
"gimana dengan hukuman buat irena kak,"
ucap natalia setelah farah mematikan sambungan tlp nya dengan engel....
"kita beri dia ke sempatan sekali lagi,"
"kenapa tidak di hukum seperti felix saja kak,aku takut dia akan berulah makin menjadi jadi,semakin jahat.,"
"insya'allah tidak akan terjadi,terus kita awasi di pulau itu dari perubahan nya setiap minggu atau setiap bulan nya,apa bila tidak ada tanda tanda nya irena akan tobat,kita akan membiar kan irena menjadi penghuni pulau itu sampai seumur hidup nya,"
"mudah mudahan dia tobat ya kak,kasian dengan kak engel dan citra"
"amin,semoga dek,kakak juga berharap seperti itu.,"
"lagian kalau dia mau kabur juga tidak akan bisa,beda lagi kalau irena mau bunuh diri,jadi santapan hiu"
"benar dek,siapa pun tidak akan mudah kabur dari pulau itu,kita akan membiarkan nya di sana sampai beberapa tahun,sampai benar benar irena sadar,dengan kesalahan nya,"
"natalia setuju kak.,kita sholat subuh dulu kak sebelum kembali ke kamar khanza," farah mengangguk
di mana waktu sholat subuh juga sudah waktu nya jm 5 subuh.,waktu farah dan engel begitu lama saat tadi menelpon,sehingga tidak terasa waktu sudah subuh...
selesai sholat farah dan natalia berjalan keluar menuju ruangan khanza...
"neng farah,"
"kak ada yang manggil"
farah menoleh ke sumber suara yang memangil nama nya....
,"ya allah ya gusti,ieu teh bener neng farah,ya allah ya gusti makin geulis bae neng"
"maaf ibu siapa ya,"ucap sopan farah,dia tidak ingat siapa orang di depan nya
"ya allah neng geulis,sudah poho ka abi,abi teh naroh pamajikan na agus tatangga na bapak na nathan di surabaya neng,"
"ya allah bik naroh,maaf bik farah lupa,apa kabar bibik dan keluarga,duduk sini dulu bik jangan diri"ajak farah ke bik naroh duduk di bangku tunggu rumah sakit..
"alhamdulilah baik damang neng, gimana kumaha kabar neng,baik cageur neng,di mana ayeuna nathan,"
"alhamdulilah,kabar farah juga baik bik,suami farah lagi ada di ruangan menantu farah bik, bibik lagi apa di sini bik"
"incu bibik geuring neng,incu bibik ter kena gering sakit DBD,neng tos boga punya minantu deui,gering naon kitu minantu na neng,"
"alhamdulilah bik,farah sudah punya menantu lagi,kecelakaan bik,,semoga cucu nya cepat sembuh ya bik,di ruangan mana cucu nya di rawat bik,"
"Amiinnn hatur nuhun terimaksih neng,di bawah aya di handap neng kamar tilupuluh.,terus kumaha gimana ayeuna minantu na neng ke adaan na,mugi mugi sing cepat tereh cageur enya neng,"
"amiin bik,terimakasih banyak bik doa yang sama juga,alhamdulilah menantu farah sudah baik kan bik,boleh farah liat cucu bibik,"
sedangkan natalia hanya menjadi pendengar,natalia binggung dengan bahasa bik naroh.,natalia baru mendengar bahasa seperti itu,meskipun natalia tau bahasa indo tapi setau natalia bahasa indo tidak seperti itu...
"mangga neng,urang kita ka kamar incu na bibik,"ajak bik naroh ke ruangan cucu nya
__ADS_1
"oh iya bik kenalin,ini adik farah"
"ya allah ya gusti nu agung,geulis pisan,rai na neng farah bule,kumaha gimana dan damang neng, bibik pamajikan tatanga na nathan.,saha namina,"
"kak apa arti nya"binggung farah..
"ya allah cantik sekali adek nya farah bule,bibik istri nya tetangga bapak nya nathan,siapa nama nya"
"ya allah,maaf bik,nama aku natalia bik,"natalia menyalami bik naroh
"geulis pisan nami na,"
"cantik baget nama nya"bisik farah ke natalia..
"terimaksih bik,"senyum natalia
farah dan natalia mengikuti bik naroh ke kamar cucu nya di mana cucu nya di rawat..
"kak,memang nya itu bahasa apa,kalau bik naroh tetangga nya bang nathan pasti aku ngerti kak sedikit sedikit bahasa dari bapak nya bang nathan bahasa jawa," bisik natalia sambil berjalan mengikuti langkah bik naroh
"itu bahasa sunda dek,"
"memang nya bik naroh tidak bisa bahasa indo kak,"
"bisa tapi dikit dikit,bahasa nya akan campur campur kalau pakai bahasa indo,"
"terus arti dari rai apaan kak,"
natalia mengangguk paham,pantasan aku tidak mengerti, batin natalia berguman...
"maranga lebet neng neng geulis,"
"silahkan masuk adek adek cantik"lagi lagi farah membisik kan ke natalia yang kembali binggung..
"assalamuallaikum,trimakasih bik,"ucap farah dan natalia..
"wa'allaikumsalam"..
"ujang,atin kenal keun ini teh tatanga na abah nu di jawa,"ucap bik naroh ke anak lelaki nya dan menantu nya...
"teh silah keun duduk saya anak nya ma naroh,dan ini atin istri saya,"ujang memper silah kan natalia dan farah duduk
"terimakasih jang,tin,"senyum farah mendekati anak ujang dan atin.,
"sudah berapa lama putri kalian sakit,berapa umur nya," tanya farah mengecek suhu tubuh cucu nya bik naroh yang masih panas
"sudah hampir 4 hari teh di rawat nya,kalau sakit nya sudah hampir seminggu lebih,tapi panas nya masih tinggi, umur nya 9 tahun" ucap sedih atin mengusap kepala putri nya yang masih panas
farah melihat sekeliling kamar cucu nya bik naroh,di mana pasilitas nya kamar yang biasa dari kalangan bawah bukan kamar kalangan dari orang orang kaya..
bik naroh juga dia baru tau tiga hari yang lalu di mana putra nya menghubungi emak nya
bik naroh langsung datang ke jakarta saat mendengar putri dari anak nya sakit bersama suami nya dari cianjur,
__ADS_1
sedangkan suami nya bik naroh ada di rumah ujang menjaga putri ke tiga dari ujang ber usia 5 tahun...
"apakah kalian memakai BPJS"
"iya teh,kami memakai bpjs,tapi alhamdulilah teh,meskipun kami memakai bpjs tapi pelayanan dari rumah sakit ini sangat baik,"
ucap ujang masih bisa bersyukur dengan pelayanan dari pihak rumah sakit yang anak nya sedang di rawat...
"mau memakai uang kes juga kita tidak mampu teh,untung nya suami atin punya bpjs dari pabrik,"
"siapa nama dokter yang menangani putri kalian"
"dokter mira teh,"
farah mengangguk,sedangkan natalia sudah mengirim kan pesan ke suami nya bahwa dia lagi bersama farah...
takut nya orang orang mencari farah dan natalia,natalia juga menjelaskan lagi melihat yang sakit tetangga dari bapak nya nathan..
bik naroh dan anak nya juga tidak tau bahwa rumah sakit itu milih dari keluarga wijaya,di mana nama rumah sakit nya juga di singkat mengambil dari nama (W.Humaira) wijaya humaira nama tengah dari Mikayla humaira wijaya...
farah mengirim pesan ke salah satu dokter yang bekerja di rumah sakit wijaya.,untuk datang sekarang ke kamar anak ujang
tidak selang berapa lama dokter mira datang,atas perintah dari farah..
agus dan istri nya binggung saat dokter mira begitu hormat dengan farah dan natalia...
farah juga menjelas kan ke semua nya bahwa ini rumah sakit milik suami nya,pada tepat nya rumah sakit wijaya...
farah juga memerintah kan kamar cucu nya bik naroh di pindah kan ke ruangan yang lebih bagus,pelayanan yang lebih bagus juga...
farah juga tidak menerima penolakan di mana ujang dan atin sempat menolak karna tidak enak hati dan malu,tapi bukan farah nama nya apa bila bisa di tolak....
anak menantu bik naroh hanya pasrah dan mengucap kan banyak terimaksih bertemu orang yang sangat baik seperti farah.,
di mana farah tidak malu bertemu dengan keluarga mereka yang kalangan dari orang tidak punya.,
ujang,atin dan emak nya begitu takjub melihat kamar ruang inap putri nya yang begitu bagus dan mewah.,
tapi tidak bagi keluarga farah itu hanya ruangan kelas standar,mewah tidak biasa juga tidak.,
bagi farah tidak akan rugi sama sekali menolong seseorang yang lagi membutuh kan bantuan,farah tau di lubuk hati terdalam ujang dan istri nya ingin memberikan pengobatan yang ter baik buat anak mereka,minimal tidak memakai bpjs,tapi apa daya dia bukan kalanggan dari orang punya duit,ujang hanya buruh pabrik dengan gaji kecil...
gaji nya juga hanya cukup untuk makan bulan ke bulan lagi,segitu juga tapi ujang masih bersyukur dengan pelayan pihak rumah sakit meskipun hanya pakai bpjs.....
bersambung....
jangan lupa like,komen,vote nya juga🙏
mohon dukungan nya,tinggalkan setiap jejak dan masukan nya ya🙏🤗
ikuti juga alur cerita aku..
~Aku ingin di cintai
__ADS_1