Terjerat Pertunangan

Terjerat Pertunangan
64.Ancaman Andrew


__ADS_3

"kok bisa ya,dia diterima magang di aiden grup,dia kan nggak sepinter itu"bisik seorang mahasiswa di depan papan info kampus kepada dua temannya


"gue tambah yakin mereka ada apa apanya" jawab yang lain


"eh...tapi tunangannya raka kan cantik ya,kalo loe bandiingin sama dia kan...kebanting banget, jangan jangan dia ngasi sesuatubyang belum dikasi sama tunangannya"bisik yang lain sambil melihat dengan sinis kearahku


"jaman sekarang ya...udah tau cowoknya uda ada gandengan tetep aja digenitin"jawab yang lain


"nggak tau diri banget,mending cantik...ini biasa biasa aja"jawab yang lain


"loe...tiga kalo ngomong jangan seenak udel loe ya..."kata Neyra melabrak dengan marah


"ye...kok loe yang sensi...temen loe aja diem diem aja"lawan mahasiswa itu


"udah ney...biarin aja"kataku sambil menarik Neyra pergi


"coba liat apa bagusnya dia,tadi Kak Raka sekarang Margo sama Tristan, gue tambah yakin dia cewek nggak baik"bisik mereka di kejauhan


"mbak...sori ganggu bentar"tiba tiba Andrew menyetopku aku bingung...untung Tristan dan margo langsung menengahi dan menutupiku hingga aku hanya bisa diam di belakang mereka dan Andrew tidak terlalu memperhatikan sosokku


"tenang..."bisik tristan


"eh...anak baru mau apa loe"ancam Margo


"gue cuma mau ngomong baik baik ma temen loe,mbak nggak usah sembunyi lah,gue nggak makan orang"celetuk Andrew asal


"langsung aja"jawab Tristan dngan nada dinginnya


"mbak gue cuma mau ingetin loe,mungkin postur loe,gaya loe dan suara loe agak sedikit loe mirip miripin sama kakak gue,tapi mending loe nggak usah deketin Kak Raka, percuma,dia itu tunangan kak Tiara,masih banyak cowok kaya lain yang bisa loe intilin, jadi gue ingetin loe buat jangan aneh aneh atau loe liat ntar dua temen loe ini nggak akan ada artinya buat gue"kata Andrew lalu berlalu


"wuihh...jarang gue liat ada adik tiri yang perduli sama kakak tirinya kayak dia"ucap margo

__ADS_1


"dan itu juga alasan yang bikin loe harus cepet jadi diri loe sendiri,kalo nggak ya terpaksa suatu hari ntar kita harus ngadepin dia,ya kan Go"kata tristan pada margo,dan dia benar


"udah ah ngeribetnya ntar aja,kita bertiga mau shoping dan makan jadi bye..."kata Neyra sambil menarikku pergi tapi sayangnya langkah kami masih tercegat Margo dan Tristan


"maaf ladies tugas gue berakhir saat Tiara nyampe rumah,jadi kalo kalian kemana mana ya gue bakal ikut,jadi kuy brangkat dan elo Tristan nggak usah ikut kaleeee"kata margo sambil meledek tristan dan membuat kami ceria...


"tunggu kedatanganku,i'll be back,tapi gue ikut jalan jalannya ya"jawab Tristan asal dan kami pun berangkat,ya sepertinya dan semoga kami jadi teman yang baik.


.............


"kak Armand apa kenapa mereka belum keluar, bukannya jam kuliah kombis sudah berakhir" ucapku pada kak Armand.aku ingin mengajak tiara makan siang,sebelum kami kembali ke kantor dan ini hampir 30 menit kami menunggu di mobil.


"itu mereka datang, Tristan juga ikut,Raka mungkin loe harus ngasi kesempatan buat Tristan, Margo dan Tristan biasanya bertugas bersama kan,dan coba loe liat,mereka cocok" kata Armand mengingatkan


"tapi wajahnya..."kataku berpikir


"Tristan nggak mungkin brani sama loe Ka, lagian jangan bilang loe insecure sama diri loe, Man...loe Raka Aiden Willey bro,cewek mana yang nggak gila kalo loe deketin?"kata Armand


"cewek yang pernah gue sakitin"kataku sambil melihat ke arah Tiara


"Tiara...."panggilku sambil mendekati mereka


"kok masih disini"ucap Tiara pelan


"loh...tadi kan aku ngajain makan siang abis jam kuliahmu"kataku lembut


"Pak Raka.."sapa Margo dan Tristan hampir bebarengan


"pak Raka saya boleh bicara sebentar aja?"kata Tristan


"Tristan nanti urus sama Armand aja"kataku sambil memegang tangan Tiara dsn tiara hanya diam

__ADS_1


"kak Raka...."teriak Andrew dari kejauhan dan segera berlari ke kami,melihat itu Tiara langsung bersembunyi di belakangku sementara Tristan dan Margo langsung menghadang didepan kami


"loe apa apaan,gue cuma mau ngomong sama ipar gue"kata Andrew pada mereka


"Margo,Tristan"kataku pada mereka sambil tetap memegang tangan Tiara yang sedang bersembunyi di balik badanku


"kak loe udah janji ke gue sama De kalo loe cuma milik kakak kita,ini apa maksudnya,loe juga cewek, tadi gue udah peringati loe ya"kata Andrew mengancam


"Andrew jangan ribut disini,ntar gue telpon" kataku menenangkan


"nggak bisa,kali ini loe nggak bisa seenanknya mainin perasaan kakak gue"kata Andrew marah dan mulai menyerangku


"easy bro" ucap Margo sambil dengan cepat mendorong Andrew hingga andrew terduduk ditanah


"loe nggak usah ikut ikutan,siapa loe"kata Andrew bangkit dan mulai menyerang Margo


"jangan"kataku tegas menghentikan Margo hampir memukul Andrew,Margo sangat fasih ditinju.


"gue nggak terima,loe hadapin gue nggak usah kayak gini"teriak Andrew


"Andrew kita bicarain baik baik,ntar gue telpon, ini di kampus, kita jadi tontonan" kataku menenangkannya


"biar aja semua orang tau kelakuan cewek itu, loe itu inget,loe tunangan kakak gue,tapi kalo loe sebrengsek ini,gue nggak akan terima, keluarga winata bukan mainan"teriak Andrew mengepalkan tangan dan akan memukulku


"boy...tenang nggak ada yang ngianatin kakak loe"kata Margo menarik Andrew dan terpaksa memukul perut Andrew hingga andrew kembali terduduk di tanah,aku diam karena ingin memancing reaksi Tiara, kalo dia perduli sama adiknya,dia nggak bakal mau adiknya kenapa napa kan


"jangan...jangan dipukul lagi,baby kamu nggak papa kan"tangis tiara tapi tetap berdiam dibelakangku, dan baby?


"kak titi....itu kakak?" kata Andrew mulai menyadari siapa tiara,setelah dia memanggilnya


"Raka ayo pergi aku nggak mau ketemu dia,margo jangan dupukul lagi dia bukan samsak"kata Tiara menarikku pergi sambil tetap menangis

__ADS_1


"makanya liat dulu sebelum bertindak jangan asal tuduh dong adik kecil asal serang aja,loe juga Go mukulnya kekerasan jelek jelek gini dia ini adik bungsunya mbak tiara masa loe nggak tau?,ntar mbak Tiara marah beneran,bisa habis kita dibuat pak Raka " terdengar suara Tristan mengejek sambil membantu Andrew berdiri


"kak titi...tunggu,kenapa kamu malah musuhin aku kak?,aku minta maaf jangan kayak gini lagi"kata Andrew dikejauhan


__ADS_2