
"Raka...maksud om bukan gitu,emangnya orangtua mu nggak masalah Tiara disana?tanya om tama
"om....aku akui kami satu rumah,tapi selain kami berdua,Ada temannya,ada kak armand dan lebih dari 20 orang pegawaiku juga,dan aku tidak tinggal disana setiap hari,jika aku pikir dia aman,aku biasanya tinggal di apartemen ke, kenapa sekarang dia tinggal bersamaku disana karena aku mau dia aman,dan soal orang tuaku,mereka sangat mendukung apapun keputusanku"kataku tenang
"jadi kamu nggak bakal ijinin dia pulang,ingat Raka,kalian baru bertunangan,pertunangan yang masih harus kita bahas dengan jelas,om orangtuanya, dan dia wajib mengikuti kata kataku " tanya om Tama dengan nada sedikit menekannya
"om seperti kataku kemarin,aku tidak melarangnya dia sudah dewasa, seandainya pun dia mau pulang ke rumah om,aku hanya perlu menyediakan bodyguard ku kan? dan apa lagi yang harus kita jelaskan mengenai pertunangan ini?"tanyaku santai
"kalo gitu ajari dia untuk mau pulang,setidaknya mamanya memintanya untuk pulang makan malam bersama,kita bisa membicarakannhal ini dengan lebih santai"kata om Tama serasa di atas angin
"om...om tau kemana dia selama ini?om tau kenapa dia baru kembali ke jakarta sekarang?" tanyaku lagi
"Tentu dia di singapura,tante raya kan sudah pernah bilang padamu,dia bahkan menolak untuk kembali jadi kami akan tunangkan kamu dan Diandra,om pun bingung kenapa sekarang dia pulang dan mengacaukan pertunanganmu dan Diandra, termasuk statemen kalian di media, Tiara dulu anak yang penurut tapi semenjak tinggal di singapura sikapnya langsung berubah"kata om Tama dan itu membuatku marah
"Singapura? om.. aku yang menjeratnya hingga membuatnya harus kembali kesini,dan jeratanku ini memakan waktu 5 tahun,selama 5 tahun itu mereka tidak pernah di singapura, bagaimana mereka bisa ke luar negeri Tiara dan ibunya bahkan hidup pas pasan? dan tahun ini umurnya akan 20,jadi dia sudah dewasa,dia bisa memilih apapun yang ingin dilakukaknya "kataku dingin
"itu nggak mungkin" kata om Tama terkejut
"om,aku tidak ingin mencampuri masalah yang ada di keluarga winata,tapi apa om benar benar nggak pernah menyelidiki dimana mereka?yang aku tau Tunanganku hanya Tiara Senja Winata, 5 tahun lalu kita bersalah padanya,membuatnya menghadapi media di usia muda karena kesalahanku,lalu dia disingkirkan dan sekarang dengan seenaknya tempatnya diganti, aku menjeratnya kembali dengan susah payah,dan kali ini aku akan membuatnya disampingku seumur hidupku"kataku dingin
__ADS_1
"tapi tunanganmu adalah Diandra,dan aku nggak mungkin salah,mereka tinggal dengan sangat bahagia di singapura dan meninggalkanku disini" kata om Tama mulai marah
"kak Armand tolong salinan pertunanganku"kataku mulai dingin
"om coba om baca pasal ini,pasal pertama memang disebutkan pertunanganku dengan salah satu anak perempuan Winata tapi pasal selanjutnya menyebutkan tunanganku adalah anak yang selisih umurnya paling pendek denganku,jadi bisa dipastikan Sejak Awal tunanganku adalah Tiara"kataku dingin dan om Tama hanya bengong melihatnya
"kenapa bisa begini,tapi bukannya kamu nggak menerima tiara jadi tunanganmu"kata Om Tama bingung
"om kakekku bukan orang bod*h,sebelum mengusulkan perjanjian ini, dia sudah memilih siapa yang terbaik bagiku,dia bahkan menambahkan pasal terakhir bahwa perjanjian pernikahan bisa dibatalkan dengan dua cara pertama, jika kami berdua sepakat mengakhirinya dan itu sudah kubuat tidak akan terjadi. Lalu yang kedua salah satu diantara kami meninggal,jadi sekarang apa om mengerti kenapa aku sangat menjaganya?"kataku dingin
"kenapa aku baru membacanya"kata om Tama lebih pada dirinya sendiri
"baiklah aku juga nggak ada waktu lama,Kak Armand tolong surat kuasa tiara"kataku tenang
"Silahkan tuan"jawab kak armand yang pasti tau kalau aku sedang sangat kesal
"ini adalah surat kuasa dari Tiara dan ibu ayu ,jadi sekarang aku menguasai 15% saham mereka dan kebetulan aku juga sudah membeli 20%saham kalian,jadi aku punya 35%saham winata grup dan aku mau ikut aktif dalam apapun kepitusan yang ada di perusahaan ini"kataku kejam
"ini nggak mungkin,mereka tidak mungkin menghianatiku"kata Om Tama lemah
__ADS_1
"aku bingung, tadi om bilang mereka yang meninggalkan om, sekarang mereka menghianati om,sekarang aku nanya ya om,saat mereka tidak nyaman dirumahnya sendiri dan memilih untuk pergi,saat mereka hidup dalam kondisi pas pasan padahal ibu ayu dalam posisi sakit,saat mereka banting Tulane untuk kerja,Om dimana?,jadi siapa yang meninggalkan siapa?"kataku geram
"aku slalu mengatur mereka tetap mendapat bagiannya"kata Om Tama lemah
"apa om yakin?Winata grup adalah perusahaan besar dengan laba yang besar,om seharusnya bisa menyelidiki keberadaan mereka,om hanya menutup mata untuk itu,apa om tau rekening tiara yang berisi semua uangnya tidak ada pada mereka?aku bahkan terpaksa memblokir agar rekening itu tidak diambil orang,kalau mereka hidup nyaman Tiara nggak mungkin kerja di kantin sekolah,dan dia nggak mungkin kuliah dengan beasiswa, apa om pernah bertanya pada istri kedua dan ibu om,mereka apakan tiara dan ibunya? tapi sudahlah,aku nggak mau ikut campur, sekarang Tiara akan slalu menjadi prioritasku,dan satu lagi aku tidak pernah berbohong tentang surat ijin menikah yang dulu sudah om tanda tangani,jadi jangan memancingku dan tolong siapkan ruangan karena mulai besok aku akan meminta salah satu orangku untuk slalu berkantor disini"kataku tegas lalu berdiri
"tolong ijinkan aku bertemu dengannya,aku bahkan tidak perduli tentang kamu mau masuk ke perusahaan ini atau tidak"kata om tama
"bermimpilah,sudah saatnya kalian membayar apa yang Tiara rasakan"kataku sambil berlalu
..........
..."kak Armand menurutmu apa aku terlalu kejam?"kataku ketika kami di mobil...
"tidak"kata kak Armand kurang yakin
"tolong perketat penjagaan tiara,dan mulai besok perintahkan Dion untuk menjadi wakilku di Winata Grup,dan saat Dion masuk ke winata grup,perhatian pada keberadaan Tiara akan makin dicari"kataku
"iya tapi aku bingung, Siapa yang menjaga Tiara?" kata Armand Bingung
__ADS_1