
"khanza umi mohon nak,jangan tingalkan umi sayang,kita baru ketemu hari ini nak,setelah kamu pergi dua tahun,sekarang kamu mau meninggal kan umi lagi nak" euis terus menangis memeluk khanza
euis menggengam tangan khanza yang sangat dingin,deng jantung euis berdetak"nadi khanza masih sedikit berdenyut" batin nya
euis menghapus air mata nya melihat arkhan yang sudah terduduk lemas menangis..
"arkhan laku kan sekali lagi nak,khanza masih ada,cuma badan nya yang dingin."senyum merekah euis
Arkhan hanya mengeleng,dia tau umi euis belom menerima kenyataan yang ada, putri nya begitu cepat pergi"umi."isak arkhan parau
begitu pun dengan leon begitu terpukul melihat khanza yang sudah terbujur kaku...
"Arkhan umi mohon,lakukan nak demi umi,arkhan" bentak euis menanggis kencang memohon ke arkhan
yang melihat begitu pilu,semua dokter pun ikut menangis,melihat umi euis membentak nya.,arkhan kembali berdiri mendekati khanza menempel kan alat denyut itu...
"umi mohon sayang,kembali nya ke pelukan bunda dan umi mu ini nak,kasihanilah kami nak"bisik euis ketelinga khanza.,euis mengecup kening khanza dengan sayang,kembali sayang,kami menunggu mu,air mata euis membasahi wajah khanza
euis membacakan ayat suci alquran di telinga khanza tidak henti henti nya.,
"bismillah dek,semoga kamu mendengar kan umi,dengan ayat ayat suci alquran yang umi bacakan ya,abang akan membantu mu kembali sayang"Arkhan menghapal kan doa nya sebelum menempel kan benda itu....
sekali tidak ada respon dari tubuh khanza,sampai berulang ulang pun tidak ada respon dari khanza...
keringat bercucuran dari tubuh arkhan tidak dia hiraukan sama sekali,,
semua keluarga sudah memenuhi ruangan itu menangis pilu,badan khanza tidak sama sekali merespon,aini dengan sigap memeluk nenek nya takut ambruk,,
sedangkan kiara dan bunda nya masih belum sadar yang di temani bastian dan mario"ayah biar mario yang menemani bunda dan kiara,.temui lah yah" ucap lirih mario.,sama hal nya mario pun sudah tau,air matanya juga ikut menetes...
bastian mengangguk keluar ruangan menuju kamar khanza.,di mana bastian begitu pilu sama sekali tidak ada pergerakan dari khanza saat alat yang di pegang arkhan tidak merespon...
air mata bastian lagi lagi keluar,sangat pilu,khanza kami benar benar pergi,kita baru bertemu satu bulan nak,sekarang kamu benar benar pergi untuk selama nya,ucap bastian dengan isak tangis nya...
__ADS_1
"Allahuakbar,ya allah hamba mu memohon ya allah,bismillah"teriak arkhan dengan kencang menempel kan alat itu...
tit.tit.tit,arkhan menekan sekali lagi dengan semangat saat mendengar suara itu,baju nya sudah basah dengan peluh nya
"alhamdulilah,cepat pasang lagi semua alat,"teriak arkhan
"maaf bu,tuan leon.beri kami ruang,"ucap dokter mira
leon dan euis memberi ruang untuk dokter memasang alat di tubuh khanza,semua nya berpelukan,tangis haru kembali terdengar lagi..
"khanza kita kembali lagi nak"euis memeluk leon dan arkhan
"iya umi,khanza mendengarkan suara umi,terimaksih umi,"tangis leon dan arkhan dalam pelukan umi euis
"abang terimakasih buat semuaa nya abang,minum dulu ya"aini menyerah kan botol minum itu ke arkhan di mana aini tau arkhan begitu sangat lelah,baju arkhan juga sudah basah,
"terimaksih sayang"arkhan meminum air di dalam botol itu dangan cepat,jujur arkhan sangat haus begitu pun semua dokter yang ada..
arkhan mrngecup kening aini memeluk nya,dia sangat bahagia tidak memikirkan badan nya yang begitu lelah,dari kemarin pagi sampai malam hari di mana penyerangan khanza terjadi arkhan tidak sama sekali memejam kan matanya sampai pagi hari lagi di mana saat ini pun hari sudah siang pukul 8 pagi...
arkhan kembali memeriksa khanza,dia tersenyum merekah"alhamdulilah,tinggal menunggu khanza bagun" ucap arkhan bernafas lega
begitu pun semua nya begitu bahagia tersenyum bahagia mengucap syukur,.sedangakan mario,kiara dan bunda nya belum tau bahwa khanza mereka telah kembali...
di tempat lain,lagi lagi khanza binggung,kenapa aku selalu berada di tempat sepi seperti ini dan sendirian,ucap khanza sedikit takut.khanza juga mendengar isak tangis,jeritan,semua suara., khanza mendengar nya memanggil nama nya,,itu semua keluarga ku,di mana mereka...
dari kejauhan khanza melihat vera sedang duduk di hamparan rumput yang sedang tersenyum...
"vera aku merindukan mu"teriak khanza memeluk tubuh vera...
vera lagi lagi menghela nafas nya"kamu lagi kamu lagi zha,aku tidak merindukan mu,pulang lah sana,ini bukan tempat mu"ucap dingin vera
"ver,kamu kenapa ver"air mata khanza mengalir saat mendengar suara vera yang begitu dingin dengan nya...
__ADS_1
"kamu mengingkari janji ku zha,kata nya kamu tidak akan membuat bunda,ayah kak kiara menangis lagi,tapi apa nyata nya bukan keluarga ku saja yang kamu buat menangis,calon suami mu juga kamu buat sedih,seluruh keluarga kamu,kamu buat menangis zha"ucap vera kecewa
"tapi aku tidak melakukan apa apa ver,"
"lihat umi mu zha,bunda mu leon,arkhan dan semua nya begitu terpukul menangisi tubuh kakumu,"khanza melihat tubuh nya terbujur kaku dimana seluruh keluarga nya menangisi tubuh khanza, khanza menagis melihat semua nya.,
"aku di sini,aku merundukan kalian semua"isak tangis khanza,vera memeluk tubuh khanza
"kembali lah sayang,di sini bukan tempatmu,keluarga mu membutuhkan kamu,dan mengharapkan kamu kembali,berjanji lah kepada ku,kamu tidak akan membuat keluarga kita seperti itu lagi untuk yang ketiga kali nya sayang.,"
"terimaksih ver,aku mau kembali"
"aku senang mendengar nya,,apa bila sudah waktu nya,kita juga akan bertemu kembali atas izin allah yang maha kuasa zha,,tapi saat ini bukan waktu nya,salam kan buat keluarga kita,aku sayang kamu zha,kamu selalu ada di hati ku,dengarkan suara umi mu yang begitu indah merdu setiap membacakan ayat suci alquran"berlahan lahan tubuh vera menghilang dengan hembusan angin yang kencang...
"kamu juga selalu ada di hati kita ver,kamu akan selalu ada di ingatan kita,terimaksih sayang"
berlahan lahan ada cahaya yang begitu indah yang di iringi suara merdu umi nya,khanza memejam kan matanya
"aku kembali untuk semua nya yang mencintai aku"
tubuh khanza begitu sakit yang dia rasakan., begitu sangat sulit untuk membuka matanya juga...
khanza juga mendengar setiap ucapan syukur dari semua nya.,lagi lagi khanza begitu sulit melewan nya,hambamu mohon ya allah bantu hambamu ini.,ucap lirih khanza
bersambung.......
mohon dukungan nya ya,jangan lupa like komen vote nya juga,,tingalkan setiap komentar jejak nya ya🙏😘🥰
-Aku ingin di cintai
-Princess miliader
dan ikuti juga alur cerita novel aku🙏🥰**
__ADS_1