
"mbak Tiara Kenapa anda baru terlihat sekarang?kemana anda selama ini?beruntung sekali punya tunangan yang ternama dan kaya'
"mbk kesibukan sekarang apa?"
"mbak bagaimana hubungan anda dengan keluarga anda, mengingat pernyataan mereka yang berbeda yaitu tunangan Pak Raka adalah Adik anda, apa ada persaingan antara saudara disini"kata beberapa wartawan
"rekan wartawan,mbak Tiara dan Pak Raka baru saja sampai di jakarta, kita atur jadwalnya lagi" kata Armand menengahi setelah aku memberinya kode, dan aku hanya bisa berusaha meredam amarah Tiara dibalik wajah tenangnya
"sayank kita istirahat saja dulu,lain waktu saja dilanjutkan, cari waktu yang baik" kataku lembut
"kak Armand nggak apa apa aku akan menjawabnya" kata Tiara dengan nada lembut tapi tetap dengan aura wibawa yang mempesona dan tentu membuat banyak orang tercengang
"Rekan Wartawan sebenarnya kurang Relevant klo pertanyaan seperti itu disampaikan pada saya,karena itu bersifat sangat pribadi,tapi karena saya berusaha menghargai mata profesionalitas kalian dalam mencari berita, dan demi menyambung silahturahmi kita yang sempat terputus dulu saya akan coba jawab, tapi kita sepakati ini adalah pertanyaan terakhir, dan jika setelah ini ada yang masih mengganjal, saya rasa Tunangan saya bisa menyiapkan stafnya untuk mengatur waktu lagi,gimana sayank?" tanya tiara dengan tenang
__ADS_1
"Semua akan sesuai permintaanmu sayank" kataku hanya bisa menyetujui,dan dari nadamu aku tau kau akan segera menjatuhkan hukuman padaku di depan umum, kali ini aku akan menerimanya anggap ini kompensasi dariku saat kau harus berhadapan dengan mereka 5 tahun lalu
"bagaimana rekan wartawan apakah setuju ini pertanyaan terakhir" tanya Armand yang disetujui langsung oleh mereka
"Trimakasih sayank,kau sangat manis,rekan wartawan kenapa aku baru terlihat sekarang alasannya simple,kami bertunangan diusia sangat muda,dengan masing masing ego yang sangat besar, lalu 5 tahun lalu tunanganku melakukan kenakalan sehingga menimbulkan Sedikit pemberitaan dan tuduhan yang menggoyangkan nilai moral kita ya. seperti yang kalian tau,tanpa memikirkan harga diriku, dia bermain di belakangku, berpikir dia bisa bermain dengan cantik,menyembunyikannya dariku, demi menguji nyali dan sedikit kesenangan yang mendebarkan, mencari tempat untuk membuang sedikit recehan, tetapi sayangnya bukan kesenangan yang didapat, yang didapatnya tidak lebih dari kubangan lumpur yang berbau busuk" kata Tiara dengan sangat tenang dan menusuk bagi yang mendengarnya dan menjadi pukulan pertama bagiku
"tapi nggak apa apa,tunanganku terbukti bersih dan tidak bersalah, jadi karena dia menemukan kesenangannya, sebagai tunangan yang baik, tentunya aku harus mensuport dan memberinya hadiah kan? jadi aku memberinya kelonggaran waktu,ya sekitar 5 tahun ya yank?untuknya bermain dengan kubangan sampai dia bosan lalu menyingkirkan kubangan itu sendiri, sementara aku memilih untuk menikmati waktu untuk menjauh dan menyenangkan diriku sendiri, karena aku tidak suka ada bau busuk di sekitarku" kata tiara tenang sepwrti tanpa beban dan itu pukulan kedua untukku dan ketika aku menatap kak Armand dia hanya memandangku dengan penuh rasa kasihan dan untuk apa yang akan terjadi berikutnya,aku pasrah
"kesibukan? hampir sama dengan orang seusiaku, sekolah lalu kuliah,membantu usaha catering dan loundry milik ibu yang saat ini sudah di ambil alih tunanganku,ah hampir lupa,untuk menghilangkan kebodananku, aku juga membantu ibuku berjualan di kantin sekolah saat aku SMA,selain itu, aku hanya menikmati hidup dari hari hari"kata Tiara dengan nada sangat santai, saking santainya aku merasa ada beberapa pisau runcing yang menusuk di sekeliling punggungku dan aku juga mendengar benerapa kasak kusuk yang mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi
"lalu untuk persaingan saudara? apa yang diperebutkan? 5 tahun lalu,diusiaku yang ke 14, karena raka sakit dan belum sadarkan diri, keluarga Winata dan keluarga wiley mengatakan, sebagai tunangan Raka Aiden Wiley aku harus mewakilinya untuk meminta maaf kepada kalian atas kelakuan tunanganku, aku melakukan perintah itu, mereka bahkan mendampingiku untuk memastikan identitasku sebagai tunangan Raka. jadi jika sekarang ada salah satu dari kedua keluarga tersebut, mengatakan tunangan Raka adalah adikku, maka tolong kalian ingatkan atau hilangkan kekeliruan mereka dengan rekaman itu, jadi apakah pernyataanku cukup untuk berita kalian" kata Tiara tenang dan membuat suasana hening dan dingin semua wartawan paham kalau Tiara perlahan lahan menyerangku,dan keluarga kami dalam setiap kalimatnya, sepertinya akan ada berita besar di semua media besok
"mbak tiara satu lagi,kalau anda tidak suka aroma busuk kubangan, kenapa anda memilih kembali,apa karena ada aroma manis lain yang anda cium,apa anda tidak takut akan kejadian yang sama?"kata seorang wartawan yang bernada sinis yang sangat ingin kusingkirkan
__ADS_1
"apa aku pernah berkata bahwa aku tidak akan kembali? waktuku menyenangkan diri sudah selesai,saatnya menghadapi realita, hidup di kota besar sangat nyaman dan memyenangkan bukan? jadi kenapa harus lama kutinggalkan?situasi juga mengharuskan aku kembali dengan semua drama yang akan menyertainya, dan bagusnya, sepertinya tunanganku sudah menyingkirkan kubangan busuk beserta aromanya dan membersihkan dirinya, sekaligus sudah memoles dirinya sehingga menjadi idaman kan? dan jika kau bermain kubangan lagi sayangku, aku pastikan aku akan sangat memiliki banyak waktu untuk diriku sendiri sambil mencari penggantimu, jadi rekan wartawan apakah sudah cukup? kak Armand, Kak Raka bisa kita kembali sekarang?" kata Tiara santai dan menjadi pukulan terakhir yang sangat menyakitkan hingga membuatku tidak fokus pada sekitar.
"Pak Raka...apa ada komentar untuk statemen mbak Tiara"tanya para wartawan sengit
"Maaf tidak ada statemen lagi"cegah Armand sambil menggiring kami ke mobil
"tunggu sebentar"kataku
"semua ucapan Tiara benar,sebagai laki laki aku harus mengakui semua kesalahanku dulu,aku meminta maaf dan akan menebusnya dengan baik sekarang dan aku akan slalu mendukung semua ucapan tunanganku" lanjutku lalu menggandeng tangan Tiara dan berjalan ke minibus jemputan kami
.....
"titi...menurut gue tadi loe agak kejam deh ti,bakal jadi berita banget ituh,laki loe nggak apa apa loe kayak tadi,apa kita siap siap kabur aja ya...?"bisik Neyra sesampainya kami di mobil,tiara sama sekali tidak mau menoleh padaku
__ADS_1
"kalo segitu aja kejam,trus yang terjadi selama 6 tahun ini ke gue sama ibu apaan namanya lembut? klo dia nggak suka,suruh dia lepasin gue,beres"kata tiara tenang