
khanza di pindah kan ke ruangan husus,di mana ruangan itu terdiri dari tiga ruangan yang langsung menuju tempat tidur khanza...
wijaya sengaja merancang ruangan husus seperti itu saat lahir nya princess.,jadi nathan membuat sebuah ruangan yang sangat luas saat sanak keluarga nya datang ingin melihat princess mungil waktu itu..
saat ini ruangan itu di tempati khanza,keluarga bastian begitu takjub melihat ruangan rumah sakit itu.,tapi berbeda bagi keluarga nathan,jhordan,dan guardein.,bagi mereka itu hal biasa tidak ada yang lebih.,
karna bagi mereka keluarga harus di istimewakan.,untuk apa banyak uang,punya setatus tinggi apa bila keluarga nya tidak bahagia..
sedangkan di ruangan satu nya kiara dan bunda nya masih setia dalam tidur pingsan nya,bastian masuk ke ruangan itu kembali dengan tersenyum..
bastian sangat bahagia khanza mereka kembali bernafas.,euis,ibu mertua nya dan bapak mertua bastian ikut ke ruangan khanza beserta keluarga yang lain juga atas perintah bastian...
"ayah,apakah jenazah khanza akan di bawa sekarang,atau menunggu bunda dan kiara sadar"ucap lirih mario menetes kan air mata nya
mario belum tau bahwa khanza masih hidup.,bastian memeluk mario"khanza kita kembali nak,khanza kita masih hidup"isak bastian dengan bahagia menetes kan air mata nya
"ayah benar kah itu yah,ayah tidak ber bohong kan"
"tidak nak,khanza memang sempat tidak bernafas tapi dengan izin allah dan kuasa sang pencipta,khanza kita kembali lagi.,"
"Alhamdulilah ya allah,terimakasih ya allah"sujud syukur mario menetes kan air mata bahagia
"sekarang khanza sudah di pindah kan ke ruangan husus nak,tapi dia belum sadar"lirih bastian
"kita berdoa ya yah,semoga khanza cepat bangun,yang penting khanza kita kembali,"
"iya nak,terimakasih ya nak,seharus nya hari ini pesta pernikahan kalian., hari bahagia buat kalian ber empat,di mana hari ini juga seharus nya hari ijab kobul kamu nak,"
"tidak apa apa yah,yang penting khanza kita tidak apa apa.,saat khanza sembuh kita akan melangsung kan pernikahan itu,"
mario tidak memikir kan itu,yang ada dia begitu kalut saat melihat khanza terbujur kaku,di tambah kiara juga masih terbaring di tempat tidur nya...
yang penting bagi nya khanza masih hidup,mario tidak akan sanggup melihat kesedihan kiara,apa bila terjadi sesuatu dengan khanza...
sekarang saja sudah berakibat fatal.,kiara pingsan sampai dua kali,terakhir kepala nya yang cedera,entah apa yang akan terjadi dengan keluarga bastian apa bila khanza benar benar pergi untuk selama lama nya....
"eeeennnggg,"suara dari kiara,berlahan lahan membukak mata nya"honey"
"nak,alhamdulilah kamu sudah bangun nak"
__ADS_1
"ayah,yo,di mana khanza,khanza di mana"tangis pecah kiara
"honey tenang sayang,khanza baik baik saja honey"
"kamu bohong yo,di mana khanza ayah,"teriak kiara
"sayang,dengar kan ayah nak,khanza kita baik baik saja nak,sekarang khanza sudah di pindah kan ke kamar yang baru nak,tenang ya,kamu baru bangun sayang"
"kiara mau liat adik aku yah,kiara mau lihat langsung,baru kiara percaya" tangis kiara makin kencang di pelukan mario
"ya sudah kita tlp umi kamu ya nak,biar kiara percaya,kalau kita pergi sekarang kamu tidak kasian sama bunda nak,di tinggalin,lihat bunda nak"
"iya honey,bunda ada di samping kamu"
kiara menoleh ke samping nya di mana bunda nya belum sadar kan diri"bunda"
kiara memeluk bunda nya,dengan tangis nya yang bergetar"bun,bangun bun,kita liat khanza yuk bun,bunda bangun ya"
sedangkan bastian sudah menghubungi no euis"ya dek ada apa,kiara dengan kinan baik baik saja kan dek" euis begitu kuatir
"umi"teriak kiara saat melihat umi nya
"khanza baik baik saja kan umi,kiara mau melihat"
"alhamdulilah nak,adik kamu tidak apa apa,sekarang lagi tidur,lihat nih,tidak apa apa kan"
umi nya berbohong kalo khanza belom sama sekali terbangun dari tidur nya,umi nya tidak mau melihat kiara histeris kembali..
kiara bernafas lega saat melihat wajah khanza yang tertidur damai,meskipun masih banyak alat alat yang terpasang di tubuh nya"alhamdulilah ya allah,umi titip khanza ya,kiara mau menunggu bunda sampai sadar"
"iya sayang,di sini banyak yang menjaga adik mu nak,lihat nih jadi jangan kuatir ya nak"semua orang yang ada di ruangan khanza melambai kan tangan nya tersenyum ke kiara..
padahal hati mereka belum begitu tenang saat ini melihat khanza belum membukak kan mata nya sama sekali.,mereka semua tidak mau melihat kiara histeris kembali,meskipun wajah mereka di buat seceria mungkin..
"ya sudah umi ya"
"iya sayang"sambungan tlp pun di mati kan umi nya
"gimana honey"
__ADS_1
"alhamdulilah yo,aku bisa bernafas lega saat ini,khanza adik ku tidak kenapa kenapa"
senyum kiara,bastian dan mario juga ikut tersenyum,meskipun hati mereka berdua juga saat ini masih belum tenang,setidak nya kiara tidak histeris kembali.,tinggal menunggu bunda nya bangun.,
kiara memeluk tubuh bunda nya dengan sayang,membelai wajah cantik sang bunda,kiara tersenyum,dimana wajah adik nya begitu sangat mirip dengan bunda nya,cuma warna bola mata nya saja yang sedikit biru yang mirip dengan ayah nya bastian....
berlahan lahan bunda nya bangun di mana kiara masih setia memeluk sang bunda.....
"khanzaaaaa"teriak bunda nya kencang.,bunda nya melihat sendiri di mna putri bungsu nya tidak bernafas lagi.,semua alat bantu pernafasan pun sudah di lepas semua...
"bunda mohon nak,jangan tinggalin bunda sayang"
"sayang khanza kita tidak pergi bun,khanza kita masih hidup,"ucap bastian memeluk tubuh istri nya
"iya bun,kiara juga habis menghubungi umi,khanza kita baik baik saja bun,"jelas kiara ke bunda nya yang masih menangis
"gk kalian semua bohong,bunda melihat sendiri,khanza tidak bernafas tadi,bunda melihat semua alat bantu pernafasan khanza di lepas"
"ayah,apakah benar itu yah,yang di bilang bunda"
"minum dulu bun,sebelum kita ke kamar khanza ya,biar bunda percaya,putri kita masih ada bun.,benar nak.,tadi adik mu sempat tidak bernafas.,tapi atas izin allah,yang mahakuasa .,khanza kita kembali lagi.,"jelas bastian ke kiara sambil memberi minum ke istri nya..
"ya allah,benar yah,ayah tidak membohongi bunda kan yah,"
"tidak bun,kita ke kamar khanza sekarang ya"
"ya allah alhamdulilah ya allah,"isak tangis bunda nya sangat bahagia,mereka semua bersyujud syukur atas kebesaran sang pencipta,allah maha besar,allah maha segala gala nya.....
bastian menuntun istri nya berjalan menuju ruangan khanza.,begitu pun dengan mario menuntun kiara.,karna dia tau,badan kiara masih lemah saat ini...
bersambung.....
jangan lupa ya like.komen.vote nya juga.,mohon dukungan dan setiap masukan nya juga🙏🤗
ikuti juga alur cerita aku,
~Aku ingin di cintai
~Princess miliader
__ADS_1