Ternyata Itu Kamu (Dokter Tampanku)

Ternyata Itu Kamu (Dokter Tampanku)
Awal Yang Baru


__ADS_3

Setelah kepergian putri,Rudi benar benar tidak tahu harus berbuat apa.Setiap kali dia menelpon putri,selalu saja operator yang menjawab.Bahkan Fika yang melihat perubahan rudi,mulai protes karena Fika merasa Rudi mulai menjauhnya.


"sayang kamu kenapa sih,belakangan ini terlihat murung dan sedih.Bahkan kamu juga sudah berubah,tidak serti dulu lagi.?"


"aku ngga apa apa syang,aku cuma lagi banyak tugas aja."


"bohong... ini pasti gara gara putri kan.Semenjak putri pindah keluar kota,kamu berubah ngga kayak dulu lagi." Kaya Fika dengan emosi


"maksud kamu apa sih,ini semua ngga ada hubungannya dengan putri.Jadi tolong kamu diam aja."


"Kenyataannya emang kayak gitu kan.Loe emang mikirin putri semenjak dia pindah.Loe jadi pendiam ngga pernah lagi perhatian sama gue."


"terserah loe deh mau ngomong apa.Gue capek dengar omongan loe yg ngga masuk akal itu.


Setelah mengatakan itu,Rudi langsung pergi meninggalkan Fika yang menahan amarahnya pada putri.


****


Sementara ditempat lain lain Putri sedang berkumpul dengan kakek dan neneknya.


"Astaga,cucu nenek sudah besar dan makin cantik.Nenek kangen banget sama kamu sayang." sambil memeluk putri


"Putri juga kangen sama nenek.Udah lama putri ngga kesini.Oh iya,nek,kakek kemana kok ngga ada.?

__ADS_1


"biasa,kakekku lagi ada urusan.Tunggu ada bentar lagi pasti kakekmu pulang."


"kalau begitu putri istirahat dulu ya nek."


saat sore menjelang putri memutuskan untuk keluar sebentar.Dia menuju danau yang ngga jauh dari rumah neneknya.Sambil menangis putri meluapkan semua emosinya.


"Loe kenapa **** banget sih put.Jelas jelas Rudi udah ngga peduli sama loe kenapa loe masih aja mikirin dia sih.Putri,loe harus bisa ngelupain semuanya."


Setelah merasa sudah baik,putri memutuskan untuk kembali kerumah neneknya


"assalamualaikum." begitu sampai dirumah,Putri langsung mengucapkan salam


"waalaikum salam.. cucu nenek sudah pulang.Ayo sayang kamu mandi dulu habis itu kita makan malam.Kakekmu juga sudah menunggumu."


Sesudah mandi dan mengganti pakaiannya,putri langsung menuju meja makan,dan disana ternyata sudah ada kakek,nenek,ibu dan ayahnya.


"Hay kek,putri kangen banget sama kakek.Kakek dari mana kok tadi ngga ada.?"


"kakek ada urusan diluar,sayang.Disini peluk kakek,emang kamu ngga kangen sama kakek?"


"kangen bengatlah,kan udah lama putri ngga kesini."


Mereka menikmati makan malam dengan canda tawa.Sesudah makan malam Putri langsung kekamarnya.

__ADS_1


"Gue kangen banget sama Dewi.Gue telpon aja deh.."


setelah sambungan telpon tersambung Dewi langsung berteriak


"putriku loe kenapa baru nelpon gue.Apa loe udah lupa sama gue hah.. sampai sampai loe baru nelpon gue sekarang.?"


"sorry Dewy sayang,gue lagi sibuk temu kangen sama kakek nenek,dan gue juga butuh istirahat kali.Dan yang jelas gue ngga akan pernah lupa sama loe Dewi."


"Oh iya,Put gimana kabar loe sekarang.Loe udah bisa ngelupain Rudi belum."


"ehh,sableng loe pikir gue bisa langsung ngelupai dia secara gue baru berapa hari ninggalin kalian.Tidak semudah itu furgoso."


"ya sorry,mana gue tau.Kirain loe udah bisa lupain dia.Put,gue mau ngasih tau sesuatu sama loe.Tapi loe jangan kaget yah.?"


"Emang loe mau ngomong apa.Awas aja kalau ngga penting.'


"Ini sesuatu yang penting.Asal loe tau setelah loe pindah,Rudi...."


Belum selesai Dewi ngasih info,tiba tiba putri dipanggil sama neneknya.


"Wy,udah dulu ya nanti gue telpon loe lagi.Soalnya gue udah ditungguin sama nenek gue.Oh iya,sampain salam gue sama kak Azwar ya bilang kalau gue kangen sama dia."


"ok deh put."

__ADS_1


Dewi hanya bisa menghembuskan nafasnya.Karena dia belum sempat mengatakan keadaan Rudi pada putri.


__ADS_2