Ternyata Itu Kamu (Dokter Tampanku)

Ternyata Itu Kamu (Dokter Tampanku)
Tak Semudah Yang Kukira


__ADS_3

Begitu mendengar kabar kalau putri kecelakaan dan sampai sekarang belum sadarkan diri,Dewi dan kedua sahabatnya langsung ke Makassar untuk menjenguk putri.Begitu tiba mereka langsung menuju rumah sakit.


"gimana keadaan putri om tante.?" tanya Azwar


"putri masih belum sadar pasca operasi 3 mingga yang lalu." kata ibu putri yang terus terisak dipelukan suaminya.


Rudi yang mendengar itu,semakin Marasa bersalah.Dia menyesal telah mengkhianati putri.


"Boleh kami jenguk putri,Tante?" tanya Dewi dan ayah Putri pun mengiyakan


Begitu sampai didalam kamar putri mereka sangat sedih melihat putri yang terbaring tak berdaya dengan wajah pucat.


"putri loe kenapa bisa kayak gini.Loe ngga kangen sama kita,gue kangen sama loe.?" kata azwar,sementar Dewi tak dapat berkata-kata melihat keadaan putri.


"Putri,gue minta maaf,gue nyesel udah ngelakuin semuanya.Loe harus cepat sadar,gue lebih baik kalau loe mau mukul atau maki maki gue tapi gue ngga sanggup lihat loe kayak gini." kata Rudi.


Setelah melihat keadaan putri,mereka bertiga pamit pada orang tua putri untuk kehotel guna istirahat,dan mereka berjanji akan kembali besok.


Sekarang hanya Rey menjaga putri karena yang lagi sibuk.


"Putri kapan loe akan bangun,gue kangen loe selalu ceria.Gue mohon loe sadar,gue ngga sanggup lihat loe kayak gini." kata Rey dengan wajah sedihnya.


Tiba tiba jemari putri bergerak dan perlahan matanya mulai terbuka.


"Alhamdulillah,loe sudah sadar.Loe butuh apa?" tanya Rey yang sangat bahagia melihat putri sudah sadar


"ha haus."

__ADS_1


"bentar gue ambil minum dulu". Setelahnya Rey langsung memberikan air minum kepada putri


"kak,apa yang terjadi sama putri.Kenapa putri bisa ada disini?"


"loe ditabrak mobil."


"terus sudah berapa lama putri dirawat kak?"


"udah 3 Minggu.Oh ia,loe kenapa ngga pernah ngomong kalau loe punya penyakit hmm.?"


"bagaimana kak Rey bisa tahu.?"


"loe pikir gue bodoh apa,gue tahu waktu gue periksa loe waktu kecelakaan itu dan gue langsung minta persetujuan Daniel buat operasi."


"jadi kalian udah tahu kalau gue punya penyakit kanker,termasuk ibu dan ayah Putri?"


"iya bahkan kedua sahabat dan pacar loe juga tahu.Mereka juga kemarin kesini"


"iya,pacar loe.?"


"gue udah putus sama dia,jadi dia bukan pacar gue lagi.Gue bisa minta ngga kak.?"


"minta tolong apa?"


"putri ngga mau ketemu sama Rudi.Putri masih ngga terima apa telah dia perbuat pada Putri kak.?"


"maksud loe apa,gue ngga ngerti.?"

__ADS_1


"putri putus karena dia selingkuh dan putri lihat pake mata kepala putri sendiri. Putri belum bisa maafin dia kak."


Ada rasa bahagia dihati Rey saat ia tahu kalau putri sudah putus dengan Rudi namun ia juga sedih melihat putri yang begitu sedih dan terpuruk seperti sekarang ini.


"iya kak Rey janji.Sekarang putri makan dulu ya habis itu minum obat.Sekalian kak Rey ngabarin yang lain kalau putri udah sadar."


"makasih ya kak."


Setelah mendapat kabar kalau putri sudah sadar, mereka semua segera menuju rumah sakit untuk melihat keadaan putri.


"gimana dek,masih ada yang sakit.Terus kenapa selama ini loe ngga ngomong kekita kalau selama ini loe punya penyakit?" tanya Daniel yang membuat Dewi,Azwar dan Rudi terkejut.


"putri ngga mau ngerepotin kalian semua,makanya putri ngga pernah bilang tentang penyakit putri ini."


"terus sekarang gimana masih ada yang sakit apa gimana?" tanya Ryan


"pasti udah sembuh kan udah dirawat sama dokter Rey." kata Fabian sambil tertawa


Putri hanya memutar bola matanya mendengar omongan Fabian.Sementara Rey hanya diam.


"Putri gue boleh ngomong sama loe?" tanya Rudi. begitu melihat Rudi yang ingin menghampiri putri,Rey langsung berkata kalau putri harus istirahat dan itu membuat ketiga sahabatnya heran dengan sikap Rey.


"gue mohon,gue cuma mau minta maaf."


"ngga ada perlu dimaafin setelah apa yang loe perbuat.Gue mohon loe jangan pernah ganggu hidup gue lagi." kata putri yang telah menangis. Melihat Rudi yang terus memaksa putri membuat Rey semakin emosi.


"loe dengar kan alay yang putri bilang,dia udah ngga mau ketemu sama loe.Jadi gue mohon loe untuk keluar dari ruangan ini." kata Rey dengan emosi.

__ADS_1


***


Rudi menyesal telah menggoreskan luka dihati putri karena kebodohannya.Rudi berfikir putri akan mau mendengar penjelasannya.Namun ternyata tak semudah itu untuk membuat putri percaya padanya.Bahkan sekarang putri malah tak ingin bertemu dengan.


__ADS_2