Ternyata Itu Kamu (Dokter Tampanku)

Ternyata Itu Kamu (Dokter Tampanku)
Terluka


__ADS_3

"putri,gue mohon dengerin penjelasan gue dulu." mohon Rudi


"tidak ada lagi yang perlu dijelasin gue udah lihat dengan mata kepala gue sendiri"


"loe denger kan kalau putri ngga mau ketemu loe lagi.Jadi lebih baik loe keluar dari ruangan ini." kata Rey yang membuat ketiga sahabatnya bertanya tanya apa yang sebenarnya terjadi


"kak tolong tinggalin putri sendiri. Putri butuh istirahat." pinta putri pada Daniel


"ya udah sekarang loe istirahat,jangan banyak pikiran dulu." kata Daniel sambil sambil ngusal rambut panjang putri.


Setelah semua keluar dari kamar rawat putri. Putri akhirnya menumpahkan semua rasa sedihnya dan menangisi nasibnya. Putri benar-benar terluka atas apa yang terjadi.Sementara diluar ruangan,Rey menatap tajam pada Rudi


"sebenarnya apa yang terjadi dengan putri.?" tanya Daniel pada Rey


"loe tau kenapa putri sampai bisa kecelakaan kayak gitu.Itu semua gara-gara dia." kata Rey yang menatap Rudi dengan penuh emosi


"maksud loe apa, jelasin ke gue Rey."


"Dia mengkhianati putri,dia selingkuh dibelakang putri dan itu yang membuat putri sedih sampai akhirnya putri mengalami kecelakaan.Ini semua gara-gara dia."


Daniel yang mendengar penjelasan dari Rey langsung memukul Rudi.


"gue udah pernah bilang sama jangan pernah sakiti hati adek gue,kalau sampai itu terjadi gue bakalan habisin loe." kata Daniel dengan emosi dan terus memukul Rudi.


"Tunggu dulu,tapi Rey loe tau dari mana.?" tanya Ryan.

__ADS_1


"Putri sendiri yang cerita ke gue dan gue ngga sanggup lihat putri kayak gini.Dia benar-benar terluka saat ini." jawab Rey.


"gue ngaku,gue salah.Tapj tolong biarkan gue ketemu putri buat jelasin semuanya." pinta Rudi


" Loe pikir setelah apa yang loe lakuin,kita akan ngebolehin loe ketemu sama putri,sorry bro 3dle


***


Semenjak kejadian itu Daniel dan Rey bergantian menjaga putri karena kedua orang tua sekarang lagi keluar negeri untuk urusan bisnis.


"Dek gimana perasaan loe sekarang.?" tanya Daniel


"Lebih baik dari kemarin,kak."


"ya udah loe istirahat ya,kakak tinggal ngga apa-apa soalnya kakak ada operasi?!" kata Daniel


Setelah Daniel keluar ngga lama Rey datang karena sekarang dia lagi istirahat.Sekalian dia mau cek keadaan putri


"kak Rey, kapan putri bisa pulang. Putri bosan tau ngga kak.?" kata putri


"kak Rey periksa keadaan putri dulu ya,kalau udah sembuh secepatnya putri pasti bisa pulang."


"iya kak,"


Setelah memeriksa keadaan putri,Rey langsung duduk didekat putri

__ADS_1


"gimana kak Rey,putri udah sembuhkan. Kapan putri bisa pulang?"


"Besok putri udah bisa pulang,tapi ingat harus rajin cek up.Sekarang putri makan dulu terus minum obat.Kak Rey siapin."


"iya kak Rey, makasih ya kak."


Rey akan melakukan apapun asalkan dia bisa melihat putri kembali seperti dulu lagi.


"wah ternyata kita datang disaat yang tidak tepat bro." kata Fabian sambil tertawa


"iya nih,kalau gitu kita balik aja deh." kata Ryan


"kalau mau jenguk sini aja.Gue sekalian kalian jagain putri soalnya gue harus visit dulu." kata Rey


"ok sini biar gue yang nyuapin putri." kata Ryan


"ya udah putri jangan lupa minum obat,kak Rey pergi dulu." kata Rey sambil ngusap rambut putri.


Setelah Rey keluar Fabian dan Ryan akhirnya menanyakan apa yang sebenarnya terjadi pada putri karena dia masih penasaran kenapa putri bisa putus dengan Rudi.Dan akhirnya putri menceritakan semuanya dari awal sampai akhir dengan air matanya yang terus mengalir.


"ya udah loe istirahat gih ngga usah pikirin cowok kayak dia." kata Fabian


"iya,makasih karena kalian selalu ada buat putri."


***

__ADS_1


Putri bahagia karena disaat dia merasa terpuruk kayak sekarang,masih banyak yang peduli sama dia.Putri harus bisa ngelupain semua rasa sakit yang ditorehkan oleh Rudi. Dia harus bangkit dan kembali menjadi perempuan yang cerita dan selalu bahagia. Apalagi dia dikelilingi oleh orang yang sangat menyayanginya.


__ADS_2