
"sayank...aku bukannya nyuekin kamu ya,aku cuma lagi handle kerjaan dikit,habis ini kutemenin ngobrol lagi deh,jangan ngambek dulu ok"kataku gemes
"kayak aku perduli aja"gumam tiara dan aku benar benar tercengang mendengarnya,selama ini aku berpikir tiara sudah mulai membuka hatinya sudah ternyata belum,dan itu membuatku sedikit kesal,ok...baik baikin dulu,sabar... mungkin ini yang dia rasakan dulu diawal pertunangan kami jadi sekarang anggap saja dia sedang mengetesku
"rayu dikit lah,jangan diem gitu aja,ntar dia ngambek,susah lagi loe,belajar care dikit lah,ilangin sikap cool loe itu"bisik Armand
"gimana klo ntar kita makan es krim di tepi pantai?kataku sambil memeluk tiara dari belakang dan mengecup tengkuknya dan dia hanya terdiam
....
"Raka, sebenernya gue nggak enak mau ganggu liburan kalian,tapi kayaknya kita harus segera kembali ke jakarta"kata armand saat kami menikmati suasana sore di tepi pantai
"kalo masalah kerjaan pending aja bentar,rugi dikit nggak apa apa"jawabku tenang
"kalo masalah kerjaan bisa di pending ka,ini masalah privasi,di jakarta berita tentang elo udah rame,masalah tunangan yang loe akui yang mana,penolakan keluarga winata yang kekeh kalo tunangan loe itu bukan tiara tapi diandra,belum lagi om derry yang beberapa kali ke bank bahkan mengancam akan mbawa ke ranah hukum, menurut gue sudah waktunya loe dan tiara kemmbali"kata armand
"baiklah kalo gitu besok pagi kita kembali ke jakarta,kamu nggak keberatan kan yank"tanyaku pada tiara
"tapi ibu gimana?"
"ibu akan segera menyusul kita,beberapa stafku akan membantu ibu,dan setelah sampai di jakarta,kamu dan neyra akan pindah ke rumahku"kataku tenang
__ADS_1
"nggak bisa kayak gitu dong,apa kata orang,belum nikah kok sudah tinggal bareng,aku dan neyra akan tinggal di kost kami"kata tiara menolak keinginanku
"sayank kamu tau posisimu sekarang?aku bahkan yakin,banyak wartawan yang akan menunggu saat kita tiba di jakarta,selain itu kalo kalian tetap di kost kalian,gimana keamananya,aku yakin om derry sudah tau tempatmu,bayangkan dikejar wartawan dan om derry bahkan keluarga winata dan nggak ada adrian yang akan menjaga kalian,lalu saat ibu datang gimana?"kataku menakuti tiara
"kan kamu bisa nyuruh bodyguard mu buat jagain kami kan"jawab tiara lemah
"kalo kamu mau aman,datanglah ke rumahku"kataku tenang
"kata sang serigala"bisik neyra memperkeruh suasana
"sayang di rumahku ada banyak kamar,selain aku,kak armand dan asisten rumah tangga dan bodyguard juga tinggal disana,dan jika ada yang ngomongin ya biar aja,kita sudah tunangan dan akan segera menikah kan?,jadi apa yang kamu takuti?dan sebelum kita menikah, aku nggak akan memintamu untuk tinggal satu kamar denganku,coba kamu fikirkan dulu"kataku geli
"ti...kayaknya kita nggak punya pilihan lain,di luar terlalu bahaya buat loe,banyak yang kejar loe sekarang karena selain ternyata loe cantik dan super kaya,loe juga tunangan orang kaya,dan ada orang yang lagi mau jahatin elo juga, selain itu walau loe kaya tapi uangnya lagi diblokir alias kita nggak ada uang buat sehari hari,loe inget kan klo selama ini gue nitip semua penghasilan gue ke rekening yang kena blokir itu,gue sih gapapa walau harus makan nasi garem asal bareng ama loe,tapi kalo ibu dateng gimana biaya kesehatannya?baulan depan bayar kos pake apa?"kata neyra pelan
"gimana udah dipikirin?"kataku santai dan sedikit geli mendengar percakapan mereka
"ya udah aku mau asal..."kata tiara
"titi sayang... seperti biasa,kamu itu nggak si posisi bisa ngajuin syarat,tapi coba aja siapa tau aku bisa wujudin"kataku santai
"satu aku mau kamu cabut blokiran rekeningku keduanya,trus aku mau tetep pake samaranku buat kuliah dan saat aku pake samaranku kita pura pura nggak kenal,trus kamu nggak boleh maksa aku ketemu keluarga winata,yang terakhir kamu harus jamin aku,neyra dan ibu aman"kata tiara tenang
__ADS_1
"yang kedua sampe yang terakhir akan terpenuhi tanpa kamu minta,tapi yang pertama,aku akan buka blokir rekening yang isi uang kafe tapi untuk rekening yang ingin direbut ommu,belum bisa aku buka,aku masih memerlukannya untuk umpan,dan sebenarnya kenapa kamu takut tentang uang?,debit card yang kemarin kuserahkan padamu,isinya jauh lebih banyak dari dua debit card yang kamu inginkan"kataku tenang
"loe lupa kalo tunangan loe itu anak sultan,eh bukan,dia sultannya,syarat loe lunak banhet sih, minta dibeliin pulau aja napa?"bisik neyra
"jadi apakah bisa kita berangkat besok pagi?"tanyaku yang dijawab anggukan kepala oleh tiara
"baiklah sekarang setelah kita saling memahami, biar aku jelaskan sedikit tentang aturanku,kamu Tiara Senja Winata jadi mulai hari ini aku adalah tunanganmu sekaligus walimu,kamu milikku, aku akan bertanggung jawab penuh atas dirimu,dan aku akan mengatur segala hal tentangmu,apa kamu mengerti,dan sekarang istirahatlah,telpon ibu untuk memberitahunya keberangkatan kita ke jakarta dan kak armand tolong perintahkan staf WANITA untuk memindahkan semua barang barang tiara dan neyra ke rumah,tempatkan di satu kamar"kataku tenang dan berlalu
....
"wow titi....selamat, akhirnya kamu masuk jeratan sang singa"kata neyra
"diem Nur,otak gue lagi blutek,nggak bisa mikir lagi,jalanin aja sambil nyari cara buat kabur"kataku berbisik
"kabur gimana lagi?cara yang loe pake kemarin nggak mempan,trus jangan loe bilang kalo maksud loe minta dia buka blokiran atm loe biar loe ada duit buat kabur ya"kata neyra menebak
"bukan buat gue aja,tapi elo dan ibu juga,kita kabur bertiga,kalo dulu berdua sekarang bertiga"kataku sambil memeluk neyra
"titi...gue seneng punya sodara kayak loe,tapi loe mikir dikit dong...tunangan loe itu malah ngasiin atm yang isinya jauh lebih banyak dari yang loe minta,itu artinya dia yakin seandainya loe abisin tu duit buat kabur pun dia bakalan bisa nemuin loe atau kita dimana,titi...gue nggak setuju kita kabur sekarang,loe lagi bahaya,om loe sama winata dan antek anteknya pasti lagi nargerin elo,gue nggak mau loe kenapa napa"kata neyra sambil balas memelukku
"trus gimana"tanyaku lelah
__ADS_1
"titi...kenapa nggak loe ikutin dulu,gue yakin dia baik,coba lihat dia bahkan bantu koko kita nemuin istrinya,belum lagi dia jagain ibu juga"rayu neyra
"tapi gue nggak yakin dia berubah"kataku pelan