Ternyata Itu Kamu (Dokter Tampanku)

Ternyata Itu Kamu (Dokter Tampanku)
Perpisahan 3


__ADS_3

Setelah seharian lelah berkeliling dengan kedua sahabatnya,putri akhirnya memutuskan untuk segera kembali kerumahnya.


Ibunya yg melihat putri baru pulang langsung menghampiri anaknya. "sayang,kau dari mana saja kenapa baru balik jam segini.?


"Ibu,aku tdi keluar bersama sahabatku.Dan kami menghabiskan waktu bersama.Karena,ini akan jadi hari terakhir kami bisa berkumpul".


"Ya sudah,kau bersihkan diri dulu lalu setelah itu pergilah makan malam lalu istirahat."


"baiklah ibu,kalau begitu aku kekamar dulu."


Setelah sampai di kamarnya dan membersihkan dirinya.Putri langsung menuju meja makan,disana sudah ada kedua orang tuanya.


"ayo sayang,kita makan dulu.Setelah itu kamu pergilah istirahat karena besok kita akan berangkat lebih awal". kata ayah Putri mengingatkan


"iya ayah".


Setelah makan malam Putri langsung menuju kamarnya untuk istiraha.Tiba tiba dia kepikiran Rudi.


"entah apa yang sedang kamu lakukan sekarang.Tidakkah kau tau,sikapmu tadi sunnguh membuatku sakit.Kau bahkan lebih memilih meninggalkan aku,padahal aku cuma ingin pamit.Mungkin kita tdk akan pernah ketemu lagi,dan semoga kamu bahagia dengan pilihanmu dan aku akan belajar melupakanmu dan kembali menata hatiku.


*sementar ditempat lain.

__ADS_1


"kira kira tdi Putri mau ngomong apa yah,kayak sesuatu yang penting.Tapi,sudahlah besok saja aku akan menanyakannya pada putri.


Tiba tiba hpnya berbunyi tanda panggilan masuk, setelah melihat siapa yg menelponnya,dia langsung tersenyum lebar dan mengangkatnya


"ya sayang,ada apa kau menelponku,apakah kau kangen dengan aku.Tapi bukankah kita abru saja ketemu.?"


"hmm...tidak sayang aku hanya ingin mengingatkanmu kalau besok adalah hari ulang tahunku dan aku mau besok kau harus menemaniku seharian".. Pinta Fika dengan suara manjanya


"iya sayang aku ingat kok,dan kamu tenang saja besok pasti aku akan menemanimu seharian"


"Terima kasih sayang,kalau begitu aku tutup dulu telponnya".


Keesokan harinya


"assalamualaikum". Dewi dan Azwar memberi salam setelah berada didepan pintu rumah putri.


"waalaikum salam,eh nak Azwar sama nak Dewi.Ayo silahkan masuk,oh iye kalian ada perlu sama putri.?" . Kata ibu putri


"ngga kok Tante,kita kesini cuma mau ikut nganterin putri kebandara kok Tante.Boleh kan?" Dewi bertanya pada ibu Ratna,ibunya putri


"iya boleh kok.Tante malah senang kalian mau ikut ngantar kami ke bandara.Oh iya,tumben Rudi ngga ikut sama kalian,memang Rudi kemana.?"

__ADS_1


"oh itu Tante,dia lagi sibuk sama pacarnya makanya dia ngga bisa ikut nganter putri."


"Ya sudah,kalian langsung saja kekamar putri,Tante mau berkemas dulu karena sebentar lagi kita mau berangkat".


"Kalau begitu kita kekamar putri dulu ya Tante."


"Woy Puput ngapain loe bengong,hah.?" kata Azwar sambil menyentil kening putri.


"Nama gue putri,bukan Puput" .ptotee putri sambil menggembungkan pipinya karena kesal


"Ya suka suka gue dong,anggap aja itu panggilan kesayangan gue buat loe,ia ngga Wy,"


"ahh serah loe deh,kak.Rudi ngga ikut sama kalian?." Karena putri tidak melihat Rudi makanya dia bertanya


Azwar menjawab "ngga,dia ngga ikut soalnya dia lagi nemenin si Fika karena dia lagi ultah."


"Jadi loe sama sekali ngga tau kalau gue bakalan pindah dan sekarang loe malah lagi senang senang sama Fika.Sedangkan gue disini masih berharap kalau loe tiba tiba akan muncul dan ngantar gue." batin putri kembali tersayat oleh luka.


"Yah udah sekarang loe siap siap soalnya bentar lagi kita akan berangkat." kata Dewi


Dengan langkah gontai putri meraih hp dan tasnya lalu segera berangkat.

__ADS_1


__ADS_2