
"hey,sayang bagun,sayang,zha,bagun honey,"
cemas leon melihat khanza tidak membuka matanya...
"nak gimana apa yang terjadi dengan khanza nak,"
cemas sang bunda...
tidak lama kiara dan mario datang..
"ada apa dengan khanza ar,"
"iya ada apa ar,"
semua begitu cemas,"nak bangun sayang ini bunda."air mata sang bunda mengalir
"tanya satu satu,"ucap arkhan,arkhan langsung memeriksa khanza,tubuh khanza begitu gelisah..
arkhan menghela nafas nya"gimana nak,"nak kuatir farah bertanya ke arkhan dan mendekati khanza
"ceritakan ar,ada apa sebenarnya,sepertinya khanza mengigat sesuatu," ucap arkhan
leon mengangguk,semua menunggu cerita leon.,
"kami sedang duduk di taman ini menikmati suasana malam melihat pemandangan di sekitarnya.,awal nya khanza baik baik saja,kenapa tiba tiba khanza menanggis memanggil nama vera,khanza berkata dia pernah ke gedung perusahaan wijaya itu,bersama vera,khanza trus menanggis memanggil nama khanza,tidak lama khanza berteriak memanggil nama vera dan tidak sadarkan diri," jelas leon ke semua nya
semua nya mengangguk,"siapa vera,sepertinya khanza benar benar mengigat sesuatu," ucap arkhan melihat ke keluarga bastian
"vera sahabat khanza," lirih kiara meneteskan air matanya.,kiara terduduk menangis mengigat vera,kiara begitu sangat menyayangi vera sama hal nya seperti ke khanza dan aini..
"kami pernah ke sana bersama khanza vera,aini dan aku,di mana malam nya kemi mengantar pesanan bunga dari prusahaan wijaya,bunga penyambutan presdir mereka., siang nya kami dapat pesanan lagi di mana saat itu vera sedang ada di toko bunga milik khanza.,vera pun ikut bersama kami.,kami berempat pergi ke perusahaan wijaya kembali sebelom besok nya khanza dan vera akan pergi ke padang.,pesanan bunga yang saat itu berbeda bunga buat di tanam di taman perusahaan wijaya.,ajeng yang notabe nya sahabat ku mengajak kami berempat menuju taman minta saran saran yang bagus ke khanza dan vera,di mana khanza dan vera mempunyai ke ahlian yang sama di bidang pertamanan.,khanza pasti ingat dimana di sana dia bercanda gurau saling memberi masukan gimana bagus nya" jelas kiara menundukan kepalanya.tangis kiara langsung pecah...
"aku mengigat nya,dimana kak khanza dan kak vera begitu akrab,seperti saudara kandung.,saling memberi masukan,mereka berdua sangat kompak," lirih aini,air matanya pun ikut banjir..
mario memeluk kiara dalam pelukannya,mario tidak tega melihat kiara begitu terpuruknya saat ini.,kiara pun ikut pingsan di pelukan mario...
hati nya begitu hancur saat melihat jasad vera,ingatan itu kembali lagi,vera adik nya yang manja sama seperti khanza...
"hey darling,bagun sayang,"teriak mario
mendengar teriakan mario semua di buat terkejut dan kekuatiran mereka makin bertambah...
sedangkan sang bunda sudah begitu lemas dalam pelukan bastian.,
mario langsung sigap membopong tubuh kiara menidurkan di samping khanza...
arkhan di buat tambah kuatir saat melihat dua saudara kandung pingsan secara bersama arkhan langsung meriksa kiara" tidak apa apa,sebentar lagi juga akan sadar,tapi jagan sampai ada yang pingsan lagi," ucap arkhan
"bantu bangunkan khanza,jangan sampai dia mengalami kejang kembali dan mengikuti alam mimpinya,kalo kiara tidak apa apa.,yang di buat kuatir itu khanza akan terus larut dalam mimpi nya
mengikuti alam bawah sadar nya," jelas arkhan panjang lebar menjelaskan...
semua mengangguk paham.,tapi sang bunda tidak pernah henti menanggis.,hatinya begitu pilu mengigat kembali sosok vera,di tambah khanza dan kiara pingsan,semua begitu kuatir takut sang bunda ikut pingsan..,bastian terus menenagkan dan mengajak istri nya duduk di sisi kedua putri putrinya...
leon terus dengan sabar membagunkan khanza.begitupun keluarga guardein dan wijaya...
"zha bagun hey,jagan turuti mimpi itu,zha bagun lah za,di sini ada bunda dan ayah mu,ada leon juga," ucap arkhan membagunkan khanza
"iya nak,bangun lah sayang jagan buat bunda kuatir sayang,"tangis sang bunda
"honey bangun,apakah kamu tidak kasian dengan bunda dan aku honey,"lirih leon
"nak,lawan sayang jagan ikuti mimpi itu nak.,di sini banyak keluarga mu yang menunggumu sayang," ucap lembut farah air matanya pun ikut menetes
badan khanza tiba tiba kejang,"khanza,,,,
arkhan ada apa dengan khanza cepat periksa," teriak semua nya begitu cemas..
"terus bangun kan,hey zha jagan ikuti bagun zha,dengarkan keluarga mu.,, saat ini kluarga mu sedang kuatir zha" ucap arkhan
sedangkan mario sama hal nya kuatir,di sisi lain melihat khanza di sisi lain kiara belom sadar.,mario terus mencium kan minyak kayu putih ke kiara mengusap kan ke telapak tangan nya
aini sudah tidak kuat melihat keadaan khanza yang kejang kejang,dia menangis sesegukan berpelukan dengan istri guardein,dua wanita itu menangis saling berpelukan...
sedangkan di alam mimpi khanza...
__ADS_1
"dimana aku,"ucap khanza
"khanza,teriak seseorang berbaju putih sangat cantik bercahaya,"
"vera,ver aku kangen ver,"khanza memeluk tubuh vera...
"aku juga kangen kamu khanza"
"kamu kemana aja ver,"
"aku selalu ada di sisi mu zha,aku ada di sini,"senyum vera menunjuk dada khanza
"ver kita pulang yuk,pasti kak kiara,bunda ayah seneng liat kamu ver,"
"aku ada di sekeliling kalian zha,aku ada di sekeliling kak kiara,bunda,ayah dan kamu,aku gk bisa ikut kamu zha,"
"kenapa ver,kamu gak sayang lagi ke kita," air mata khanza turun..
"jagan menanggis khanza,aku sayang kamu aku sayang kalian semua,"
"ya udah ikut aku pulang sekarang kalo kamu sayang kita,di sini sepi ver gak ada siapa siapa," tangis khanza memeluk vera
"aku gak sendiri khanza,lihat di sana ada nenek.kakek.ada semua kluarga aku sayang,"
"tapi ver,ya udah aku ikut kamu ya,"
"engak khanza kita berbeda alam sayang,kamu yang harus pulang semua menunggu kamu khanza,"
"apa maksud kamu beda alam ver,aku gak ngerti.aku ikut kamu aja ya,"
"nanti kamu akan tau sayang,cepat lah pulang,aku selalu ada di sisimu.,saat kamu bahagia aku juga akan bahagia melihat nya khanza.,aku titip salam ke semua keluarga kita ya.,salam buat arleon juga.,kembali la zha,"
"engak ver,engaaaaakkkkk ver,kamu kenapa sih ver," tangis khanza kembali pecah bergetar
"zha dengarkan aku ya," ucap lembut vera
"dengarkan,saat ini keluarga mu sedang menantimu,dengarkan baik baik suara mereka meminta kamu kembali zha,bunda menanggis menunggu kamu pulang,ayah sama.,leon juga saat ini sedang sedih.,semua menunggumu pulang zha," ucap lembut vera.khanza mengeleng
di sisi lain keluarga nya memanggil.di depan nya khanza ingin ikut vera..
"aku pergi zha,jaga dirimu baik baik.aku sayang kamu dan keluarga kita,aku selalu ada di sisi kamu dan kluarga kita," berlahan lahan vera menghilang
khanza mendengar suara leon.bunda nya dan kiara,khanza mendengar semuanya,,,,
mereka meminta khanza pulang dan kembali...
sedangkan kiara berlahan lahan membuka matanya.," darling,sayang,"
kiara memegang kepalanya,"nak ini bunda sayang,"
ucap sang bunda meneteskan air matanya
"bun,yo.,mana khanza," lirih kiara
"di sampingmu darling,"ucap lembut mario..
kiara berlahan duduk di bantu mario.kiara melihat ke khanza yang ada di samping nya...
"sayang,bagun dek ini kakak dek,bagun sayang," tangis kiara pecah melihat khanza tidak sadar sadar tubuh khanza juga bergetar kembali.,
"ver suruh pulang khanza dek,kakak mohon ke kamu sayang,suruh khanza pulang dek,tolong ver,kakak mohon.,"teriak kiara sambil menangis..
semua yang melihat teriakan kiara begitu pilu ikut menanggis,sang bunda menutup mulut nya tidak kuat ingin teriak,tangis nya tertahan ,hanya air mata yang mengalir....
sama hal nya leon pun sudah menitikan air mata.,, khanza tidak kunjung bangun,badannya makin kejang"Arkhan kita bawa ke rumah sakit arkhan," teriak leon...
"percuma ar,di rumah sakit juga tubuh nya akan seperti itu,khanza itu mendengar ar,tapi dia trus mengikuti alam bawah sadar nya,entah siapa yang di lihat nya,trus bangunkan jagan biar kan dia terus berlarut larut,,aku juga tau ar,kondisi yang harus di bawa ke rumah sakit atau engak nya.,sebelom nya juga di jerman khanza sering begini" kesal arkhan
"sudah nak,ikuti apa kata arkhan, kita juga semua kuatir," ucap lembut farah,leon mengangguk...
"sayang dengerin kakak ya.,kita di sini menunggu kamu semua sayang,jagan ikuti alam bawah sadar mu dek kakak mohon bagun sayang," kiara memeluk tubuh khanza tangis nya makin menjadi...
"kakak mohon dek,suruh khanza pulang dek.,veraaaaaaaaa kakak mohon dek.bantu kita suruh khanza pulang ke kita,"teriak kiara sesegukan tangis nya begitu pilu...
berlahan lahan khanza mengerakkan mata nya,"ayo dek buka sayang matamu,ini kakak sayang,lihat bunda dek lihat bunda sayang apa kamu tidak sayang kita dek,kalo kamu sayang bagun dek,"air mata kiara menetes di wajah khanza
__ADS_1
kiara mengecup sayang kening khanza membisikan sesuatu...
semua begitu pilu melihatnya,bunda pun begitu lemas badan nya dalam pelukan bastian..
kiara membisikan sesuatu ke khanza"sayang lihat leon begitu terpukul saat ini dek,begitu pun bunda.,kalo kamu sayang kita buka matamu sekarang,kalo kamu gak sayang jagan pedulikan kita lagi,"bisik kiara dingin ke khanza
semua melihat ke kiara,entah apa yang kiara bisikan mata khanza berlahan terbuka,semua tersenyum haru,lagi lagi kiara membisikan sesuatu ke telinga khanza...
"terimaksih sayang,kamu mau mendengarkan kakak.lihat bunda dan leon begitu terpuruk melihat kamu tidak sadar sadar sayang,terimakasih sayang kamu mendengarkan kakak,"bisik kiara
khanza mengangguk.,
"mas ar,bunda," lirih
kiara memberi tempat untuk leon dan bunda..
"honey ada yang sakit,"
"iya sayang ada yang sakit gk,"
khanza mengeleng,"gk mas,bun," lirih khanza
arkhan kembali memeriksa khanza,"apakah kamu membawa obat mu zha,"ucap arkhan..
"aku lupa," arkhan menghelakan napasnya
arkhan menelpon seseorang,"bawakan peralatan obat ke sini dalam 15 menit sudah ada di sini," tegas arkhan ke anak buah nya,arkhan langsung mematikan tlp nya...
"maaf",lirih khanza
"sudah tak apa apa,"
selang lima belas menit anak buah nya datang membawa apa yang di perintahkan arkhan...
arkhan menyuntikan sesuatu cairan ke tubuh khanza"rilex kan tubuh mu zha,jagan dulu memikirkan sesuatu,pejamkan matamu ya,setelah bagun ceritakan semua nya,kami akan menunggu mu di sini ya, istirahat kan sejenak," perintah arkhan
khanza hanya mengangguk berlahan lahan obat yang di suntikan arkhan mulai bekerja mata khanza tertutup.,tidur dengan nyaman dan tersenyum...
semua menghela napas lega.,arkhan mengecek jam di pergelangan tangannya"kita tunggu setengah jam lagi.,kita akan tau apa yang terjadi dan khanza mengigat tentang apa,"
semua mengangguk paham,arkhan tersenyum melihat aini.,arkhan mendekati aini.semua menatap ke arkhan
"hay cantik,apakah kamu baik baik saja,"
aini mengangguk menundukan kepala nya malu
"apakah kamu mau menemani aku ke kamar mengantar peralatan ini," rayu arkhan
yang melihat mengelengkan kepalanya..
"arkhan,kamu jagan mencari kesempatan,nanti juga bisa di bawa nya setelah khanza sadar,"tegas guardein
"ayah juga tidak mengijinkanmu nak.,ajak orang tua mu kesini resmikan dulu baru bisa bebas melakukan apa yang kamu mau," ucap bastian
"wah bearti ayah merestui,bunda gimana,"ucap antusias arkhan
"bunda merestui nak,mbok nya aini juga pasti setuju.,"
"aku gak mau sama pak dokter," ucap aini.semua melotot melihat penolakan aini.sedangkan mario dan leon sudah tertawa kesedihan mereka hilang dan berubah saat melihat penolakan aini...
"seorang dokter tampan dan gagah di tolak seorang gadis," ucapa leon dan mario tertawa melihat penderitaan arkhan
"diam,kalian.,,tidak ada penolakan cantik,aku akan segera menghubungi orang tua ku malam ini,besok mereka akan datang,"tegas arkhan
sedangkan leon dan mario sudah di jewer oleh emak mereka masing masing...mario dan leon berteriak kesakitan...
arkhan yang gantian tertawa melihat penderitaan leon dan mario.........
bersambung.....
jangan lupa like dan komentarnya
mohon dukunganya ikuti cerita novel aku yang satunyaππ
-Princess miliader
__ADS_1
π
π