Terjerat Pertunangan

Terjerat Pertunangan
47. Let's The Show Begin


__ADS_3

bandara CGK


"sayank...sebelum kita turun, aku akan sedikit memberitahumu tentang kondisi kita sekarang,di twrminal kedatangan akan ada banyak wartawan yang menunggus,akan ada banyak pertanyaan,tapi jangan kawatir, pengawalan sudah aku siapkan,jadi semua terserah padamu,jika kamu ingin menjawab pertanyaan,kita akan menjawabnya,jika tidak,kamu hanya perlu berjalan di belakangku,aku akan menyelesaikannya untukmu,"kataku sedikit menjelaskan


"terserah saja,kalu dulu kamu nggak buat skandal,mungkin keadan nggak kayak gini,lagian toh nggak selamanya aku bisa sembunyi kan,jadi apa yang harus kutakuti,Ney pake maskermu kita akan segera jadi badur tontonan"kata tiara ketus sambil berjalan melewatiku


"sayang ada skandal yang dulu atau tidak, mereka akan tetap mengenal tunanganmu ini kan? dan aku hanya ingatkan semua marahmu akan aku jadikan perhatian, tapi begitu kita bertemu mereka, bersikaplah sedikit manis, jangan memberi mereka asupan untuk gosip tambahan "kataku dingin sambil menghentikan langkahnya


"terserah akulah mau bersikap gimana, emangnya kamu udah nggak bisa ngadepin sikapku" pancing Tiara lagi


"Sayank...dengan pakaianmu ini aja,aku sudah menahan emosiku saat orang orang melirikmu jadi kusarankan jangan mengujiku lagi atau aku harus menggendongmu sepanjang bandara ini"kataku sambil menarik badan tiara masuk ke pelukanku


"Raka...ini tempat umum,jangan aneh aneh"kata tiara mencoba melepaskan diri


"Tenanglah,beri aku satu menit dan kita akan berangkat"kataku sambil mengecup keningnya pelan,ya tuhan mohon beri aku kesabaran ekstra untuk menghadapi sifat baru dari kucing nakal ini


"ehhm...ehmm...Pak Raka maaf mengganggu honeymoonnya, tapi kami para pengganggu ini juga mau turun pak,sebelum di usir sama yang punya pesawat"kata Armad usil yang dijawab tawa cekikikan oleh Neyra yang hanya bisa kuhadiahi tatapan aneh


"kak Armand jalanlah dengan Neyra, kucing nakal ini biar bersamaku saja,dan apakah kita siap,kadi ayo.. let's the show begin"kataku sambil makaikan kacamata hitam pada Tiara dan menggadeng tangannya keluar


.....

__ADS_1


"Pak Raka...bisa minta waktu sebentar..." "bisa ngobrol sebentar" "pak Raka yang bersama anda itu siapa"kata beberapa rekan wartawan,situasi yang rame,penuh dengan penjagaan,benar benar...


"Maaf ya rekan sekalian kita cari tempat yang nyaman dulu,ini pak rakanya baru saja turun dari pesawat,masih agak capek"kata Armand menenengkan dan mencari tempat yang pas


"sudah disini aja"kataku sambil menghentikan langkah kami


"pak Raka...infonya sedikit saja,katanya pak raka sehabis liburan sama tunangannya di bali,bisa dikenalkan sedikit mbk winatanya pak"kata seorang wartawan yang mewakili beberapa wartawan lainnya


"Bukan liburan, seperti berita yang kalian muat sebelumnya saya sedang launching jejaring aiden resort di bali,jadi minta dukungan promosinya ya rekan sekalian"kataku santai dengan menyembunyiian tiara dibelakang punggungku


"tapi yang kami dengar Pak raka selain bekerja juga terlihat mesra dengan seorang wanita,jadi siapa dia?"tanya wartawan lainnya diiringi tawa menggoda dari wartawan lainnya


"tolong satu satu ya rekan rekan,dan tolong dimengerti juga tuan dan nona saya sedang capek "lerai Armand sambil memberi clue keberadaan tiara


"ah....jadi pak raka bisa tolong diperkenalkan winata yang mana yang menjadi tunangan anda, karena banyak berita yang membingungkan antara pernyataan anda sebelumnya dan pernyataan pihak keluarga winata"tanya wartawan lain


"tidak ada kekeliruan dalam statement saya sebelumnya,tunangan saya masih sama dengan orang yang kalian temui 5 tahun lalu,sebelum menyandang nama wiley dibelakang namanya nanti namanya sekarang adalah Tiara Senja Winata,dan orangnya tepat ada dibelakangku"kataku dengan dingin dengan tetap menyembunyikan sosok tiara


"mbak tiara,bisa kami minta konfirmasinya sebentar mbak,kok sembunyi disana,kami nggak gigit kok"rayu halus wartawan lainnya


"tolong jangan paksa tunangan saya rekan wartawan,dia belum nyaman dengan media,biar pertanyaannya diarahkan ke saya saja"terangku halus sambil mengusap kepala tiara yang menunduk di belakang bahuku,

__ADS_1


"tenang...kalo kamu belum sanggup nggak apa apa,biar aku yang handle"kataku pelan yang ternyata terdengar oleh beberapa wartawan


"Pak Raka sebagai pengusaha yang dikenal berwatak dingin,kami baru tau kalo anda bisa bersikap semanis itu pada tunangan anda,Bucin,jadi sebesar apa rasa anda padanya,bisa sedikit anda Gambarkan"goda wartawan lain


"mungkin sebesar...aku bisa meletakkan hidupku dan semua kekayaan yang kuhasilkan sendiri di piring sarapannya"candaku balik yang dijawab oleh tawa oleh semua wartawan yang ada


"satu pertanyaan lagi pak Raka pertunangan ini perjodohan atau....dan mbak Tiara bisa minta statement nya sedikit?"tanya wartawan lain


"awalnya memang perjodohan,tapi setelah saling mengenal kami merasa cocok,aku Raka Aiden Wiley tau pasti siapa yang sesuai denganku dengan atau tanpa perjodohan itu"kataku santai


"mbak Tiara sampai kapan mau sembunyi"tanya wartawan lain,


"hai,gue Tiara"kata tiara singkat.mungkin karena gerah pada panggilan itu tiba tiba Tiara memperlihatkan dirinya dan setelah lama menutupi dirinya, keberanian itu membuatku bangga sekaligus bertanya apa yang akan terjadi berikutnya,sementara wartawan yang mayoritas laki-laki memandang takjub ke arah Tiara dan langsung mengambil foto Tiara dan itu membuatku kesal maka kutarik lembut dia kembali ke belakangku


"tolong hentikan mengambil foto Tiara secara berlebihan"kataku dingin dan langsung memberi kode pada bodyguard untuk lebih membentengi kami


"astaga pak Raka kami baru tau anda seposesif itu, mbak Tiara di satu sisi anda terlihat mempesona tapi anda terlihat sangat muda, berapa usia anda? anda benar benar beruntung menjadi tunangan seorang lajang tampan, kaya idaman?,dan apa yang membuat kalian bertahan?"kata wartawan lain dengan rasa iri terlihat.


"Pertanyaan yang bernada meremehkan tunangan saya bisa saya tuntut?" kataku kejam dan mengajak tiara berlalu tapi Tiara tetap diam dan sepertinya dia terprovokasi pertanyaan tadi,dan ya wajahnya terlihat sangat tenang dengan kata MASALAH yang tergambar jelas


"usiaku hampir 20, kalau bagimu aku terlihat muda dan mempesona, terimakasih itu karena aku terlahir seperti ini, kalau dibilang aku beruntung memiliki tunangan yang tampan dan kaya,aku sulung keluarga winata,tidak perlu menggantungkan diri untuk hidup layak pada orang lain, beruntung? cobalah bertunangan di usia 13 tahun, maka kamu akan tau apa arti kata beruntung itu,jadi ada pertanyaan lagi?"kata Tiara dengan nada dingin dan tenangnya dan langsung membuat suasana menjadi hening

__ADS_1


__ADS_2