Ternyata Itu Kamu (Dokter Tampanku)

Ternyata Itu Kamu (Dokter Tampanku)
Perempuan Mandiri


__ADS_3

"jadi sejak kapan loe mulai merintis karir loe.?" tanya Fabian


"waktu umur gue 19 tahun,berhubung gue suka masak jadi gue bangun cafe ini deh." jelas putri


"terus kenapa loe ngga pernah ngomong ke kita kalau loe ternyata pemilik cafe yang lagi hits ini.?" tanya Rey


"karena gue pengen orang lain tau siapa gue sebenarnya dan gue juga ngga tau kalau orang berteman dengan gue karena mereka mandang siapa gue."


"terus loe bangun cafe ini,modal dari mana?" tanya Fabian


"jangan ngeremehin gue kak,gue itu kerja bantuin bokap gue dan gue dapat bayaran yang lumayan gede terus gue tabung sampai cukup buat bangun cafe ini." terang putri


"loe kerja apa diusia loe yang masih 19 tahun itu.Loe bisa apa.?" tanya Daniel dengan senyum mengejek

__ADS_1


"wah...wah.. kalian membuat benar benar membuat ngeremehin gue dan itu membuat gue sedih." kata putri sambil memegang dada dan memasang wajah sedihnya


"ehh anak curut,ngga usah lebay loe." kata Fabian


"jadi..?" tanya Daniel


"gue bantuin bokap gue dikantornya bokap gue.?" kata putri


"gimana ceritanya loe bisa jadi karyawan kantoran emang otak loe encer gitu.?" tanya Fabian


"ck... ngga manja dan lemah,tapi buktinya selalu lengket sama gue dan waktu loe liat gebetan loe punya pacar juga loe langsung nangis kejer." kata Daniel sambil berdecak


"nah itu beda lagi ceritanya,ngga usah dibahas deh.Yang jelas gue itu perempuan mandiri,sekarang kalian lanjutin makannya mumpung gratis." kata putri.

__ADS_1


***


Sementara itu ditempat lain,Rudi dan kedua sahabatnya masih ngga nyangka kalau putri itu ternyata pemilik cafe yang lagi hits.


"gue benar-benar ngga nyangka kalau ternyata putri itu punya cafe.Apalagi kalau dilihat kayaknya dia biasa biasa aja." kata Azwar


"iya gue juga ngga nyangka, ternyata selama ini dia hidup sederhana padahal dia punya segalanya." kata Dewi menimpali


"Putri emang lebih milih hidup sederhana karena dari kecil itulah yang selalu diajarkan kedua orang tuanya.Dia juga perempuan mandiri yang ngga pernah meminta bantuan orang tuanya kalau memang dia masih bisa menyelesaikan masalahnya sendiri.Dia juga ngga kayak perempuan kebanyakan yang manja dan dan lemah.setidaknya itu yang dengar dari kedua orang tua putri." jelas Rudi.


"pantas aja putri selama ini,ngga pernah memperlihatkan siapa dia sebenarnya sama kita karena mungkin dia ngga mau orang tau siapa dia sebenarnya." kata Azwar dan diangguki oleh Dewi.


"dan itu membuat gue makin cinta sama dia.Karena dia benar-benar mandiri dan gue bangga sama dia karena dengan semua yang dia miliki dia ngga pernah mandang rendah orang lain.Bahkan dia juga sering membantu orang yang membutuhkan bantuannya."

__ADS_1


***


Dari kecil putri memang didik untuk jadi gadis yang mandiri,dan tidak mengandalkan kekayaan orang tuanya.Bahkan putri membangun cafenya dengan uang hasil jerih payahnya sendiri.Dia lebih memilih hidup sederhana daripada dengan kekayaan orang tuanya.Bahkan diusianya masih muda putri bisa menyelesaikan semua tanggung jawabnya.Bahkan kedua orang tuanya juga hidup sederhana dan tinggal disebuah rumah yg sederhana.


__ADS_2