Ternyata Itu Kamu (Dokter Tampanku)

Ternyata Itu Kamu (Dokter Tampanku)
Bersamamu


__ADS_3

Seperti janji putri pada Rudi kemarin kalau dia akan menerima ajakannya karena dia sdah mendapat izin dari Daniel.


"gimana,mau berangkat sekarang.?" tanya Daniel


"iya kak,gue udah mau berangkat."


"ya udah kamu hati-hati dan ingat kalau masih cinta jangan jual mahal." kata Daniel sambil tertawa.


"ish.... apa sih kak daniel,mending diam aja.Ya udah gue berangkat dulu." kata putri sambil meluk Daniel.Dan itu tak luput dari pandangan Rudi.


"Ida sana buruan,tuh pangeran loe udah nunggu dan kalau loe ngga berangkat sekarang mungkin bentar lagi dia bakalan ngamuk liat loe meluk gue." Dan Daniel suka sekali liat muka putri yg lagi kesal.


"gimana udah siap.?" tanya Rudi


"iya,emang loe mau ngajak gue kemana?"


"nanti loe juga bakalan tahu kok.Dan gue yakin loe pasti bakalan suka sama tempatnya."


"oh ya,awas aja kalau nanti tempatnya ngga sesuai dengan apa yang loe bilang."


"iya loe tenang aja.". jawab Rudi meyakinkan putri.


****


Sesampainya ditempat tujuan,putri benar benar senang.Bagaimana tidak,Rudi membawanya ke sebuah bukit yang sangat indah terdapat ladang Bungan.Dan yang paling membuat putri senang ada karena disana ada bunga kesukaan putri.

__ADS_1


"gimana loe suka ngga sama tempatnya?"


"iya gue seka banget apalagi disini ada bunga kesukaan gue."


" makanya gue ajak loe kesini karena disina ada bunga Lily of the valley."


" iya,ternyata loe masih ingat kalau gue suka sama bunga Lily of the valley."


" gue ngga akan bisa lupain itu.Nih buat loe." sambil memberika bunga Lily of the valley yang sudah dikeringkan.


" wah makasih ya atas bunganya."


" iya sama-sama.Kan dulu loe selalu berharap suatu saat nanti akan ada orang yang ngasih loe bunga ini dan gue berusaha buat wujutin impian loe itu."


"Semenjak loe ngga ada disisi gue, disaat itu pula gue sadar kalau sebenarnya gue bukan apa apa tanpa loe.Gue ngga bisa tanpa loe,gue bahkan selalu kepikiran sama loe apalagi saat loe ngga pernah mau ngangkat telpon gue.Disitu gue benar benar sadar akan perasaan gue sama loe selama ini."


Putri semakin dibuat bingung dengan kata-kata Rudi barusan.


"putri gue mau jujur sama loe sekarang,tapi loe janji setelah ini loe ngga akan marah atau pun ngejauh lagi dari gue.?"


" iya,emang loe mau ngomong apa.?"


"sebenarnya gue suka sama loe.Dan gue mau loe jadi pacar gue.Walaupun gue tau kalau loe udah pacaran dengan Daniel,tapi gue ngga peduli.Gue bakalan tetap cinta sama loe."


"sorry Rud,gue ngga bisa jawab loe. Loe tau sendirikan sekarang gue gimana.Dan loe juga tau kalau gue disini cuma liburan doang karena nanti gue bakalan balik lagi ke Makassar."

__ADS_1


" iya gue tau itu.Dan gue ngga maksa loe kok.Gue cuma mau loe tau tentang perasaan gue."


"Sorry Rud,tapi gue ngga bisa. dan tolong anter gue balik sekarang"


" ya udah gue antar loe sekarang."


Selama berada didalam mobil,hanya keheningan yang menemani mereka.Sampai akhirnya putri tiba dirumah Daniel.


" Gue duluan yah.Loe pulangnya hati hati." kata putri pada Rudi


" iya,loe buruan masuk gih."


Begitu sampai didalam rumah,putri langsung kaget karena disana sudah ada Daniel,Febian,Rey dan Ryan yang menunggunya dan langsung memberondong putri dengan pertanyaan.


"gimana tadi,sukses ngga.?" tanya Fabian


"pastilah,loe ngga liat apa,tuh pulang pulang bawa bunga" sambung Rey


" iya bunga kesukaan lagi." kata Ryan menimpali.Sementara Daniel hanya tertawa memperhatikan yang lain.


"ishh... kalian rese,mau tau urusan orang aja. Tapi nanti deh gue ceritain sama kalian.Gue mau mandi dulu udah gerah."


" ya udah sana.Loe istirahat aja dulu."Kata Daniel sambil mengusap rambut putri penuh sayang.


Putri berfikir biar bagaimanapun juga mereka semua haru tahu kalau tadi Rudi udah menyatakan perasaannya pada putri.

__ADS_1


__ADS_2