Terjerat Cinta Sang Duda Presdir

Terjerat Cinta Sang Duda Presdir
73*kejutan


__ADS_3

"mas bangun."


"eemmm ya honey jam berapa sekarang"


"jam 4 mas,kita pulang ya,kalau siang tidak enak banyak karyawan sudah datang"


"ya sudah,masih sakit tidak honey"


"mendingan mas"


"mas ke kamar mandi dulu ya"


"iya mas"sedangkan khanza dari tadi sudah bangun dan mandi tinggal menunggu leon


jalan pun khanza sudah biasa tidak keram seperti semalam di bagian inti nya


"aku malu sebenar nya tapi mau gimana lagi,pasti banyak pertanyaan dari semua nya"


batin khanza terus berguman,harus menjawab apa dan bersikap seperti apa saat bertemu dengan keluarga nya dan keluarga leon nanti khanza binggung..


lagi lagi khanza menghela nafas,gimana nanti saja lah,aku fikirkan yang penting pulang dulu..


"sayang sudah siap" leon selesai mandi dan telah berpakaian rapi


"siap mas"


"mas gendong ya"


"ih apaan sih mas,kayak orang lumpuh aja,nggk mau,khanza mau jalan aja"


"ya sudah kirain mas mau di gendong"


"udah ah yuk,anterin khanza pulang"


"iya honey,"khanza dan leon turun ke bawah menuju mobil leon


setelah di rasa aman khanza juga sudah siap memakai sabuk pengaman nya leon melajukan mobil nya di kediaman bastian,,jarak prusahaan wijaya ke kediaman bastian cuma memakan waktu 30 menit memakai kendaraan..


suana di jalanan pun masih sepi hanya ada beberapa kendaraan yang berlalu lalang..


"mas mau ikut turun atau pulang"


"ikut turun honey,mas juga mau bicara dengan ayah dan bunda,mau gimana pun mas harus mengatakan nya"


"ya sudah yuk mas"leon mengangguk memasuki kediaman bastian


"assalamuallaikum"


"Wa'Allaikumsalam"ucap bunda.memang bunda khanza jam jam segini sudah bangun


"masuk nak leon"


"terimakasih bun"


"bunda,mas.khanza ke kamar dulu ya"


"iya nak"


"iya honey"


khanza berjalan ke kamar nya,khanza membiarkan leon mengobrol dengan ayah bunda nya,itu juga permintaan leon..


"ayah di mana bun,sudah bangun belum"


"kita tunggu saja nak bentar lagi keluar,nah itu dia baru juga di bilangin"


"yah"leon menyalami bastian

__ADS_1


"nak kapan datang,khanza di mana"


"khanza di kamar nya yah,nak leon dengan khanza baru datang"ucap sang bunda


bastian duduk di samping istri nya,"bunda buatkan minum dulu ya"


"tidak usah bun,leon mau berbicara dengan ayah bunda"bastian mengangguk


"yah,bun gini leon mau meminta maaf atas semua nya yang sudah terjadi,bukan maksud leon mau merusak khanza di saat kami belum di nyatakan sah,leon benar benar minta maaf yah,bun.semua ini di luar kendali leon" leon menundukan kepala nya merasa bersalah ke kedua orang tua khanza


"nak dengar kan bunda,semua ini sudah terjadi ya mau di apakan lagi,besan juga sudah menjelaskan semua nya,kami memahami dengan situasi kamu"


"benar kata bunda ar,nasi sudah menjadi bubur tidak akan bisa kembali lagi seperti semula. kami semua paham dengan posisi kamu,besok pernikahan kiara,khanza,mario dan kamu ar,akan di laksanakan bersama"


"loh kata nya setelah satu hari nya yah kami menikah,bukan nya tidak boleh di barang kan"


"benar sekali ar,jadi besok acara resepsi kalian ber empat dan akad nikah kiara dan mario,besok nya baru akad nikah kamu sama khanza.,kita tidak akan bisa mengejar waktu dalam sehari ar untuk mempersiap kan semua nya,besok nya kan pergantian tahun jadi hari itu kalian akan menikah,tapi resepsi nya besok,lebih baik di barangkan resepsi nya"


"baik yah,leon paham gimana baik nya,terimakasih yah bun sudah mengerti dengan situasi kami berdua"


"iya nak sama sama,bunda juga mau memberitahu kamu ar,jadi nanti malam juga acara pengajian akan di adakan malam ini di rumah ini,keluarga bunda juga sudah datang dari sumsel jadi hari ini khanza tidak bisa ke mana mana dia harus perawatan dengan kiara, kamu paham kan nak"


"iya bun,leon paham" meskipun dia berat untuk pulang,tapi mau gimana pun leon harus mengikuti tetua,tidak ingin egois...


leon juga pamit undur diri dimana juga dia akan mempersiap kan semua nya..


"ibu bapak sini duduk nanti kinan buat kan minum ya"


"terimaksih kin,siapa tadi yang datang"


"oh itu calon cucu ibu,tapi dia sudah pulang bu cuma mengantar kan khanza cucu ibu"


"kenapa tidak memanggilkan ibu,khanza di mana ibu merindukan cucu cantik ku itu"


"ibu sama bapak kan lagi mengaji tadi bu,ada di kamar nya bu"


sedangkan kakek nya sedang mengobrol antara anak menantu dan mertua di teras rumah mereka


"nenek pelan pelan naik tangga nya"kiara menuntun nenek nya ke lantai atas di mana kiara melihat nenek nya mau ke atas,kiara juga niat nya mau turun langsung buru buru menghampiri nenek nya..


"terimakasih sayang,nenek mau bertemu adik mu sayang"


"hah khanza sudah pulang nek,mari kita ke kamar nya"


kiara mengetuk pintu kamar khanza dan memanggil nya tapi tidak ada jawab'an dari khanza.,kiara berlahan lahan membuka pintu kamar adik nya,


"lagi sholat nek pantesan tidak di jawab, sudah kita masuk saja"


kiara berjalan menuju adik nya yang selesai sholat


"dek,kakak qo tidak tau kalau khanza sudah pulang,kakak punya kejutan buat khanza"


"kejutan apa kak,iya tadi khanza di antar leon,maafin khanza ya kak" lirih khanza ke kiara


kiara buru buru menempelkan telunjuk nya ke bibir khanza supaya khanza tidak mengatakan sesuatu.kiara memeluk adik nya membisikan sesuatu."di sini ada nenek,kita semua menyimpan nya rapat rapat tidak ada yang tau keluarga dari bunda" bisik kiara


khanza menoleh di mana nenek nya sedang tersenyum"nenek kapan datang"


teriak khanza kegirangan memeluk nenek nya,menciumi seluruh wajah keriput sang nenek"khanza merindukan nenek" tangis khanza


"nenek juga rindu sayang,terimakasih kamu masih hidup cu,nenek sangat bahagia" nenek nya juga menangis memeluk khanza


"ini juga berkat doa semua nya nek,khanza sayang semua nya,kakek di mana nek"


"lagi bersama ayah mu cu"


"khanza juga merindukan kakek"

__ADS_1


"mari kita temui kakek mu cu"


kiara dan khanza membimbing nenek nya turun ke lantai bawah menemui sang kakek yang khanza rindukan,semalam keluarga bunda nya datang setelah besan nya pulang.keluarga nya sampai saat malam hari...


"kakek,apa kabar nya,khanza merindukan kakek"


khanza berhambur ke pelukan kakek nya"kabar kakek baik zha,gimana dengan cucu kakek yang manja ini"


"alhamdulilah baik kakek"


"uwak"khanza manyalami abang dari bunda nya


"iya nak,apa kabar kamu nak"


"alhamdulilah kabar khanza sehat wak.,di mana umi euis" umi euis kakak ipar nya bunda


"ada di dapur bersama mbok dan bunda mu,sana temui umi mu,dia sangat merindukan kalian berdua,masih di kampung umi mu sangat rewel ingin cepat cepat datang ke sini bertemu kedua putri cantik nya,nenek mu sampai bosan mendengar nya,benar tidak bu"


"iya cu,umi mu itu dari kemarin sore terus bilang merindukan khanza dan kiara,sampai sampai di mobil pun terus bicara ingin memeluk kalian berdua,temui lah cu pasti menantu nenek itu sangat senang,dia belum tau kamu sudah pulang"


"baik lah nenek,kak kita temui umi ya"


"oke siap dek,kita kasih kejutan ke umi,semalam umi sampai menangis memeluk kakak,dia sangat merindukan kita"


di lihat nya ketiga wanita itu sedang memasak di dapur dengan fokus,bunda nya yang sadar ke datangan kedua putri nya. buru buru khanza meletakan telunjuk nya ke bibir supaya bunda nya diam...


hap khanza memeluk euis dari belakang"allahhuakbar" kaget euis melihat siapa yang memeluk nya


"ya allah nak khanzaaaaaaaa,umi kagen nak"tangis euis memeluk khanza,


"nak umi merindukan kamu sayang" lagi lagi tangis euis pecah menciumi seluruh wajah khanza


"khanza juga merindukan umi"khanza ikut ikutan menangis,bunda dan mbok siti juga menitikan air matanya


"umi merindukan kalian berdua nak,sini nak peluk umi"kiara mendekat ke umi euis air mata nya juga ikut menetes


dimana saat khanza di nyata kan meninggal,tidak jauh berbeda dengan bunda nya,euis juga pingsan terus tidak bisa menerima dengan kenyataan yang dia terima begitu cepat..


"alhamdulilah ya allah atas perlindungan untuk kedua putri ku,hamba mu tidak henti henti akan memohon kepada mu yarob,semoga kedua putriku selalu berada dalam lindungan mu dan semoga mereka berdua selalu di limpahkan kasih sayang kebahagia an di murah kan rizki nya di sehat kan badan nya,panjang umur nya ya allah" tangis isak umi euis


"amiinn terimakasih umi"khanza dan kiara bergetar memeluk umi nya dengan sayang


"sehat sehat nak,semoga allah selalu melindungi setiap langkah langkah kalian berdua nak"euis menciumi wajah khanza dan kiara secara bergantian


"Amiiiinnn ya allah" ucap semua nya


"duduk di sini ya,umi membuat masakan kesukaan putri putri cantik umi ini,oke"


"siap umi"jawab khanza dan kiara mencium wajah euis bergantian ke bunda nya dan mbok siti


abang dari bunda mempunyai satu putra yang sekarang bertugas di lebanon,jadi abang sepupu nya tidak bisa hadir di pernikahan kiara dan khanza


khanza dan kiara memang dekat dengan euis mengigat euis juga tidak mempunyai putri juga.,ingin mempunyai anak juga sudah tidak bisa lagi karna rahim euis di angkat kena kangker rahim, jalan satu satu nya ya itu...


mohon dukungan nya buat semua nya jangan lupa like.komen dan vote nya


ikuti juga alur cerita aku🙏


-Aku ingin di cintai


-Princess miliader


🥰


🙏


🙏**

__ADS_1


__ADS_2