . Kalau gitu aku mandi dulu ya ? habis aku mandi kamu baru mandi terus kita turun buat makan malam . " .
Sebelum mandi aku mencium pipi Hans . Kelak aku akan lebih romantis dengan Hans . Mengingat dulu saat aku dan Hans masih berpacaran aku sedikit cuek kepada Hans , jadi aku akan lebih memperhatikan Hans .
" Loh kok turun ? . Biar mama aja yang nganter kesana sayang . Kalian pasti capek kan . Nanti mama anter makan malamnya ke kamar kalian sayang . "
__ADS_1
" Gakpapa ma , aku sama Anya pengen makan disini bareng-bareng sama kalian . Lagian ngapain mama nganter makanan segala ? aku ini anak mama harusnya aku yang nganterin mama makanan bukan malah sebaliknya ma . " .
Mendengar kata-kata Hans , mama Hans langsung menangis .
" Hans ku sekarang sudah dewasa . Semoga pernikahan kalian dilanggengkan dan segera diberi keturunan agar mama bisa main sama cucu mama . Mama sayang kalian nak . " .
Mama Hans langsung memelukku dan juga Hans . Aku melihat kebahagiaan dimata mama Hans . Aku bangga karena aku dan mamaku memeliki keluarga yang sangat menyangiku dan mamaku . Aku sangat bersyukur karena Hans sudah memberikan aku kebahagiaan yang sangat istimewa .
" Aku juga sayang sama mama . Kelak kita tidak akan pernah berpisah lagi ma . Kalian adalah keluargaku sekarang . Aku dan mamaku tidak akan pernah meninggalkan kalian . Aku sayang kalian semua . " .
__ADS_1
Ruang makan dipenuhi dengan tangisan kebahagiaan . Semoga kebahagiaan ini tidak akan pernah luntur ataupun hilang selamanya .