
"wah ternyata suara seorang dokter Rey,bagus juga kapan-kapan bisa kali kak kita nyanyi bareng." kata putri masih dengan rasa kagumnya.
"Boleh boleh aja,tapi ada syaratnya." kata Rey
"ya Allah kak Rey masa gitu mesti pake syarat."
Yang lain hanya tertawa melihat putri yang kesel sama Rey.
***
Semenjak dari cafe beberapa hari yang lalu,putri selalu memikirkan Rey.Bahkan sekarang dia sudah lupa semua rasa sakitnya karena penghianatan.Saat sedang melamun,putri mendapat telpon dari Rey
"hallo kak rey,ada apa?"
"ngga apa-apa, kamu lagi apa,apa kak Rey ganggu.?"
"ngga kok kak,emang ada apaan.?"
"kak Rey mau ngajakin putri makan malam,apa putri mau.?"
"boleh,kapan dan dimana kak.?"
"besok malam dan kamu tunggu dirumah biar kak Rey yang jemput.Kalau begitu kak Rey tutup dulu ya telefonnya."
***
Keesokan harinya,seperti biasa putri kembali disibukkan dengan urusan cafenya.Karena semenjak lulus kuliah putri lebih banyak menghabiskan waktunya dicafe.Saat sore menjelang,putri pamit pulang pada Doni.
"gue harus lake baju yang mana coba.?" kata putri ada dirinya sendiri
akhirnya pilihannya jatuh apa dress biru dengan lengan, makeup yang tipis dan mengurai rambut panjang nya.Setelah selasai putri langsung menemui Rey yang sudah menunggunya.
Rey masih terpaku melihat putri yang malam ini kelihatan sangat cantik dengan dress yang melekat indah ditubuhnya, sangat serasa dengan Rey yang memakai stelan jas hitam.
"kak Rey kenapa liatin putri kayak gitu.?"
"cantik"
__ADS_1
Putri tersipu mendengar Rey yang memujinya.Mereka berangakta ke restoran XX . Malam ini Rey berencana mengungkapkan isi hatinya dan dia sudah mengatakan rencananya ini pada sahabatnya.
Disinilah mereka sekarang,didalam restoran dengan suasana yang romantis.
"Putri kamu tunggu disini bentar ya,kak Rey ketoilet bentar." putri hanya mengangguk
Tiba2 terdengar suara dentingan piano,putri langsung mengalihkan pandangannya menuju kepanggung kecil dan disana sudah ada Rey yang akan menyanyi.
*When You Say Nothing At All ( Ronan Keating)
It's amazing how you can speak right to my heart
Without saying a word, you can light up the dark
Try as I may I can never explain
What I hear when you don't say a thing
The smile on your face lets me know that you need me
There's a truth in your eyes saying you'll never leave me
The touch of your hand says you'll catch me wherever I fall
You say it best, when you say nothing at all
But when you hold me near, you drown out the crowd
Try as they may they could never define
What's been said between your heart and mine
The smile on your face lets me know that you need me
There's a truth in your eyes saying you'll never leave me
The touch of your hand says you'll catch me wherever I fall
__ADS_1
You say it best when you say nothing at all
The smile on your face lets me know that you need me
There's a truth in your eyes saying you'll never leave me
The touch of your hand says you'll catch me wherever I fall
You say it best, when you say nothing at all
That smile on your face (You say it best)
The truth in your eyes (When you say nothing at all)
The touch of your hand (You say it best)
Lets me know that you need me (When you say nothing at all)
Nothing at all
(You say it best when you say nothing at all) Nothing at all.
Setelah selesai,Rey langsung menghampiri putri dan bersimpuh didepannya membawa bunga Lily of the valley,bunga kesukaan putri.
"Ini maksudnya apa kak Rey.?"
"kak Rey mau jujur sama kamu tentang perasaan kak Rey selama ini.Kak Rey cinta sama kamu,apa Putri mau jadi pacar kak Rey.?"
Sejenak putri hanya diam mencerna kata-kata Rey. Dan hatinya berdebar debar saat berada didekat Rey dan dia juga merasa nyaman saat ada didekat Rey. Bahkan dihatinyapun sudah tidak ada nama Rudi.
"iya kak,putri mau jadi pacar kak Rey."
Rey langsung memeluk putri karena bahagia.
"makasih udah mau nerima kak Rey."
Rey sangat bahagia karena ternyata perasaannya dibalas oleh putri.Rey berjanji tak akan pernah melukai hati putri seperti apa yang pernah dirasakannya dulu.
__ADS_1
"sekarang bukan lagi namamu Rudi yang ada dihatiku.Tapi sekarang hanya ada satu namanya yang bertahan dihatiku." batin putri