Ternyata Itu Kamu (Dokter Tampanku)

Ternyata Itu Kamu (Dokter Tampanku)
Belajar Melupakan Dan Mengikhlaskan


__ADS_3

Setelah lulus kuliah,putri disibukkan oleh urusan cafe,rencana dia membuka cabang baru dan dia sudah meninjau lokasinya. Bukannya putri tak mau kuliah bahkan orang tuanya pun sudah menyuruhnya untuk kuliah Namun putri memilih untuk fokus pada cafenya.


Sekarang putri sedang berada diBandung bersama Doni untuk meninjau perkembangan pembangunan cafe barunya


***


"Gimana perkembangan pembangunanya,Don?"


"udah hampir rampung sih,kayaknya bulann depan udah selesai deh."


"ya udah,bagus kalu gitu."


"Putri,kita makan siang dulu ya gue laper soalnya."


"ok Don,tapi gue mau makan bakso yang depan kampusku dulu."


"ngga apa-apa,yang penting perut gue keisi."


"ok,yuk buruan."


Ngga lama kemudian mereka sampai di warung bakso mang Asep. Warung ini adalah salah satu tempat makan kesukaan putri dan sahabatnya.


"eh neng putri,kok tumben baru kelihatan.?" tanya mang Asep


"iya mang,kan putri udah tinggal di Makassar jadi putri jarang nongol disini."


"Ohh,mau pesen apa neng.?"


"Biasa mang,tapi 2 porsi ya sekalian sama es teh manis juga."


Tak lama mang Asep datang membawa pesanan putri.


"Oh iye neng,kok ngga bareng sama den Rudi.Kalian kan pacaran,dulu aja nempel terus.?" kata mang Asep dan putri hanya diam dengan muka sedihnya


"mereka udah putus,putri diselingkuhin." Bukan putri yang menjawab tapi Doni

__ADS_1


"aduh maaf ya neng.Kalau begitu silahkan dimakan pesanannya."


***


Saat ini putri sedang berada ditaman untuk menghilangkan sedikit rasa sesaknya.Tapi tak sengaja matanya melihat sosok yang dia kenal sedang tertawa bahagia bersama pacarnya.Ya yang dilihat putri adalah Rudi.


Namun saat putri akan meninggalkan taman,tiba tiba ada ada menarik pergelangan tangannya dan ternyata orang itu adalah Rudi


"putri gue boleh ngomong bentar ngga sama loe.?'


"mau ngomongin apa.?"


"kita bicara dicafe itu aja yah.?" kata Rudi sambil nunjuk sebuah cafe yang berada di sebrang jalan


"sorry,gue ngga bisa.Kalau mau ngomong,disini aja soalnya gue mau balik."


"sebentar aja,put.." mohon Rudi


"disini atau gue balik.?"


"ok disini.Gue cuma mau minta maaf atas kesalahan gue."


"putri gue tau,kalau loe belum mau maafin gue.Tapi gue mohon."


"Udah deh mending loe pergi aja,gue mau balik."


"gue anter ya.?"


"ngga usah,gue bisa sendiri.Gue bukan anak kecil lagi,gue bisa balik sendiri."


Sambil berlalu,putri meneteskan air matanya.Jujur dia belum bisa bisa melupakan apa yang sudah terjadi. Dan tak lama hpnya berdering tanda panggilan masuk,ternyata yang menelponnya adalah rey.


"Ya,kak ada apa.?" tanya putri sambil menyeka air matanya


"ngga kak Rey cuma kangen aja.Kamu kenapa,kamu nangis.?" tanya Rey khawatir

__ADS_1


"Yakin ngga apa-apa.?"


"barusan putri ketemu sama Rudi kak." kata putri dengan jujur.


"terus dia ngomong apa.?"


"dia cuma minta maaf."


"ya udah,kamu istirahat gih pasti capek habis keliling."


"iya kak,kak juga ingat istirahat".


***


Beberapa hari setelah kejadian putri ketemu sama Rudi,Rey meminta cuti untuk menemui putri dibandung.Rey khawatir dengan keadaan putri.Dan disinilah Rey sekarang,didalam cafe putri tanpa sepengetahuan putri karena Rey memang tidak mengabari putri.


Sementara putri sedang berada diatas panggung kecil yang ada dicafenya untuk menyanyikan sebuah lagu.Tanpa tak sengaja putri melihat Rey sedang menatapnya dan tersenyum.


Setelah selesai,putri langsung menghampiri meja rey dengan wajah bahagianya.


"kakak kapan datang, kenapa tidak ngabarin dulu kan putri bisa jemput.?"


"baru aja dan kak Rey langsung kesini soalnya kak Rey kangen sama kamu." kata Rey sambil memeluk putri


"putri juga kangen sama kak Rey.Ya udah kak Rey duduk,nanti putri pesenin makanan."


"Putri,kak Rey mau nanya sama kamu tapi kak Rey mau kamu jawab yang jujur."


"kak Rey mau tanya apa.?"


"Apa kamu masih ada perasaan sama mantan kamu itu.?"


"Ngga,itu cuma masa lalu putri.Dan sekarang ingin melupakan semuanya dan mengikhlaskan dia dengan pilihannya.Sekarang putri cuma ingin kalau disaat ini maupun nanti hanya kak Rey yang akan menemani putri."


"kak Rey janji,ngga bakalan ninggalin kamu.Kak Rey sayang banget sama kamu,kak Rey ngga mau kehilangan kamu."

__ADS_1


***


Rey yang mendengar apa yang baru saja dikatakan oleh putri merasa sangat bahagia.Dan dia berjanji ngga akan pernah ngecewain dan ninggalin putri.Dia akan selalu ada membuat bahagia,dan Rey serius dengan hubungannya dengan putri.


__ADS_2