
Pagi ini kiara sudah rapi dengan penampilannya..
senyum kiara tidak pernah luntur,
meskipun hatinya tengah bimbang saat ini..
"maaf kan aku yo,,kalo kita memang di takdirkan untuk berjodoh maka kita akan bertemu kembali,"kiara berguman pelan,
kiara bukan tidak tau dengan seorang mario..
apa lagi mengetahui sebuah Artikel milik kluarga mario Guardein..
orang terkaya no dua setelah Kluarga Wijaya..
sedangkan kluarga wijaya dan Kluarga Guardein adalah bersahabat ,,
setidaknya kiara akan tau resiko resiko yang akan kiara terima saat mario murka,
"sampai di indo,Aku akan membicarakan ini ke Ayah dan bunda,,Aku gk mau keluargaku kena imbasnya,setidak nya Aku harus memikirkan sesuatu," yakin kiara dengan mantap
tidak terasa pesawat kiara pun mulai mengudara..
kiara memejamkan matanya,,
kiara tidak bisa mengabaikan ini semua,kiara memikirkan sesuatu sambil memejamkan matanya...
mario sosok yang nekat,apa yang dia inginkan harus dapat,untuk mendapatkan itu semua bagi mario tidak sulit apa lagi melihat identitas seorang mario,,batin kiara
"sepertinya,Aku pun menyukaimu yo,Aku suka dengan setiap perhatian yang kamu berikan ke aku,meskipun aku sempat kesal,"batin kiara
kiara merasakan bahwa kiara pun mencintai seorang mario,setidak nya Cinta mario tidak bertepuk sebelah tangan,,
sedangkan mario hari ini dia disibuk kan dengan Leon di prusahaan wijaya..
rencana mario akan ke hotel milik nya siang ini,mario ingin mengajak kiara makan bersama..
mario tidak tau bahwa kiara sudah tidak ada di hotelnya...
waktu trus berjalan tepat jam 11 siang mario kluar dari perusahaan wijaya menuju hotel G..
di perjalanan mario tidak henti henti tersenyum membayangkan wajah kiara...
"Aku merindukanmu darling,"ucap mario
sampai di hotel G mario di sambut dengan sangat hormat.."selamt datang tuan ada yang bisa saya bantu,"
"tidak perlu saya mau ke kamar 003,"
"maaf tuan nona yang di kamar 003,sudah keluar dari pagi,"ucap Resepsionis di sana
"pergi kemana,apakah dia memberitahumu,"
wanita itu mengangguk hormat..
"iya tuan,nona kiara pergi ke bandara,.hari ini nona kiara pulang ke negaranya," deng jantung mario berdegup..
"brengsek,jam brapa dia pergi," kesal mario sambil mengebrak meja di depannya sangat kencang
"tadi jam 8 tuan," wanita itu sangat takut melihat wajah mario saat ini,dia menundukan kepala nya..
mario langsung pergi dengan perasaan murka..
"ternyata kamu ingin main main dengan ku darling,tunggu hukuman dari seorang mario," batin mario sambil tersenyum miring
kenapa aku sampai kecolongan seperti ini,tau begitu kamu akan kabur tidak akan aku buat kamu bisa berjalan darling," kesal mario
mario dapat pesan dari anak buah nya yang mario perintahkan tentang data data kiara dan tempat tinggal kiara,mario tersenyum puas
"tunggu kedatanganku darling,dan tunggu hukuman dariku,"
mario tidak kembali lagi ke perusahaan wijaya,saat ini mario sedang kesal..
mario ingin mengistirahatkan otaknya di Apartemen...
sedangkan Leon dia paham tidak mempermasalahkan,,mario pun selalu terbuka dengan leon..
mario menceritakan ke leon calon istrinya kabur,mario ingin menjemput calon istrinya dan akan menikahinya..
leon begitu sangat bahagia mendengar sahabat nya akan menikah.,leon mendukung nya...
*
*
*
__ADS_1
sedangkan di kediaman bastian kiara telah tiba ke negara nya kembali setelah satu hari yang lalu...
saat ini kiara sedang menemui bunda ayah nya di taman belakang,,kiara ingin membicarakan masalah tentang mario..
bastian dan istrinya tersenyum melihat kiara.
"sini sayang,"panggil sang bunda
kiara mengangguk duduk di antara ayah bunda nya,kiara duduk di tengah,,,kiara menghela nafas nya sangat berat..dari mana dulu aku akan memberi tahu bunda ayah,batin kiara
"ada apa nak,apa yang ingin kamu sampaikan,"
naluri seorang ibu bisa merasakan melihat putrinya
"iya sayang katakan,apa yang ingin kiara sampaikan,kami siap mendengarkan," ucap ayah
kiara melihat ke ayah bundanya,kiara mengangguk dengan mantap..
"yah,bun," jeda kiara,, ayah bunda kiara mengangguk menunggu kiara bicara..
"seandai nya ada seorang laki laki yang akan datang ke kediaman kita,dia ingin meminang kiara, apakah bunda dan ayah setuju,apakah bunda dan ayah merestui,"kiara menundukan kepala nya menunggu jawab'an dri orang tua nya
sedangkan orang tua kiara sangat terkejut,selama ini mereka tidak pernah melihat kiara membawa pria atau mengenalkan ke ayah bunda nya,,
"benarkah nak,siapa laki laki yang beruntung itu,mendapatkan putri cantik ayah," puji bastian
"iya nak,kenapa tidak pernah di kenalkan ke ayah bunda,siapa pria beruntung itu sayang," bunda dengan penasaran
masih banyak lagi pertanyaan yang ayah bunda nya lontarkan..
ayah bunda kiara tidak mempermasalahkan selama pria itu baik,tanggung jawab,sayang ke kiara,mereka merestui dengan pilihan anaknya..
mereka yakin pilihan kiara yang terbaik..
ayah bunda kiara sangat senang,mereka memeluk kiara memberi selamat ke kiara meskipun belom tau siapa calon suami kiara,setidak nya mereka mendukung anak nya..
"segera ajak ke sini nak,ayah ingin tau siapa pria beruntung itu," ucap bastian
"baik yah," tiba tiba ponsel kiara berdering,no siapa ini batin kiara saat ada panggilan masuk tapi tidak ada nama nya,
itu sebuah panggilan video,"angkat nak,siapa tau penting," bunda menyuruh kiara
"iya bun," kiara sedikit menjauh dari orang tua nya
di sisi lain mario sangat puas melihat wajah kiara..
mario menghubungi no kiara..
mario mendapatkan no kiara dari orang kepercayaan nya...
"maaf dengan siapa ini,"
"hey apakah anda cuma ingin main main," kesal kiara saat tak kunjung ada jawab'an dan tidak ada orang nya hanya sebuah ruangan yang kiara lihat..
kiara memikirkan sesuatu..seperti tidak asing tempat itu.tapi dimana...kiara kesal tidak menemukan jawaban...
kiara ingin mematikan sambungan nya tiba tiba terhenti
sedangkan mario sangat senang melihat wajah binggung kiara..
melihat kiara kesal seperti ingin mematikan sambungan tlp nya
" jagan berani berani mematikannya darling,"
ucap dingin mario
"mario," kaget kiara,dari mana mario mendapatkan no ponsel nya fikir kiara,tpi sedetik kemudian kiara tidak aneh dari mana mario mendapatkannya melihat siapa seorang mario
"iya darling,apakah kamu tidak merindukan ku,"
"tidak," ucap asal kiara berbeda dengan perasaan hatinya
"benarkah,baik la kalo begitu darling,tunggu hukuman dariku,"
"apa yang ingin,kamu lakukan mario," kesal kiara
"banyak darling,pertama aku akan memberi hukuman untukmu karna berani kabur dariku,ke dua hukuman karna panggilan yang kamu lupa kan.,"
"aku punya alasan yo kenapa aku cepat pulang ke negaraku kembali," ucap sendu kiara
tiba tiba bayangan khanza melintas di fikiran kiara..
kiara memejamkan matanya,dek kakak kangen batin kiara...
mario memperhatikan perubahan dari wajah kiara yang sendu,ada apa sebenarnya fikir mario kuatir.
__ADS_1
"hy ada apa darling cerita,"
"ah,tidak apa apa yo," senyum paksa kiara
"hey apa kah kamu tidak ingin membagi kisah mu ke calon suamimu ini,"
"baru calon yo,bukan suami, iya kalo aku mau kalo aku gak mau gimna," tantang kiara
" oke,ternyata kamu ingin bermain main darling,sekarang aku akan bersiap ke negaramu,"
mario berucap dengan serius,mario tidak pernah main main dengan ucapannya
"eh,yo jagan main main kamu,bercanda nya gk lucu," kiara melihat keseriusan mario
"Aku tidak pernah main main darling,ya sudah aku akan bersiap siap untuk menjadikanmu istriku,tunggu kedatanganku darling," ucap tegas mario
"yo tunggu, jagan di matiin,"
"ada apa lagi darling,aku tidak sabar ingin cepat bertemu denganmu,"
"baik la aku akan cerita semuanya yo," ucapa pasrah kiara
"bagus darling,ceritakan ada apa,"
kiara duduk di sebuah bangku yang ada di taman,di lihatnya bunda dan ayah nya masih ada di sana,, kiara ingin bercerita dengan mario di kamar nya saja,,
kiara tidak mau bundanya melihat kesedihan kiara..
kiara akan minta izin ke orang tua nya ke dalam..
sedangkan mario masih setia menunggun kiara.. samar samar mario mendengar suara kiara...
"bun,yah. kiara pamit ke kamar dulu ya bun"
"iya sayang," ucap bunda
tiba tiba mario memanggil nama kiara..
"darling,apakah itu calon mertua ku,Aku ingin bicara,berikan ponselmu darling," sedangkan kiara kelabakan mendengar suara mario di tambah bunda ayah nya menatapnya..
saat mendengar suara pria menyebut mereka calon mertua..bastian dan istrinya tersenyum
"apakah itu calon suamimu sayang,berikan ke ayah,ayah ingin melihat,benar tidak bun," bastian melihat ke istrinya,,bunda mengangguk
kiara hanya pasrah memberikan ponsel milik kiara ke bastian,,"Assalamuallaikum ayah calon mertua, dan ibu calon mertua,"
ucap salam mario,bastian dan istrinya tersenyum
"wa'allaikumsalam tuan mario," ucap salam bastian..
"jagan panggil saya dengan sebutan,tuan,saya adalah calon menantu mu," pinta mario
"baik la,nak mario, panggil saja kita seperti kiara memanggil kita,Ayah,bunda," senyum bastian
siapa yang tidak kenal dengan seorang mario ucap batin bastian,bastian tidak menyangka kiara bisa mengenal sosok mario...
"terimakasih yah,bun, saya minta ijin restu dengan bunda ayah,ingin meminang kiara sebagai istri saya, dan saya minta ijin ingin berkunjung ke kediaman ayah,bunda bersama orang tua saya,"
dengan sopan mario mengutarakan ke inginannya
"baik la nak kami memberi restu,kiara pun tadi meminta ijin ke kami, rumah ini akan selalu terbuka nak mario,kami akan menyambut niat baik nak mario dan tuan Guardein,"
mario tersenyum mendengarnya,saat mendengar kiara meminta restu ke orang tuanya..
kiara hanya mendengarkan saja,.obrolan mario dengan ayah bunda nya terus berlanjut...
dimana mario dengan sunguh sunguh ingin meminang kiara menjadi istrinya...
mario dan kiara melupakan apa yang akan kiara ceritakan ke mario soal yang tadi mario tanyakan..
alasan kiara pulang tidak memberitahu mario dan
kiara tiba tiba sedih..
mereka terlalu asik membahas tentang niat rio akan datang ke negara kiara...
sampai melupakan inti yang ingin mario tanyakan ke kiara.....
*
*
*
lanjut ke bab berikutnya.....
__ADS_1