Terjerat Pertunangan

Terjerat Pertunangan
25.Terjerat


__ADS_3

"maaf mbk, si sistem kami rekening ini adalah rekening dua nama jadi pada saat penarikan lewat teller harus ditanda tangani oleh dua orang tersebut, apalagi penarikan dananya 50 juta.itu transaksi yang lumayan besar"


"dua nama kok saya baru tau ya,selama ini saya tarik lewat atm kok bisa"kataku


"iya mbak karena rekening ini atas nama perusahaan dan di sistem kami tersimpan nama Tiara Senja Winata dan Raka aiden wiley sebagi pemilik usaha tersebut,jadi struk penarikan harus dengan 2 tanda tangan atau memakai surat kuasa dari salah satu yang tidak bisa hadir,klo lewat atm memang bisa diambil,tapi batas pengambilan per harinya adalah 5 juta" terang si teller


"waduh ti...kok bisa gitu ya "Ucap Neyra


"kamu berhubungan lagi sama tunangan kamu itu" tanya Tante Citra


"Apalagi kalo hubungannya tunangan mbk tinggal telp saja tunangannya untuk kesini" senyum mbk teller


"tapi tunangannya di jakarta mbk"jawab Neyra


"maaf mbk kalo situasinya seperti itu kami belum bisa bantu,terimakasih"tutup mbk teller


"ti...kita duduk dulu di tempat duduk tunggu baru kita bahas lagi,soalnya ada yang mau gue omongin juga penting"kata Adrian sambil menarikku ke kursi tunggu di ruangan Vip


"kenapa ko,nggak bisa entaran ya?,gue masi mau runding masalah rekening ini"kataku kesel


"Ini mungkin ada hubungannya sama salah satu pemilik rekening loe,coba baca berita ini"kata Adrian sambil memperlihatkan berita di Hpnya


Raka Aiden Wiley hari ini meresmikan sejumlah villa dan resort di pulau bali - ubud ,sambil melakukan pemeriksaan terhadap jaringan hotel lain miliknya,dalam keterangan persnya milyarder muda ini akan berada di pulau bali selama sepekan ini.dan alasan kepemilikan hotel tersebut hanya berkata Tunangannya menyukai bali dan ibu tunangannya adalah orang bali,jadi hal ini mempermudahnya dan tunangannya jika pergi ke bali,tanpa kita sadari milyarder muda ini adalah pemilik utama dari jenaring Hotel wiley yang membawahi hotel ....


"****"ucapku saat mengetahui bahwa hotel yang dimaksud adalah hotel hotel yang mengontrak usaha kami


"loe serius dari awal nggak tau pemilik hotel hotel yang loe ajak kerjasama ti"tanya adrian

__ADS_1


"gila dia bucin banget sih ke elo ti"tambah Neyra


"gue bener bener nggak tau,saat kita kontrak dulu yang tangani manajemennya,gue sempet cek berita di internet tentang hotel hotel ini,tapi nggak ada sedikit pun berita tentang pemiliknya,dan gue udah cek juga apa hotel ini ada hubungan sama wiley atau winata grup,tapi nihil kedua keluarga ini tidak bergerak di jasa perhotelan"kataku kesal


"sorry sis menurut gue jeratannya, perangkapnya terlalu kenceng ,gue uda bilang sama elo firasat gue dia nggak mungkin lepas loe segampang itu,loe nggak dengerin gue sih"kata Neyra sedikit kesal


"Ko loe cari deh lokasi dia dimana,biar kita samperin kesana sekarang"kataku kesel


"sabar ti...,ini gue lagi wa asistennya dia demana"kata Adrian


"nggak pake sabar ya,gue bukan buruan yang bisa dijerat kayak gini"kataku kejam


"kamu belum dandan,kami masih diwujud asli titi,jangan kepancing emosi gitu"tambah tante citra


"biarin aja,aku dah nggak perduli tan...dia udah terlalu,uda brapa taub dia ngawasin aku,dia pikir aku buruan"kataku kesal


"oke alamat pas udah gue dapet,dia di salah satu resort di ubud deket kayaknya dari sini,loe yakin bakal cari dia?" kata Adrian


....


"kita udah nyampe ti,tenangin diri dikit ya,jangan emosi gitu"kata Neyra sambil mengejarku


"mbak tolong,saya mau ketemu sama pak Raka Aiden Wiley,dia ada di room brapa"tanyaku pada FO hotel


"maaf mbak kami nggak bisa info,apalagi itu owner kami" kata salah satu Fo dengan santainya


"tapi mbak bisa telp dulu ke orangnya kan,bilang tiara nyariin"kataku masih dengan nada tenang

__ADS_1


"mbak kita nggak bisa bantu,masa semua orang yang nyariin owner kami,harus kami urusin,kalo mbaknya beneran kenal telp aja sendiri"jawab si FO ketus


"Astaga...bilang aja namaku,kok Fo kayak gini sih"aku sudah nahan mangkel,aku masih berusaha bersikap sopan kok malah dapet situasi gini


"sabar ti"Neyra mengingatkan


"kami masih ada urusan lain, saran saya kami tau pak raka memang ganteng tapi itu bukan alasan semua cewek bisa caperin dia" kata Fo itu dengan santainya


"oh...astaga loe bener..bener nguji kesabaran gue ya,gue nggak ngerti kenapa Fo tapi kelakuannya kayak gini, gue bisa pecat loe dengan satu kata, si Raka yang loe belain itu Tunangan gue,gue Tiara Senja Winata ngerti, jadi bilang dia di room brapa atau panggil dia turun atau loe bakal tau rasanya kehilangan pekerjaan dalam 1 menit"kataku tenang dan kejam sambil melepas maskerku


"Rasain"kata neyra santai


"mbak tiara...maaf saya terlambat jemput mbk, mari saya tunjukan ruangan pak Raka"kata Armand dengan tenang


"oke tapi sebelumnya pindahin dia,jangan di fo cari di backoffice aja,biar dia belajar pelayanan yang baik dulu baru loe pindahin ke Fo lagi"kataku dengan dingin


"mbak..maafin saya,saya nggak tau kalo mbak itu..."


"oke clara silahkan ke hrd,bilang kalo kamu dipindahkan ke back office untuk sementara, lakukan segera, mbk tiara maaf atas ketidak nyamanannya dan silahkan"kata Armand dengan tenang dan mengantar kami ke ruangan Raka


....


hal yang sangat menarik,aku melihatmu dari awal kamu masuk ke loby,terlihat sangat marah tapi masih bisa mengontrol diri,kemarahanmu itu akhirnya terlihat, tenang,dingin dan sedikit kejam,apa ini dirimu yang sebenarnya?dan sudah berapa lama kamu berhasil menyembunyikan sifatmu? apakah itu sakit sayang? tapi tak apa di detik ini sesuai perjanjian kita kau sudah menyerahkan dirimu padaku, kini aku akan slalu melindungimu,jadi kamu bisa bebas mengekspresikan dirimu


"sebenernya mau loe apa?kenapa seneng banget nyampurin hidup gue"katamu berteriak marah saat sampai di ruangan


"Kak Armand,tutup pintunya dan persilahkan tamu tamu kita duduk"kataku tenang,armand pun mempersilahkan rombongan Tiara duduk,tapi tiara hanya memandangku dengan sengit

__ADS_1


"loe nggak usah sok tenang ya"kata Tiara sambil memacaukan semua dokumen di atas mejaku,Armand yang melihat ingin melerai,dan aku memandangnya dan memberi isyarat untuk diam


"setelah lama bersikap tidak saling kenal, apa kau minta bantuanku, Tunanganku?" kataku dengan santai.


__ADS_2