
Sudah dua Minggu putri dirawat dirumah sakit dan selama itupun putri masih betah dengan tidur nyenyaknya.Sampai sekarang putri masih belum sadar pasca operasi.
Daniel dan kedua orang putri bergantian menjaga putri.
"nak tante minta tolong sama kamu, tolong jagain putri selama Tante dan om ngga ada." pinta ibunya putri pada Daniel
"iya Tante tenang aja.Tanpa disuruhpun pasti Daniel akan selalu menjaga putri."
"makasih ya Daniel,tante harus menemani ayah Putri melakukan pertemuan bisnis diluar negeri dan Tante harus ikut."
"iya Tante pergi aja,Tante hati hati ya.?"
***
Saat ini Daniel tak bisa menjaga putri karena dia ada operasi.
"biar gue yg jaga putri,loe tenang aja." kata Rey
"makasih ya Rey,gue titip putri."
__ADS_1
"iya,sekarang loe buruan keruang operasi."
Setelah Daniel keluar,Rey langsung duduk di kursi dekat teman tidur putri.
"Putri,kapan loe mau sadar.Loe ngga kasihan sama orang tua loe,daniel,Fabian,Ryan dan gue.
"gue ngga bisa lihat loe yang lemah kayak gini,gue lebih suka lihat loe yang cerewet,loe yang selalu berantem sama fabian,loe yang manja. Putri gue sebenernya sayang sama loe."
Akhirnya Rey bisa mengungkapkan isi hatinya.Walaupun ia tahu kalau putri tak mendengarnya.Tanpa Rey tahu kalau ternyata Fabian dan ketiga sahabatnya mendengar apa yang Rey ucapankan barusan.
"gue ngga nyangka kalau kalau tuh anak ternyata suka sama sepupu loe bro,." kata Ryan
"gue kira perhatian yang selama ini dia berikan pada putri hanya sebagai adik." kata Fabian
Mereka akhirnya masuk keruang putri dengan tertawa.Karena melihat kebodohan Rey didepan putri
"ngapain loe tertawa kayak gitu,ada yang lucu.?" tanya Rey pada Fabian
"sejak kapan bro?" kata Ryan
__ADS_1
"maksud kalian apa,kalau ngomong jangan berbelit belit,gue ngga ngerti."
"jadi sejak kapan loe suka sama sepupu gue,hmm?" tanya Daniel
"maksud kalian apa,gue ngga suka putri?" tanya Rey
"ngga usah bohong,kita udah dengar semuanya.Jadi sejak kapan loe suka nih anak?" tanya Daniel yang sekarang duduk di ranjang putri sambil mencium kening putri
"entahlah,mungkin sejak kita ngerayain ultahnya.Gue ngga bisa berhenti tersenyum melihat semua kelakuannya. Gue kesal saat melihat dia dekat Rudi." jelas Rey
"tapi loe tau kan kalau sekarang dia sudah pacaran sama tuh bocah.?" tanya Ryan
"iya gue tau,makanya gue hanya bisa diam dan memendam perasaan gue ini.Karena gue sadar,gue ngga akan bisa dapatin putri dan gue ngga mau ngerusak kebahagiaan dia." kata Rey
"gue salut sama loe bro, ternyata loe bisa ngelakuin itu semua demi kebahagiaan Putri yah walaupun gue tau pasti loe menderita." kata Fabian dengan senyum mengejek
"tuh mulut kalau ngomong jangan asal,gue cukup bahagia liat dia bahagia."
"ya udah sekarang loe istirahat gih,biar gue yang jagain putri.Kan bentar lagi loe ada operasi.
__ADS_1
"ya udah,gue keruangan gue dulu." pamit Rey.
Sebenarnya Rey sudah lama menyukai putri tapi dia takut untuk ngungkapin perasaannya,karena Rey ngga mau kalau nanti putri tahu tentang perasaannya,putri malah menjauh darinya.Rey lebih memilih memendam perasaannya asalkan dia bisa selalu dekat dengan putri.Walau Rey harus merasakan sakit dihatinya.