Ternyata Itu Kamu (Dokter Tampanku)

Ternyata Itu Kamu (Dokter Tampanku)
Rahasia Putri


__ADS_3

Keesokan harinya mereka putri mengajak sahabatnya kebelakang villa dan melihat keindahan danaunya.


"wah put,loe benar benar deh bisa nemu tempat kayak gini." kata Dewi dengan takjub


"iya dong,gue gitu loh.?" jawab putri bangga.


"setelah ini kita mau kemana?" tanya Azwar


"gue ajak kalian ke cafe blue love,ngga apa kan.?" tanya putri.


"ngga apa kok,yang penting gue bisa dekat sama loe." jawab Rudi.


"ada jomblo loh disini." kata Dewi.


"ya udah yuk kita berangkat sekarang,soalnya udah hampir jam makan siang.?" ajak putri.


Dan merekapun langsung berangkat ke cafe blue love.Ngga lama kemudian mereka sampai dicafe tersebut.


"Eh mba putri tumben kesini.?" tanya salah satu pelayan cafe


"putri mau makan siang disini sama sahabatku." jawab putri


"kenapa ngga sama mas Daniel?"


"kak Daniel lagi sibuk."


"sampai lupa,mba mau pesen apa.?"


"seperti biasa aja ya,tapi tolong antar ketaman belakang."

__ADS_1


"ok mba."


Sambil nunggu pesanan,mereka duduk ditaman belakang.


"Mput,kok loe bisa akrab gitu sih sama pelayan disini.?" tanya Rudi.


"Ya kan gue sering kesini sama kak Daniel." jawab putri gugup


"hmmm ya udah,kebetulan makan juga udah sampai kita makan dulu." kata Rudi


"Gue ke toilet bentar ya?" kata putri


Setelah putri pergi,tiba tiba Doni sang manajer menghampiri mereka.


"sorry, perasaan tadi gue lihat duduk disini tapi kok sekarang ngga ada.Kalau boleh tau Putri kemana ya.?"


"putri lagi ketoilet.Oh iya ada apa bapak mencari putri.?" tanya Rudi agak kesal


"Emang putri sering kesini ya pak.?" tanya Azwar penasaran


"ngga sering sih,cuma pas lagi ada masalah atau ada yang bertemu saja tuh anak baru datang kesini." jawab Doni.


Penjelasan Doni semakin membuat ketiga penasaran,dan apa hubungannya putri dengan manager cafe ini.


"maksudnya apa ya pak,kami ngga ngerti?" tanya dewi mewakili kedua sahabatnya.


"jadi kalian ngga tau.Tapi sebelumnya jangan panggil gue pak,kesannya gue itu udah tua padahal umur gue sama putri cuma beda setahun."


"emang kenapa,tolong jelasain." kata Rudi.

__ADS_1


" ok ok... gini cafe ini milik putri dan dia juga punya villa didaerah sini." jelas Doni


" tunggu dulu,kok bisa sih.Trus cafe ini?" tanya Dewi makin penasaran


"jadi gini,kan putri itu suka masak makanya dia bangun cafe ini dan karena dia menyukai warna biru,jadilah nama cafe ini blue love." terang doni. Yang membuat ketiganya makin keget.Ngga lama kemudian putri pun datang.


"eh ngapain pak manager ada disini?" tanya putri.


"Putri, kenapa loe ngga pernah bilang sama kita kalau loe punya cafe ini dan villa itu.?" kata Azwar


"Gue ngga mau aja,kalau orang mau berteman sama gue karena Mandang apa yg gue punya?" jujur putri


"jadi loe nganggap kita kayak gitu." kata Dewi


"ngga bukan gitu,maksud gue.Maaf kalau selama ini gue udah ngga jujur sama kalian." kata putri dengan raut jawab sedih.


"Udah deh,kak putri jangan sedih gitu dong. Masa cuma gara gara gini doang kalian mau marahan." kata Azwar


"ya udah kita udah maafin loe.Tapi lain kali loe harus jujur sama kita." kata Rudi dan yang langsung di iya kan oleh putri.


"kak putri,kak Daniel kok ngga ikut kesini.Apa dia lupa sama gue.?" tanya Doni yang membuat ketiga sahabat putri langsung memandang doni.


"ngga salah loe bilang kangen sama Daniel.?" tanya Azwar


"kenapa,emang salah ya kalau gue kangen sama Abang gue sendiri.?" kata Doni.


"jadi loe sama Daniel itu adik kakak.?" tanya Dewi


" iya dan putri itu sepupu gue.Makanya gue bisa jadi manager disini." kata Doni dengan bangganya.

__ADS_1


Ketiga sahabat putri benar benar tak menyangka kalau ternyata putri terbilang sukses diusianya masih muda.Apalagj cafenya udah punya beberapa cabang .Ketiga benar benar ngga nyangaka kalau selama ini putri merahasiakan siapa dia sebenarnya.Walaupun begitu Meraka tetap tak marah atau kecewa karena mereka berfikir kalau itu privasi putri.


__ADS_2