Ternyata Itu Kamu (Dokter Tampanku)

Ternyata Itu Kamu (Dokter Tampanku)
Belajar melupakanmu


__ADS_3

Aku tahu melupakanmu akan sulit untukku.Tapi aku kan berusaha untuk melupakanmu.Dan kuharap kamu selalu bahagia disana.


***


Disinilah putri sekarang,disebuah kampus ternama di kotanya.Kampus yang akan menjadi tempatnya untuk mewujudkan cita-citanya dan berharap bisa melupakan masalahnya.


"Permisi kak,boleh nanya ngga.Ruangan dosen dimana ya.?" Putri bertanya pada salah satu mahasiswi


"kamu mahasiswi baru ya? Ayo akan mengantarmu."


"baiklah,makasih kak."


"iya sama-sama.Oh iya perkenalkan namaku Daniel dan kamu.?"


"oh aku putri,aku mahasiswi baru disini."


"Salam kenal ya putri.Oh iya kamu ambil jurusan apa? Kalau aku jurusan kedokteran."


"Kalau aku sih ambil jurusan seni,kak... hmm kak boleh nanya ngga.?"


"boleh,emang mau nanya apa.?"


"kenapa semua orang ngelihat kearah kita.Aku jadi takut ditatap oleh mereka."

__ADS_1


"ngga apa-apa,ngga usah diperhatiin.Mungkin mereka penasaran aja.Oh iya ini ruangannya.Kamu silahkan masuk."


"Iya,makasih kak sudah mau anter putri."


"iya sama-sama,masuk gih."


Setelah putri masuk,Daniel tak langsung meninggalkannya.Ia justru menunggu putri didepan ruangan itu.


*****


Sementara ditempat lain,Rudi benar benar Marasa kehilangan dan dia merindukan putri.


"Mput,loe kemana sih,kok loe ngga ngabarin gue.Loe tau ngga kalau gue kangen banget sama loe,gue juga udah putus sama Fika. Putri,gue benar-benar ngga bisa tanpa loe. kenapa loe ngga pernah ngomong kegue kalau loe cinta sama gue.Sekarang loe pergi ninggalin gue dengan rasa bersalah ini." batin Rudi sambil terus memandangi foto putri.


"Dewy,gue mau nanya apa Putri sudah memberi kabar padamu.?"


"iya Rudi,semalam putri nelpon gue."


"terus gimana,dia baik baik aja kan.Apa dia ngga nanyain kabar gue.?" Tanya Rudi pada Dewi.


"ehh ******,loe pikir setelah loe buat putri sakit hati dia bakalan nanyain kabar loe gitu.Kalau gue jadi putri sih gue ngga bakalan nanyain kabar loe.'" jawab Azwar sambil tertawa.


"sialan loe.Kalau begitu gue pergi dulu.Dewi tolong kalau putri nelpon loe,bilang sama dia kalau gue kangen sama dia." kata Rudi sambil berdiri meninggalkan sahabatnya.

__ADS_1


Sementar Dewi dan Azwar hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat Rudi.


"hmm... kak sebenarnya gue kasih liat Rudi sekarang.Semenjak kepindahan putri,dia jadi kayak ngga ada semangat gitu."


"iya sih,tapi mau gimana lagi.Dia sendiri yang salah karena lebih milih si Fika daripada putri."


"Mungkin ini yang terbaik buat mereka walaupun gue tau ini berat buat mereka.Gue cuma berharap mereka bisa bahagia dengan jalan hidup mereka."


*****


Sementara putri keluar dari ruang dosen.Dia kaget karena masih ada Daniel didepan ruang dosen.


"loh,kak Daniel ngapai masih disini.?"


"aku nungguin kamu,soalnya gue yakin kalau loe ngga tau ruangan loe dimana.?" jawab Daniel sambil tersenyum.


"hehehe,iya sih kak.Tapj emang ngga ngerepotin kalau kakak nganter aku.?" jawab putri karena merasa tidak enak


"ya nggalah.Ya udah yuk gue anterin loe."


Mereka berjalan beriringan menuju kelas putri,banyak pasang mata yang memandang mereka.Ada yang memandang dengan tatapan iri dan apa pula yang memandang dengan rasa penasaran.Pasalnya daniel ada salah satu most wanted dikampus dan dia tidak pernah jalan sama seorang wanita.


***

__ADS_1


"semoga setelah ini,kau bisa melupakan rasa cintaku pada.Dan aku akan berusaha menata kembali hatiku yang telah hancur berkeping-keping.Disini aku akan berdoa semoga kamu selalu bahagia dan kuharap kamu baik baik saja." batin putri.


__ADS_2