Terjerat Pertunangan

Terjerat Pertunangan
24.Libur yang Kacau?


__ADS_3

"ibu....titi pulang,titi kangen"kataku langsung memeluk ibuku dengan manja,ibu hanya memelukku kembali dengan mata berkaca kaca


"ibu juga nak,kamu kok tambah kurus,makan yang bener dong,jangan sibuk kuliah terus"kata ibu sambil membelai rambutku


"diih...anak emak padahal pisahnya nggak ada 6 bilan,tiap hari vcall terus,masih bilang kangen,dasar anak emak"kata tante citra dengan santai


"iri bilang bos..."jawabku santai


"udah itu mbk ayu dilepas dulu,jangan dipeluk mulu ntar jadi peyek" kata tante citra


"titi istirahat dulu,mandi biar seger,abis itu kita makan malem dan ngobrol lagi, kasian temen temenmu kecapean,ibu juga mau kenalan sama Neyra si bontot ibu"kata ibu tersenyum dan melebarkan tangannya mrmbuka tempat baru agar Neyra bisa memeluknya


"kamu nggak mau peluk ibu nak"tanya ibu ke Neyra,neyra yang melihat penerimaan itu langsung memeluk ibu dan menangis terharu


"tante terima kasih sudah mau merima saya, saya janji akan jadi anak yang membanggakan buat tante" tangisnya


"Nak kok malah panggil tante,dan ibu juga sangat bangga punya anak sepertimu,selegram ternama,waktu Titi Cerita tentang kamu,ibu langsung cari videomu,ibu suka dan maaf ya kamu terpaksa punya ibu yang sakit sakitan dan saudara yang cerewet kayak tiara ya nak" kata ibu lembut.


"ibu...."tangis neyra pun pecah dipelukan ibu,mungkin inibadalah kasih sayang pertama yang didapatkannya, dan aku hanya bisa memeluknya dan sangat bersyukur bisa beruntung memiliki ibu yang sayang padaku


"ehhmm...ibu kenalin saya Adrian"kata adrian memperkenalkan dirinya

__ADS_1


"oh ini yang namanya nak Adrian,kamu pacar anak saya yang mana"tanya ibu lembut dan melepaskan pelukan kami


"karena sulit untuk memilih salah satu dari kedua anak anak ibu, sejak itu saya berjanji akan menjadi kakak mereka saja agar adil dan mereka nggak ngerebutin saya"kelakar Adrian yang diiringi ucapan tidak setuju kami,lalu kami pun tertawa bahagia,ya bali selali membawa kebahagiaan


"ya udah nak,kalian istirahat dulu,mandi dan beresin baju dulu,setelah itu kita makan malam sama sama ya,nak adrian tante udah siapin kamar untuk kamu juga,jadi semoga semua betah di rumah dan sekarang ibu tinggal sebentar,ibu mau masak dulu ya"kata ibu lembut dan berjalan ke dapur


....


"titi, kamu ada waktu nggak,mau ada yang tante omongin"kata tante tiara masuk ke kamarku,kebetulan aku dan neyra sedang merapikan pakaian kami


"ada apa tan,langsung aja omongin antara aku, Neyra dan kak Adrian juga jarang banget ada ya g kita tutupi"kataku santai


"ya uda kalo gitu,usaha kita ada masalah Ney,itu sebenernya yang bikin tante minta kamu pulang"kata tante citra membuka pembicaraan dan duduk ditempat tidurku


"ya ampun tante kok bisa kayak gitu,hotel hotel itu kenapa barengan mutus kontraknya tante?trus apa nggak ada pemasok lain,kalo order dari tempat lain gimana,vila vila misalnya? kalo kita bangkrut gimana dengan nasib karyawan kita trus kalo ibu sampe tau gimana?"tanyaku


"dari awal karena orderan kita cukup besar kita kan harus fokus ke jajaran hotel hotel itu,kita kewalahan nangani 10 hotel bintang 4 dan 1 hotel bintang 5 jadi dari awal kita nggak ngambil orderan kecil,tapi mulai 2 bulan lalu sejak orderan kita dikurangi tante usaha pemasaran ke beberapa hotel dan vila lain tapi kita mengecewakan mereka karena pasokan daging,susu dan sayur kita terhambat" kata tante tiara


"tante udah cek ke pemasok bahannya?"timpal Neyra


"sudah,tapi dari awal nggak ada kontrak antara kita dan mereka,jadi nggak ada alasan untuk mereka menjadikan kita prioritas,apalagi mereka memang menerima orderan yang lebih menjanjikan dari kita"jelas tante tiara

__ADS_1


"jadi kita harus gimana dong ini"kataku kebingungan


"tante rencananya besok akan ngajuin pinjaman dulu ke bank,setidaknya bisa bayar gaji karyawan bulan ini,dan kita ngak usah ngasi tau ibumu dulunya,takutnya kepikiran"kata tante citra


"gimana kalo pake uangku aja dulu,aku di jakarta dipercaya ngelola kafe, hasilnya lumayan, pake itu aja dulu, sebelum kita minjem uang soalnya minjem uang di bank kan perlu jaminan,kita kan nggak ada,tanah dan bangunan ini udah kita pake jaminan saat kita mulai usaha, trus belum lagi angsuran bangunan showroom catering dan loundry kita,kayaknya bakal susah klo minjem uang di bank "kataku


"Aku saran dikit ya,kenapa sementara nggak rumahin karyawan aja dulu"kata Neyra


"nggak bisa Ney,karyawan kita sebagian besar ibu atau anak putus sekolah,jadi kita nggak tega buat itu"kataku yang disetujui Tante Citra


"kalian memang orang baik"kata Neyra


"sekarang loe itu masuk bagian 'kalian' bantuin mikirin"kataku merajuk dan ditanggapi senyuman oleh Neyra


"gimana kalo gini aja,pertama kita pake uang keuntungan kafe untuk backup gaji karyawan, abis itu catering dan loundry kita pasarkan pake media onlie, trus coba bicaraain sama owner hotel hotel tadidan sama suploer bahan baku yang biasa loe ajak kerjasama deh,gimana caranya supaya kontraknya nggak diputusdan buat kontrak jelas dengan si pemasok barang" Saran Neyra


"tapi kita nggak tau ownernya siapa,karena dari awal semua kontrak diurus manajemen hotel" kata tante citra


"untuk masalah itu jangan kawatir tan...biar aku yang carikan data pemilik hotelnya, jadi apa aja nama hotel dan nama supplier kalian?"kata adrian sambil menenteng laptopnya


"ya udah kalo gitu sekarang kalian istirahat dulu,besok baru kita mulai rencana kita ya,jangan lupa kalian juga tetep harus jalan jalan di bali,sebelum berangkat ke surabaya"kata tante Citra lalu keluar dari kamar kami diikuti oleh adrian

__ADS_1


"ti...loe nggak ngerasa ada yang aneh gitu ya,pemasok bahan nggak nyediain bahan benerapa hotel mutus kontrak bebarengan,jangan jangan ada orang yang nggak suka loe dan mau ngancurin bisnis ini?tebak Neyra


"efek banyaan nonton sinetron deh loe,skali kali nonton drakor,biar pikiran loe jadi positif,kuy tidur capek"putusku dan mengajak Neyra untuk tidur.


__ADS_2