Terjerat Cinta Sang Duda Presdir

Terjerat Cinta Sang Duda Presdir
53*rindu berat


__ADS_3

"Ar turunin ih,malu di lihat orang,"


"diam honey,aku sangat merindukanmu,semingguan ini aku tidak bisa melihat wajah cantikmu,"


"aku tau ar,tapi turunin,malu di lihat orang,"


"tidak usah di lihat orang lain,abay kan saja,"


"ar,ih ngeselin,"


"honey,apakah kamu mau aku cium di sini,"


"iya,iya,"


"gadis baik,cup,"


"Ar,malu ih main sosor aja,"kesal khanza


saat ini khanza benar benar di buat kesal oleh seorang leon.,


dimana acara sehabis pertukaran cincin,leon langsung menarik khanza dari acara.,


khanza tadi nya sempat merontak tapi leon tidak kehabisan akal,berahir khanza di gendong leon...


di mana tamu banyak yang melihat,atas kelakuan leon,mereka tersenyum melihat pasangan itu yang begitu cocok dan serasi...


"ar nanti orang tua kita nyariin,"rajuk khanza


"mereka sudah tau honey"


"acaranya belom selesai ar,tidak enak dengan tamu,"ucap khanza tidak habis akal


"honey biarkan saja,apakah kamu tidak merindukan aku," malah leon yang berbalik merajuk ke khanza


"bukan begitu,sayang,aku sama hal nya merindukan mu,"khanza berkata sangat lembut saat dirasa leon mulai ngambek


"ulangi sekali lagi honey,tadi manggil apa,"


"ar,ih"khanza sangat malu


"honey,ulangi sayang,"


"iya sayang dan sayang"khanza langsung bersembunyi di dada bidang leon..


leon tersenyum mendengar nya"tetap pangil aku seperti itu honey,aku menyukai nya,"


"aku malu ar,"


"honey,"geram leon


"iya sayang,tapi aku malu,"


"jagan malu honey,sebentar lagi kita juga akan menikah,serasa tidak sopan apa bila kamu memanggilku dengan sebutan nama sayang,"


"baik la,aku akan memanggil mas aja ya,lagian kamu ada keturunan darah jawa juga,"


"baik la,aku suka panggilan itu honey,"


tanpa khanza sadari leon sudah membawa khanza ke sebuah kamar hotel milik wijaya


"mas kenapa aku di bawa ke sini," kesal khanza


"diam la honey,aku sangat merindukanmu sayang,"


tanpa di pungkiri khanza juga sangat merindukan leon.,biasa nya selalu bersama ini harus berpisah selama seminggu di tambah acara pingitan menjelang hari pernikahan...


"aku juga merindukanmu mas,"ucap manja khanza ke leon...

__ADS_1


leon menidurkan khanza di tempat tidur kamar hotel"aku sunguh tidak tahan berpisah denganmu honey,"


"sabar mas tidak sampai sebulan lagi,minggu depan kak kiara,baru kita nyusul seminggu nya,"


khanza berkata lembut


"malam ini kamu sangat cantik honey,kamu selalu cantik setiap hari nya,aku sangat mencintai mu honey,"


"aku juga sangat mencintai mu mas,"


tangan jahil leon terus menyusuri tubuh indah milik khanza,tangannya tidak tinggal diam menggapai kedua buah indah itu,


leon membuka gaun khanza *******,menghisap buah itu dengan rakus,meninggalkan banyak jejak yang tertinggal


khanza memejamkan matanya,sensasi yang luar biasa yang khanza rasakan..


suara lenguhan khanza tidak tertahan lagi.,


tangan leon masih aktif menyusuri jalan goa yang tersembunyi mencari titik lobang yang tertutup rapat...


senyum leon merekah saat jarinya masuk ke dalam goa yang tersembunyi"Aaaaa mas," teriak khanza


jari leon makin cepat memasukan ke dalam goa tersembunyi itu,sedangkan mulut nya dengan rakus melahap dan menghisap buah segar itu dengan bergantian...


"maaaaasssss,"teriak khanza saat ada sesuatu yang keluar dari dirinya...


leon dengan sigap menghisap sesuatu yang kluar dari khanza dengan rakus,sangat nikmat rasanya batin leon dengan mata yang mengelap...


khanza benar benar di buat lemas oleh leon,segitu terong perkasa leon belom masuk ke dalam goa yang tersembunyi...


"maaasss,"ucap khanza malu


cup,cup leon menggecupi seluruh wajah khanza,"jagan malu sayang,semua ini akan menjadi milik ku seutuh nya nanti,"


leon kembali merapikan gaun khanza seperti semula, "aku masih bisa menahan nya sayang,tenang saja,aku akan menunggu sampai malam pertama, aku tidak akan kehilangan kendali,tapi pada saat nya nanti kamu tidak akan bisa berjalan sayang,aku akan mengurungmu di dalam kamar,"


"mas,ih"khanza benar benar malu dengan perkataan leon yang blak blakan...


leon mengajak khanza ke taman hotel setelah khanza kembali merapikan penampilan nya atas ulah leon...


khanza menikmati taman di sekeliling nya yang bersandar di dada bidang leon.,


taman yang terletak di atas gedung hotel wijaya.,pemandangan yang begitu indah yang terlihat dari atas nya saat melihat ke bawah....


khanza berlahan berjalan menuju pembatas taman hotel untuk melihat pemandangan di bawah,leon memeluk khanza dari belakangnya..


"sunguh sangat indah mas," ucap khanza


"tapi ada yang lebih indah sayang yang lebih enak di pandang dan di nikmati,"


"apa itu mas,"khanza penasaran..


"dirimu honey,"leon mengeratkan pelukannya ke khanza


"kamu pintar sekali merayu dan mengoda mas,"


"tak apa sayang,aku merayu dan mengoda hanya padamu seorang,tapi tidak dengan yang lain honey,"


"iya,iya aku percaya mas,"


khanza memejamkan matanya merasakan hembusan angin malam yang begitu sejuk di tambah pelukan leon yang membuat nya menjadi hangat...


tapi tunggu dulu,batin khanza saat melihat sebuah perusahaan yang begitu jelas nama pelang perusahaan...


aku seperti pernah ke sana tapi kapan,seperti tidak asing,batin khanza...


itu sebuah perusahaan milik wijaya yang bersampingan dengan hotel wijaya...

__ADS_1


khanza memajamkan matanya kembali mengigat sesuatu,kepalanya sangat sakit tapi khanza tahan,leon tidak menyadari itu saat memeluk khanza...


bayangan di mana ada sahabat baik nya,khanza menetes kan air matanya,"vera,hik hik,vera," tangis khanza...


laon begitu terkejut mendengar tangisan khanza memanggil nama vera,,,


"sayang ada apa hey,lihat mataku sayang,ada apa,"


"vera,vera hik hik,"


"iya ada apa sayang,jagan bikin cemas honey," leon begitu cemas dan kuatir saat ini


"vera, veee veee raaaa,aa a kuu u pernaa aah ke saana aa ma as dengan ve ra aa," tunjuk khanza ke perusahaan wijaya dengan berkata sesegukan...


"veraaaaaaaaaaaaaa," teriak khanza kencang,khanza langsung tidak sadar kan diri...


"sayang,hey sayang bagun honey,"leon begitu kuatir saat ini...


leon langsung menghubungi arkhan


,"ya ar ada apa," jawab arkhan


"khanza pingsan di taman atas buru ke sini," teriak leon


"Apaaa,oke tunggu.," tidak kalah dari leon,arkhan pun begitu kuatir


"ada apa nak," ucap farah saat mendengar teriakan arkhan,begitu pun dengan semua nya begitu penasaran..


acara pun sudah dari tadi bubar saat ini perkumpulan antara tiga besan sedang mengobrol...


"khanza pingsan di lantai atas tan,di taman atas," kuatir arkhan


begitupun dengan bastian dan sang istri sangat cemas mendengar khanza pingsan.


"tunggu apa lagi buru kita ke atas," ucap nathan sama hal nya kuatir,ada apa dengan menantu ku batin nya..


semua berlari ke lantai atas memasuki liff menuju taman husus hotel wijaya...


sedangkan aini langsung menghubungi no kiara,aini begitu kesal no kiara tidak di angkat angkat,.


4 kali panggilan baru di angkat,"ahirnya,"


"ada apa dek,jawab kiara


"kak khanza pingsan di lantai atas taman hotel,"


"ya allah,ya udah kakak sama abang ke sana,"


tut langsung di matikan kiara..


"ada apa darling,"mario melihat wajah cemas kiara,


"khanza pingsan sayang,di taman atas ,"


"ya udah rapiin dulu penampilan kamu darling kita ke atas," kiara mengangguk merapikan penampilannya yang begitu acak acakan akibat ulah mario...


sedangkan leon saat ini sangat kesal menunggu arkhan begitu lama,khanza sudah di tidurkan di ruangan husus yang ada di taman hotel milik wijaya....


bersambung.........


jagan lupa like dan komennyaπŸ™


mohon dukungannya ikuti novel aku yang satunya...πŸ™πŸ™πŸ™


-**Princess miliader


😘

__ADS_1


😘


😘**


__ADS_2