Terjerat Cinta Sang Duda Presdir

Terjerat Cinta Sang Duda Presdir
72*malu


__ADS_3

eeeemmmmzzz khanza merentangkan tangan nya badan nya begitu remuk serasa habis di pukuli,khanza mulai menyesuaikan penglihatan nya,mata nya melotot saat melihat jam yang ada di ruangan leon.Jm 8 lagi lagi khanza mengosok mata nya benar jm 8.....


"mas bangun lihat jam mas"teriak heboh khanza


"eeemm ya honey ada apa dengan jam nya"


"ih liat dulu mas,buka mata nya"kesal khanza di mana di luar pun sudah sangat gelap


"iya honey nih mas buka,tidak ada yang aneh honey dengan jam nya,masih tetap di posisi yang sama, tidak berjalan"


"ya allah mas sekarang jam berapa,lihat di luar juga sudah malam,"


"oh bilang dong sayang,jam 8 honey memang nya kenapa honey,mau lagi.mas mau lagi honey"ucap manja leon mengusap bagian sensitive milik khanza


"mas cukup ya,mas ingat hari ini mas sudah menghajar khanza habis habis an,badan khanza juga pada sakit.aaww"ringis khanza saat ingin berdiri


"aduh sakit baget mas"khanza tidak bisa berdiri


"ya allah sayang,duduk sini dulu, bahasa nya honey di hajar,seperti pelaku kriminal saja"leon begitu kuatir dengan khanza,apakah sesakit itu,mengingat leon mengempur khanza habis habisan dari jm 10 pagi sampai jm 3


"khanza mau ke kamar mandi mas"lagi lagi khanza meringis


"ya sudah mas gendong ya"


"mas malu ih pakai dulu baju nya"khanza menunduk dengan seburat merah di pipi nya..


"honey,lihat mas.kita sudah melihat satu sama lain.jadi jangan malu ya.nanti juga kamu akan selalu melihat nya.paham kan"


"iya mas"khanza lagi lagi menunduk membuat leon ingin memakan nya


"hap,cup"leon mengecup pipi khanza,dia membopong tubuh khanza berjalan ke kamar mandi


"mau mandi honey,mas atur dulu air nya ya biar enak ke badan pakai air hangat"


"iya mas.terimakasih"leon mengangguk tersenyum. mengelus kepala khanza


leon mulai mengisi air dalam bathtub memberi sabun cair ke dalam nya,setelah selesai leon mengangkat tubuh khanza memasukan tubuh itu kembali ke dalam bathtub..


"apakah masih sakit honey"


"perih mas,badan khanza juga pada sakit"


"setelah ini makan dan istirahat ya"


"iya mas"

__ADS_1


leon mengosok tubuh khanza.,sekali sekali leo


memijat tubuh khanza,supaya khanza sedikit rilex badan nya,leon bisa menahan nya meskipun ada sesuatu yang kembali bagun dari tidur nya,meskipun leon masih ingin dia masih bisa berfikir waras,apa lagi ini untuk pertama kali nya bagi khanza...


leon pun ikut merendam kan tubuh nya bersama khanza, sepasang calon pengantin baru itu hanya melakukan aktifitas mandi tidak lebih..


setelah dirasa cukup leon kembali membopong tubuh khanza ke kamar nya,khanza melihat ada noda merah di kasur leon,wajah nya lagi lagi merona"ada apa honey"


"ah tidak ada mas" leon tersenyum apa yang membuat khanza merona


"terimaksih honey,maaf kan mas,harus merenggut nya sebelum hari H di nyatakan sah"


"mas jangan berkata seperti itu,khanza tidak mau sampai ada seseorang masuk ke sini dan mas juga melampias kan ke wanita itu,apa lagi wanita seperti irena,khanza tidak ihklas mas"


"terimaksih honey,apa yang kamu bilang tadi honey,irena.dia kan ada di jerman.jangan jangan dia yang memasuk kan benda laknat itu"geram leon ternyata kamu mau main main batin leon emosi


"mas kalau masalah obat itu khanza tidak tau siapa dalang nya,tapi irena mengamuk ingin masuk menemui mas,seperti nya irena sudah mengetahuai keadaan mas di dalam,sampai sampai irena berteriak ke khanza bilang mas calon istri nya"ucap khanza ke leon


"pakai dulu baju nya honey,,tapi amit amit ya honey jauh jauh kan dari orang seperti itu benalu,bukan nya mas tidak tau dengan seorang irena,bahkan rekan rekan kerja papah juga sudah pernah kena rayuan irena,sampai sampai rumah tangga rekan bisnis papah hancur,setelah semua nya dapat,dia meningalkan nya,naudzubillah honey,jagan dekat dekat dengan benalu seperti dia berbahaya"


"ya allah serem baget mas,iya mas,khanza juga tidak suka dengan cara dia berpakaian.baju kurang bahan masih di pakai.buat di pakai di rumah juga sangat tidak pantas" khanza bergidik ngeri dengan penampilan irena


"sudah honey jangan di fikir kan ya,mas juga tidak akan kepincut dengan wanita seperti itu,honey bentar ya mas mau mengambil makanan di depan"


"iya mas" leon berjalan ke depan ruangan nya,tadi pas lagi mengobrol dengan khanza,leon memesan makanan dengan dev,,


"darling makan dulu sini" khanza mengangguk


khanza menikmati makan malam nya berdua di dalam kamar,serasa seperti pengantin baru..


"mas.khanza ingin pulang tapi tidak mungkin dengan ke adaan seperti ini,lihat ni di tubuh khanza banyak bercak merah atas ulah mas"kesal khanza


saat melihat tubuh nya begitu banyak tanda kepemilikan leon,"tapi kamu suka kan honey,sampai teriak teriak"


"mas,ih jangan membahas itu"khanza sangat malu mengigat nya


"mas benar honey,kamu begitu ganas sampai sampai teriak kencang,untung kamar ini kedap.suara"leon mengedip kan mata nya mengoda khanza


"maaasss,udah ah khanza tidak mau makan"


khanza sangat malu di goda leon,khanza menutup badan nya dengan selimut


"eh eh honey,kamu belum makan sayang dari siang,oke mas minta maaf ya" leon juga menghentikan makan nya


"sayang makan lagi yu,maaf in mas ya"

__ADS_1


khanza tidak menjawab leon,dia sangat malu sampai sampai khanza terisak menangis..


"ya allah sayang,maafin mas honey"leon menjadi merasa bersalah mana khanza makan cuma sesuap dari siang belum makan sekarang mulai malam..


"sayang mas mohon sayang,maaf in mas ya.makan dulu sayang nanti kamu laper honey"


"khanza tidak lapar lagi mas"isak khanza,khanza masih sangat malu


"ya allah sayang,tidak lapar gimana dari tadi siang kamu belum makan honey,makan lagi ya sedikit saja" lagi lagi khanza hanya diam membuat leon kelimpungan makin bersalah


"honey,ya sudah kalau kamu tidak mau makan,mas juga tidak akan makan ya,biar kita sama sama sakit menahan lapar"ucap lemah leon


mendengar suara leon yang begitu menyedih kan membuat hati khanza luluh kembali,nanti kalau sakit dia juga yang repot dan kasian ke princess batin khanza..


"maass"lirih khanza membuka selimut nya kembali.leon tersenyum melihat nya


"maaf in mas ya sayang" khanza hanya mengangguk


"aaa sayang buka mulut nya" khanza membuka mulut nya kembali di suapi leon,begitu pun leon ikut makan karna dia merasa sangat kelaparan,dengan telaten leon menyuapi khanza sampai semua makanan tidak tersisa semua habis."alhamdulilah"ucap syukur leon


"kita pulang nya besok saja ya honey,lagian kamu pasti lelah ya"


"iya mas" khanza juga berpikir seperti itu,untuk berjalan saja khanza masih pincang seperti ada sesuatu yang menganjal di inti nya..


entah apa yang di perbuat leon sampai sampai khanza sulit berjalan(mimin pun tidak tau)


leon kembali memeluk khanza.,leon pun menyampaikan ke khanza bahwa semua nya sudah tau termasuk ayah bunda khanza..


pernikahan khanza dan leon akan di percepat dari kedua belah pihak sudah setuju,mamah nya leon mengirim pesan ke leon,


farah tidak mau mengganggu leon dan menantu nya,jadi hanya mengirim kan melalui pesan menjelas kan semua nya..


leon dan khanza bernafas lega. setidak nya semua keluarga nya mengerti dengan ke adaan darurat leon dan khanza meskipun kedua pasangan itu menikmati nya.....


bersambung....


mohon dukungan nya kakak semua jangan lupa like komen dan vote nya juga...


jangan lupa tinggal kan setiap jejak dan masukan nya agar penulis makin semangat🙏🥰


terimaksih banyak yang sudah mendukung cerita aku,semoga allah melimpah kan banyak rizki dan kesehatan🤲


🙏


🙏

__ADS_1


🙏


__ADS_2