
arkhan,leon dan mario mengajak bapak penjual kopi menaiki mobil mereka di mana bapak itu yang akan memandu jalan menuju penjual ayam pelangi.,
"bapak keseharian nya menjual kopi pak,"tanya mario saat di dalam mobil di mana arkhan yang mengemudi...
"iya dek,tapi bapak menjual kopi nya hanya malam,saat siang bapak menjadi kuli ngarit rumput buat makan ternak sapi,"
"bapak kan sudah tua sudah waktu nya istirahat,kenapa tidak anak bapak yang membantu pak"leon ikut penasaran,di mana seharus nya bapak itu sudah istirahat bukan bekerja di usia nya yang sudah renta...
"anak bapak juga cuma kuli panggul dek,cuma cukup buat dia makan sehari hari untuk menghidupi anak istri nya,bapak tidak mau merepot kan mereka.,sedang kan anak perempuan bapak yang satu nya menjadi kuli cuci baju orang," jelas bapak penjual kopi tersenyum
"bapak juga butuh buat makan di mana istri bapak juga sakit sakitan butuh buat beli obat."lirih nya ingat dengan istri yang di rumah
"ya allah kasian sekali,"ucap mereka bertiga di dalam hati mendengar cerita dari bapak penjual kopi
"anak bapak sudah menikah semua pak,"arkhan ikut bersuara
"yang pertama sudah dek anak laki laki bapak,punya dua anak masih kecil kecil, yang ke dua perempuan belum menikah,hanya anak perempuan bapak itu yang membantu bapak mencari uang untuk pengobatan ibu nya,kalau anak pertama bapak,kami tidak tega mengambil uang dari nya,cukup buat anak istri nya kami sudah bersyukur,"
lagi lagi bapak itu tersenyum meskipun kehidupan nya begitu susah,tapi dia tetap bersyukur,di lihat lihat bapak penjual kopi itu juga sangat baik,mario dan leon mempunyai rencana akan membantu keluarga dari bapak penjual kopi itu....
"berhenti di depan itu ya dek," tunjuk penjual kopi
"iya pak," arkhan berhenti di mana yang di sebutkan bapak penjual kopi...
bapak penjual kopi mengetuk pintu rumah penjual ayam"assalamuallaikum,jul.panjul"
"waalaikumsalam,iya bentar"sahut seseorang dari dalam rumah itu...
"eh pak agus,masuk pak,"
"tidak usah jul,maaf jul ganggu malam malam ya,bapak cuma mengantar adek adek ini ke sini mau ada perlu," ucap bapak penjual kopi
"oh silah kan duduk dulu pak,dek," panjul mempersilah kan duduk di teras rumah nya
"terimaksih pak,"senyum arkhan,leon dan mario
"ada perlu apa ini dek,"
"maaf pak sebelum nya,jadi begini istri kami lagi mengidam ingin ayam pelangi,kami tidak bisa pulang kalau tidak membawa ayam itu," jelas leon
"iya pak panjul,kata bapak agus,pak panjul menjual anak ayam pelangi.," ucap mario yang di angguki arkhan...
"Hah ayam pelangi,ayam pelangi gimana pak agus,"binggung panjul dengan nama ayam itu
"ayam luar negeri maksut nya pak panjul,"jawab arkhan,membuat panjul makin binggung,
"gini jul,maksud nya anak ayam negeri jul,ayam pelangi dan luar negeri ya itu anak ayam yang biasa kamu jual yang warna warni"jelas bapak penjual kopi
"nah itu maksut nya pak panjul,ayam negeri,"ucap arkan,mario dan leon bersama
"owalah kasian sekali kalian bertiga dek,memang istri nya mau buat apa ayam negeri nya,"
"tidak tau kami pak,istri kami bertiga ngidam anak ayam itu,tiga tiga nya ngidam nya sama,tolong kami ya pak,kami tidak akan bisa pulang kalau tidak membawa ayam itu," lagi lagi mario memohon...
panjul melihat wajah melas dari mario,arkhan dan leon tidak tega,apa lagi menyangkut orang lagi mengidam,
"ya sudah lah,kalau bukan buat yang mengidam saya tidak mau malam malam pergi ke peternakan,memang butuh nya berapa"
di mana memang saat ini sudah menunjukan pukul 11 malam,bukan nya mau menolak rejeki tapi mau gimana lagi panjul mengiyakan tidak tega...
"ya allah pak terimakasih banyak pak,semoga sehat selalu dan banyak rizki nya, ya pak," mario begitu sangat senang
"Amiiiinnnn" jawab semua nya meng'Aamiin kan
"seada nya anak ayam kami borong semua pak,itung itung kami berterimakasih ke bapak sudah membantu kami,jadi biar kami borong semua,"ucap leon yang di angguki mario dan arkhan
"Hah,benar itu dek,bapak tidak salah,anak ayam nya banyak loh dek"panjul begitu terkejut mendengar ucapan leon
"kami serius pak,kami akan memborong semua nya,bila perlu dengan kandang nya,benar kan yo,ar"
"iya pak benar kata arkhan,"senyum leon dan mario meyakin kan panjul
"ya allah alhamdulilah dek,baik lah kita pergi sekarang ya,"ajak panjul
entah mimpi apa panjul,ayam nya akan di borong semua,panjul tidak henti henti nya bersyukur,panjul juga akan memberi uang untuk pak agus yang telah mengantarkan Arkhan leon dan mario...
panjul mengajak mereka semua ke peternakan di mana akan melewati sawah di belakang rumah panjul...
bapak penjual kopi juga begitu senang mendengar arkhan leon dan mario akan membeli ayam milik panjul,di mana bapak penjual kopi itu kenal baik dengan panjul,anak panjul juga tetangga pak agus,itung itung membantu panjul juga...
"kita lewat sini ya dek,ikuti saya,di sini penerangan nya minim dek tidak ada lampu jadi hati hati licin di mana habis hujan juga" jelas panjul
"baik pak,terimaksih ya,"
__ADS_1
"sama sama dek,"
panjul bagian depan di mana di belakang nya mario terus pak agus,leon dan arkhan paling belakang...
sunguh luar biasa di mana itu pengalaman pertama bagi ketiga putra seorang miliader,jadi mereka begitu hati hati melewati sawah yang licin..
tapi tidak bagi pak agus dan panjul mereka berdua sudah biasa melewati jalan persawahan begitu..
"jauh tidak pak tempat nya,"tanya mario
"di ujung sana dek," tunjuk panjul ke arah cahaya lampu kandang ayam milik nya
gedebuk,byuuuuuurrrrr"Aaaarrrrrkhaaaaaannnn, kenapa kamu narik aku anjir" teriak leon masuk ke sawah
"licin curut,siapa yang narik kamu,aku cuma berpegangan,"kesal arkhan saat leon menoyor kepala nya
"Ha aaa haaaaaa,kualat kalian berdua,maka nya jagan suka menertawakan di atas penderitaan orang ahir nya nyebur juga," tawa mario melihat Arkhan dan leon masuk ke dalam sawah
"ya allah dek sini pegang tangan bapak," panjul dan pak agus mengulur kan tangan nya...
mario masih tertawa terpingkal pingkal melihat penderitaan leon dan Arkhan,di mana kepala dan baju nya basah terkena lumpur sawah..
"Mariiiooooo"teriak kesal arkhan dan leon,bukan nya membantu tapi cuma menjadi penonton sambil tertawa
"maaf maaf,sini aku bantu,"tawa mario tertahan
"telat," kesal leon
"lagian kalian berdua seperti anak kecil,ketimbang begitu bisa terpeleset," tawa mario
"gara gara arkhan nih,"
"wey nyalahin,kamu sendiri ar yang ikut nyebur malah nyalahin," sewot arkhan
"sudah sudah jangan ribut,badan dan rambut nya cuci di air sana dek,"panjul melerai keributan itu
"hati hati dek,di sini memang licin"ucap pak agus membantu arkhan naik ke atas kembali
"terimaksih pak,"pak agus mengangguk
mereka kembali berjalan di mana tempat ayam itu juga sudah terlihat...
"cuci saja pakai sabun itu dek rambut dan badan nya,bapak tidak punya sabun mandi cuma ada sabun pencuci piring,bapak juga suka mandi pakai sabun pencuci piring itu,"jelas panjul menunjuk sabun cair pencuci piring
arkhan dan leon melototi mario dengan kesal,pak agus dan panjul hanya mengelengkan kepala melihat ketiga laki laki di hadapan nya...
"sini bapak bantu dek memegang selang nya," tawar pak agus
"terimaksih pak,maaf merepot kan,"
"sudah tidak apa apa,"senyum tulus pak agus
"mana iphone dan dompet kalian biar aku pegang,"mario menadah kan tangan nya ke arkhan dan leon...
"hubungi dev, yo perintah kan bawa uang kes secepat nya ke sini tidak pakai lama,kirim kan lokasi kita sekarang,"
"oke siap ar,"
mario langsung menghubungi dev,di mana memang ketiga nya tidak membawa uang kes saat ke mana mana,mereka hanya membawa uang kes seperlu nya..
saat pergi juga apa apa mereka akan menggesek kan kartu mereka untuk membayar apa yang mereka beli,mau itu saat makan di restoran atau berbelanja...
itu pengalaman sangat luar biasa bagi ketiga nya berbelanja langsung ke tengah sawah di mana di sana juga tidak ada tempat pengesek kan kartu ATM untuk menarik uang tunai...
di tambah seumur umur baru sekali itu arkhan dan leon mandi memakai sabun pencuci piring,biasa nya mereka akan memakai sabun husus yang bermerek dan mahal...
pak agus dan panjul memegang selang nya di mana arkhan dan leon sedang mandi,
"anjir dingin ar air nya,"
"hooh,biasa nya kita mandi malam pakai air hangat," jawab arkhan
"wajar dek dingin,air nya juga langsung dari mata air di ujung sana,di mana di sini juga masih banyak pepohonan,di sini juga belum tercemar air dan tempat nya, ini sabun nya dek," panjul memberi kan sabun pencuci piring itu ke arkhan dan leon
"pantesan pak,seperti air es, terimaksih pak," arkhan dan leon mengosokan sabut pencuci piring itu ke rambut dan badan nya yang penuh lumpur...
mario yang melihat masih tertawa terpingkal pingkal,"kasian baget kalian berdua ha aaaa,maka nya jangan suka membuli orang jadi nya kualat kan,"
"diam curut,gw siram juga nih," kesal arkhan
"klepuk, Awwww anjr sakit leon," teriak mario kesal
di mana leon melempar mario dengan sendal milik nya dengan kencang tepat mengenai kepala mario
__ADS_1
"sini gw tambahin," arkhan ancang ancang melempar sendal nya dengan kesal
"sialan kalian berdua," teriak mario menghindar dari lemparan arkhan...
lagi lagi pak agus dan panjul hanya mengelengkan kepala melihat kekonyolan mario,arkhan dan leon yang seperti anak kecil...
setelah di rasa cukup arkhan dan leon kembali heboh mencari sendal yang di lempar kan ke mario tadi...
"Mariiioooo jangan cuma duduk," kesal arkhan dan leon
"iya iya,siapa yang melempar siapa yang ikut mencari,"gerutu mario
"berisik," kesal leon dan arkhan
"aaahhh ketemu sendal ku," teriak arkhan heboh
"astagfitulahhalazim,"mereka semua mengelus dada terkejut dengan teriakan arkhan.,sedang kan arkhan cuma menyengir merasa tidak bersalah nya,
"itu sendal mu bukan dek," tunjuk panjul
"ah benar sekali itu pak" leon berjalan mengambil sendal nya
"bapak tidak punya handuk atau kain dek gimana,"panjul begitu kasihan melihat arkhan dan leon mengigil kedinginan di mana panjul juga tidak ada kain atau handuk..
"sudah tidak apa apa pak,nanti juga kering sendiri,"senyum arkhan dan leon
"ya sudah kita masuk ke kandang melihat anak ayam nya," ajak panjul yang di ikuti mario,leon,pak agus dan arkhan...
"wah ini ayam pelangi nya pak,warna nya bagus bagus lengkap lagi,"mario mengambil anak ayam itu satu
"pantasan ketiga ibu hamil itu ingin ayam pelangi,bentuk ayam nya juga lucu lucu,"
"benar ar,warna nya juga sangat bagus," timpal arkhan..
"warna nya tetap begini pak kalau besar,"ucap mario masih mengelus anak ayam itu
"ya tidak dek,itu kan cuma di warnai,saat besar nanti warna nya akan kembali putih seperti semula,ini juga yang biasa di beli pedagang keliling yang ada di sd,pasar pasar malam yang akan di jual ke anak anak dan di tempat tempat hajatan,jadi untuk menarik perhatian anak anak kita warnai"
"bearti menjadi ayam bule dong pak kalau sudah besar,"
"mana ada arkhan ayam bule,kalau mamih mu iya bule,ada ada saja kamu,"ucap leon,panjul hanya tersenyum mengeleng kan kepala nya
sedangan pak agus cuma menyimak melihat kekonyolan dari arkhan leon dan mario yang heboh...
"jadi semua nya berapa ayam di sini pak,biar kami angkut semua,"leon bertanya ke panjul
"kita jual nya 5 rbu persatu ayam biasa nya dek kalau borongan,di sini ada 400 anak ayam jadi kisaran 2 juta,nanti kita bisa hitung lagi semua nya," jawab panjul
"bos di mana,kami ada di sawah" dev menghubungi leon saat ponsel leon bergetar
"kami di kandang ayam,"jawab leon
"iya kandang ayam nya di mana bos,"
"bentar," leon keluar dari kandang ayam itu di mana dev sudah di depan nya
"brengsek kamu dev,"kesal leon
"Haaaaa,maaf bos,"cengir dev merasa tidak bersalah nya...
"mana uang nya,"
"ya allah bos,Haaaa bos kenapa basah basahan bos habis berenang di mana," ucap dev sambil menyerah kan amplop tebal berisi uang
"berisik," kesal leon melihat dev menertawakan nya
"cepat ke mobil ambil kan baju untuk bos leon dan arkhan,"perintah dev ke anak buah nya
"kalian ikut masuk,"lagi lagi dev memerintah kan pengawal yang lain ikut masuk ke kandang ayam
panjul dan pak agus begitu terkejut was was melihat orang orang berbadan besar dan berpakaian serba hitam masuk kekandang ayam nya,panjul dan pak agus saling pandang...
mario yang pahan dengan fikiran pak agus dan panjul menjelas kan siapa orang orang berbadan besar yang menunduk hormat ke mereka,tapi tidak dengan dev hanya biasa saja tidak ikut menunduk hormat...
"pak agus dan pak panjul jangan takut,mereka pengawal kami,mereka tidak akan macam macam pak," jelas mario
lagi lagi pak agus dan panjul terkejut,siapa sebenar nya mereka,batin kedua nya melihat begitu banyak pengawal...
"ya allah bos mario kenapa seperti gembel begitu,"lagi lagi dev tertawa
"deeeeeevvv" geram mario sangat kesal
"maaf bos,maaf,tapi benar bos mario kenapa seperti gembel begitu," cengir dev lagi lagi merasa tidak bersalah nya
__ADS_1
semua pengawal dev hanya menahan tawa nya mendengar ucapan dari atasan dev,mereka tidak berani tertawa seperti dev,saat mereka melihat penampilan mario arkhan dan leon, jadi mereka semua hanya bisa menahan tawa nya saja...