Terjerat Pertunangan

Terjerat Pertunangan
49.Suasana Baru


__ADS_3

"Loe nggak sakit hati Tiara statementnya kayak tadi Ka?,Omongan tadi yerang terangan udah nyerang loe dan 2 keluarga sekaligus,gue nggak tau harus bangga atau marah atau sedih dengernya tadi,yang jelas bini loe pinter mainin emosi wartawan tadi,tapi kalo gue elo,mungkin udah gue stop tadi pas dia ngomongnya"bisik Armand


"Kalo orang lain yang ngomong pasti udah gue kasi pelajaran tadi,tapi ini Tiara,biar dia sedikit ngebales sakit hatinya,bayangin kak jadi dia , anak kecil umur 13 yang harusnya masih maen boneka, ditunangkan dengan anak ABG umur 16,dia dididik keras nekan perasaan dan untuk menomor satukan gue kak,lalu nerima sikap kasar dan ngeremehin dari gue, diminta bertanggung jawab atas kesalahan gue,diusia mudanya harus meninggalkan kenyamanan gara gara gue, sekarang pas orang mulai liat gue bagus,keluarganya sendiri mau nukar posisinya dengan orang lain,gue masih untung dia mau balik kesini kak"kataku dengan nggak nyaman


"kalo Gue jadi dia,gue nggak bakal balik sama elo,dan gue sekarang ngerti kenapa loe nyiapin jeratan ini,tapi buruknya gue mikir sifatnya nggak sekeras? gue pikir dia hanya marah dan bakal ngambek,jadi loe cuma perlu rayu dia pelan pelan,tapi ini jelas kalo dia bakal fight buat apa yang terjadi sama dia, loe butuh kesabaran ektra ngadepin dia Ka,apa loe Kuat?"tanya Armand


"harus, dia hidup Gue kak,dan gue tau Gue juga hidupnya,tapi dia terluka, gue akan bawa dia ke pelukan gue lagi,dan gue juga nggak buta, perlawanannya bakal sengit, tujuannya cuma satu, supaya gue marah trus ngelepasin dia,liat strateginya dari waktu di bali kak,ngabisin duit buat shoping tapi bingung beli apa, ngasarin pelayan tapi nggak mau mereka dipecat, ngomong kejam layak tadi tapi tidak menuntut apa apa,dan entah apa lagi, sekarang malah nggak mau duduk deket gue sama skali,Sekali waktu gue pasti akan marah ngadepinnya, tapi yang jelas nggak akan ada artinya,gue nggak mungkin kehilangan dia lagi"kataku dingin


....


"titi..kita masuk di kawasan perumahan elit,rumahnya gede gede ti...bangun...ini dimana?"kata Neyra membangunkanku


"ngantuk Ney...dikit lagi,mobilnya juga blom berhenti"kataku nggak terima dibangunin


"tadi aja pas rame auranya anggun dewasa eh sekarang pas dikit orangnya malah kayak kebo,titi ini mewah banget rumahnya loe bangun atau gue cubit ni,barang barang kita beneran uda disini semua?"kata Neyra rewel


"iya...iya aku bangun,dan gue info dikit ya,gue nggak tau kita dimana yang jelas ini bukan rumah inti keluarga wiley"kataku ngantuk

__ADS_1


"jangan jangan kita mau disekap titi....waaa.....aku takut,loe sih ngomongnya kejam tadi"kata Neyra menggodaku


"jangan aneh aneh deh,nie maem coklat dulu biar otak lor balik" kataku menenangkannya,


mobil lami mulai memasuki sebuah rumah besar dua lantai sepertinya rumah ini memiliki halaman belakang yang luas.yang jelas bukan apartment seperti dugaanku sebelumnya,selama perjalanan tadi bukannya aku tidak memperhatikan,aku hanya masih menutuki keberanian besarku tadi dan berpikir untuk langkah berikutnya, dan apa yang akan terjadi,tapi sudahlah setidaknya aku sudah menyampaikan unek unekku,kalau dia tidak terima,ya tinggalkan saja...


"Sayank kita sampai di rumah,ayo masuk"kata Raka tenang hhmmmm...dia bahkan tidak berkomentar tentang kata kata tadi mungkin belum,


"baiklah"kataku tenang dan berjalan dibelakangnya dan tiba tiba


"brukk....,maaf aku nggak liat "kataku saat tanpa sengaja menubruk Raka,salahnya sendiri berhenti mendadak


"kamu marah"tanyaku tenang


"nggak,kata katamu tadi hanya sangat menusukku,tapi aku menerimanya,anggap kompensasi untuk 5 tahun lalu,tapi lain kali jika kamu ingin menusukku lagi,lakukakan tanpa wartawan,oke?satu hal lagi,saat kamu hilang,aku sudah menyingkirkan semua kubangan yang tidak kau sukai itu,dan jangan pernah bermimpi mencari penggantiku, karena saat kau melihat orang lain maka saat itulah orang itu akan menerima kehancurannya, jadi ayo kita masuk ke dalam rumah"kata raka dengan nada sangat dingin dan mencium keningku


"rumah yang besar dan indah,selama ini kupikir kamu tinggal di apartemen supaya lebih bebas, kenapa keluar dari rumah utama?" kataku setelah kami masuk ke rumah

__ADS_1


"aku sudah lama tinggal hanya dengan Kak armand, alasan pindah karena ingin hidup sendiri, awalnya memang tinggal di apartemen bukan untuk bebas hanya lebih simple dan dekat kantor,lalu setahun lalu aku membeli rumah ini sambil menunggu kedatanganmu,ayo aku perlihatkan dikit sama rumah ini,dua lantai dan basement untuk parkir. lantai bawah ada ruang tamu,ruang keluarga,ruang makan,dapur dan kamar semua staf dan kamar tamu,total kamar staf ada 8 kamar dan 2 kamar tamu,lalu di lantai 2 hanya ada 5 kamar,dan 1 ruang santai,2 kamar di sisi kanan adalah kamarku dan kamar kak Armand lalu 3 di sisi kiri,1 untukmu dan neyra ,1 ibu dan 1 lagi persiapan untuk ya....liat nanti saja" kata Raka tersenyum


"lalu dibelakang ada kolam renang,kolam ikan, sedikit taman dan gazebo kecil,kalian mau makan siang dulu atau istirahat dulu?"lanjut raka


"istirahat dulu saja"jawabku


"kalau gitu ayo ke lantai dua,nanti kalian akan kuperkenalkan dengan para staf,oh ya kita juga punya rooftop untuk bersantai"kata Raka sambil mengarahkan kami ke tangga


"tunggu aku ingin memesan sesuatu dulu,bolehkah kurirnya kesini?"tanyaku santai


"tentu,kamu pesan apa? kak Armand tolong bilang je security klo ada kurir untuk Tiara di suruh masuk"jawab Raka


"oke makasi nanti juga kamu tau,sepertinya 5 menit lagi dia sampai"kataku santai


"nah ini kamar kalian,semua barang barang kalian sudah dipindahkan kemari.Seperti kamarku dan kak armand,kamar ini punya dua pintu didalamnya,satu kamar mandi yang nyambung dengan walk in closet dan ruang makeup,kedua ruang kerja dan balkon dengan view halaman belakang,semua sudah rapi,jadi kalian bisa beristirahat,apa kalian tidak lapar?kalian mau apa biar bisa dimasakin atau kita pesan"kata Raka sambil memperlihatkan isi kamar ini


"wahh kamar ini aja udah kayak rumah ya lengkap"kata Neyra sambil menuju sofa di depan tempat tidur.

__ADS_1


"Neyra jangan sembarangan duduk"bentakku sambil menariknya dengan cepat agar dia tidak duduk dulu


.......


__ADS_2