
Saat ini Putri,Daniel,Fabian,Rey dan Ryan sedang menikmati makan malam disalah satu kafe.Tiba tiba Daniel teringat kalau mingga depan dia dan ketiga sahabatnya akan mulai koas disalah satu rumah sakit diluar kota.Dan mereka berencana buat ngajak putri.
"hmm... Put kak Daniel mau ngomong sama loe."
"ngomong aja kak,emang loe mau ngomong apa.?"
"gini put,Minggu depan kan,kakak dan yang lain akan mulai koas disalah satu rumah sakit diluar kota.Dan berhubung mulai Minggu depan loe juga libur kuliah,kita berencana mau ngajak loe ke sekalian.Gimana,loe mau ikut kan.?" tanya Daniel.
"Emang kalian mau koas dimana,kalau tempatnya asyik gue mah ngikut aja.Yang penting kalian nyediain stok makanan buat gue." jawab putri sambil cengengesan.
"ya Allah,Putri emang yah loe selalu aja makanan yang dipikirin.Sekali sekali mikirin cowok gitu." Timpal Ryan.
"Urusan cowok mah belakangan kak,yang penting itu perut kenyang hati juga pasti ikut senang." kata putri pada Ryan.
Daniel yang melihatnya putri dan yang lain berdebathanya bisa tersenyum.Setidaknya dengan begini putri bisa melupakan sedikit rasa sakitnya.
__ADS_1
"ya udah kalau gitu,kak Daniel bakalan bawain stok makanan yang penting loe bisa ikut."
"makasih kak Daniel.Oh iya emang kalian mau koas dimana.?" tanya putri
"kita mau koas di kota Bandung." jawab Rey dengan semangat.
Putri yang mendengar kalau mereka mau keBandung langsung diam.Bagaimana mungkin iya harus ikut sedangkan ia belum siap untuk kembali mengingat semua kenangannya.Tapi putri juga tidak enak kalau harus menolak ajakan Daniel dan teman-temannya.Rey yang melihat putri sejak tadi hanya diam langsung bertanya pada putri.
"Loe kenapa diam gitu,loe sakit.Kalau loe sakit kita balik aja.?" kata Rey dengan khawatir.
Tapi Daniel yang melihatnya tahu apa yang sebenarnya terjadi sama putri.Tapi dia cuma bisa diam.
****
Saat Putri sedang bahagia karena bisa melupakan sedikit rasa sakitnya.Berbeda dengan Rudi yang tiap hari hanya bisa memandangi foto putri.Dia benar benar menyesali semuanya.Andai waktu dapat diputar kembali,ingin rasa ia bisa selalu dekat dengan putri tapi sekarang rasanya percuma karena putri sekarang sudah bahagia dengan laki laki lain.Dan Rudi sadar kalau dia harus bangkit,diam harus bisa melupakan semuanya walaupun itu sulit baginya namun ia akan berusaha kembali seperti dulu.Seperti harapan putri padanya dulu.
__ADS_1
"Gue harus bangkit,gue harus bisa menuhin harapan putri yang selalu ingin agar gue bisa sukses dan bisa ngeraih impian gue.Dan gue yakin suatu saat gue bakalan ketemu kembali dengan putri.Gue ngga mau kalau nanti gue ketemu dengan putri dalam keadaan kayak gitu,itu pasti akan ngebuat dia merasa bersalah banget.Jadk mulai sekarang,gue akan kembali seperti Rudi yang dulu,Rudi yang selalu jadi kebanggan putri." kata Rudi mantap.
****
Sementara itu putri sedang telpon dengan Dewi,dia menceritakan kalau dia diajak oleh Daniel ke bandung.dan Dewi merasa bahagia mendengar karena dia bisa bertemu dengan putri dan mereka bisa melepas rindu.
"loe ikut aja put,kan sekalian kita bisa ketemu soalnya gue benar-benar kangen sama loe.Terus emang loe rela gitu kalau cowok loe pergi sendiri,ngga takut loe dia diembat cewek lain.?" kata dewi samb tertawa pada putri. Dewi tidak tahu kalau Daniel itu adalah sepupu putri
"enak aja loe,kak Daniel itu ngga akan ngelirik cewek lain karena gue tau dia itu orangnya gimana." kata putri tak mau kalah.
"Putri sayang,hati orang siapa tahu.Siapa tau aja disini dia ketemu sama yang bening dan ngelupain loe gimana.Makanya loe ikut aja sama pacar loe itu." Ingin rasa putri tertawa dengan perkataan Dewi yang selalu saja mengira kalau Daniel itu pacarnya.
"nantilah gue pikirin lagi,gue benar benar bimbang.Gue ngga tau harus ikut atau tidak.Kalau gitu udah dulu ya.Titip salam sama kak Azwar,bilangin kalau gue kangen sama dia." Setelah matikan sambungan telpon,putri kembali memikirkan ajakan Daniel dan itu benar benar membuat dia bimbang.
****
__ADS_1