Terjerat Pertunangan

Terjerat Pertunangan
6.Diandra


__ADS_3

"hai "salamku yang hanya dijawab dengan senyuman manis yang palsu


"ini adalah kali pertama kita ngobrol ya,6 tahun lalu kau masih sangat kecil dan slalu menjadi ekor tiara,sekarang sudah menjadi gadis yang cantik,brapa umurmu,"tanyaku santai dan tetap berusaha memancingnya


"kak raka sekarang umurku 18 tahun kelas XII SMU"


"Diandra apa cita citamu"lanjutku


"Tidak ada,aku hanya akan menjadi ibu rumah tangga yang baik"kata diandra tanpa senyum,sepertinya dia tidak seburuk yang aku pikir,dulu 3 bersaudara ini sangat akrab dan saling menyayangi dan aku juga tau Tiara menjadi panutan bagi mereka,sepertinya ambisi Raya winata menghancurkan hubungan mereka


"hai..adik kecil"ucapku pelan


"serius mau nikah sama kakak,kita nggak cocok lho,jadi pendamping kakak susah lho,nanti sibuk, seingatku dulu diandra pengen jadi penulis novel dan artis,apa itu sudah berubah? jangan sia siain masa depanmu,lagian typemu kpop style,coba liat kakakmu ini,nggak ada style kesana sama skali,kalo kita jalan nggak malu nanti sama temen temenmu,belum lagi ntar diandra keliatan kayak ngajak om om lho "kataku dengan akrab aku hanya ingin memancingnya,karena dia dulu anak yang ceria


"kalo diandra mau,aku bahkan bisa mengenalkanmu pada agency model,atau aku alan langsung mengontrakmu untuk salah satu iklan kami,tapi jika kamu tetap ingin bertunangan denganku,terpesona melihat ketampananku,kakak sih rela aja punya tunangan cantik,tapi nanti diandra nggak boleh kerja ya,nggak akan punya waktu lagi untuk nonton drakor,nonton konser,semua waktu harus untuk ngurusin kakak,"kataku menakutinya


"kak raka ih..."dia terpancing

__ADS_1


"sstt...jangan keras keras nanti ibumu denger,nanti bukannya tunangan malah langsung di kawinin "kataku sambil menetralkan suaraku


"kak raka sebenernya tau kan klo aku nggak mau tunangan ini,aku masih kecil kak,mau bebas dulu,mau keliling dunia duli"


"semua ini salah kak tiara, salahku sama andrew juga sih...tapi kan ga usah pake kabur segala,dulu itu kami kan masih kecil, pas aku tau ibu nangis karena bu ayu dan mamah bertengkar masalah kak raka,wajarlah aku dan Andrew ngambek ke kak tiara,dia bukannya jelasin malah diem"akhirnya sedikit ada kejelasan dia terpancing...


"aku juga kaget kak,waktu ibu ayu sama kak tiara mutusin ke Singapore,kak tiara kam nggak begitu bisa bahasa inggris,nggak punya saudara di sana,tapi nekat pergi tanpa bilang ke kita, pagi itu langsung ilang,aku sama andrew nangis,nelp kak tiara sampai sekarang nggak bisa,tapi untungnya mamah yang slalu bisa contak sama bu ayu"


"sebenernya aku juga nggak rela tunangan sama kak raka,nggak cocok banget,aku sukanya kpop,kak raka modelannya lee jong suk,mirip tapi nggak sama, tapi kata mama ini anjuran kak tiara juga,soalnya kak tiara mau nikah sama cowo chinese nya,sebagai adik aku harus bantuin kakakku kan,aku mau kakakku juga bahagia,dia pasti sedih nemenin bu ayu yang sakit terus,kak gimana kalo sekarang tunangan dulu,ntar kita cari cara gagalinnya yuk kak,biar kayak drama korea gitu"lanjut diandra


"tapi aku juga bingung kak,masa secepet itu kak tii lupain kak raka,apa jangan jangan cowoknya main pelet ya"keluh diandra


"kak cari usaha lah biar pertunangan ini gagal, atau kak raka culik kak tiara gitu,kan tiara pasti mau,aku percaya kalo di hati kak tiara pasti masih ada kak raka,usaha dikit lah kak"keluh diandra


"Dee kalo sampe kita beneran tunangan,nggak bisa mundur lagi,itu bisa buat perusahaan kena dampak,"jelasku


"si andrew malah lebih parah kak,jangan cerita ke mamah ya, waktu denger kak tiara mau nikahin bule china,langsung lari ke Singapore juga buat kejar kak tiara,katanya dia nggak mau punya ipar bule,ga setuju, dia maunya kak tiara pulang, sebenernya dia uda sering kesana,tapi nggak pernah ketemu,apa kak tiara sebenci itu sama kami ya kak?dulu kami kan masih kecil belum ngerti,kami kangen dia kak"kata diandra sedih

__ADS_1


"Dee...telp andrew suruh pulang,dia nggak bakal ketemu tiara disana karena tiara nggak pernah ke singapura, kayaknya kita harus ngobrol bertiga,dan nggak disini"kataku


dan seketika ekspresi diandra menjadi berubah dingin,sepertinya dia mulai membaca keadaan


"apa kakakku baik baik saja kak?"


"dia baik baik saja,nanti aja kita atur waktu dan bicarakan bertiga,sekarang bersikaplah biasa ya adik kecil,dan jangan takut,kakak iparmu ini akan membereskan semua untukmu"


"Raka...kenapa bapak menangkap ada yang aneh dengan mereka nak"tanya bapak


"ibu juga berpikir sama,apa tiara baik baik saja?"sambung ibu


"Kadang bagi beberapa manusia susah menutupi ambisinya,dan apapun yang menghalangi ambisinya akan dia singkirkan tanpa pandang bulu, tenang saja bu,pak semua akan berjalan sesuai rencanaku"


"kak arman,besok bisa siapin jemputan untuk diandra dan andrew ke sekolah,lalu antarkan ke kantor dan mulai hari ini tolong jaga dan awasi diandra dan Andrew"


"setelah pembicaraan tadi aku merasa mereka anak yang baik,hanya tidah tau bagaimana memposisikan diri,bagaimanapun juga cepat atau lambat mereka akan menjadi iparku"

__ADS_1


"Oke raka"ya kalo di luar jam kantor kami memang layaknya saudara,kak arman adalah sahabatku, awalnya dia mentorku dalam kelas bela diri,kami merasa cocok karena dia dulu memiliki adik yang mirip denganku,tapi adiknya meninggal karena di tabrak orang, mendengar hal iti,aku sengaja membayar orang untuk mencari penabraknitu dan menyelesaikannya dengan diam, yap alu memang bulan orang baik,tapi aku melindungi orang yang kuanggap berarti bagiku. setelah itu kak arman beberapa kali menyelesaikan 'masalah' yang harus kuselesaikan dalam diam dan dia setia padaku.aku tawarkan dia untuk kuliah dengan biasiswa karena aku ingin dia masuknke perusahaan wiley ,setelah lulus kuliah kak arman malah memaksa untuk menjadi asistenku dan berkeras tidak boleh memanggilnya kakak dalam jam kerja


__ADS_2