Terpaksa Menikahi Mantan Pacarku

Terpaksa Menikahi Mantan Pacarku
1 .TERLAMBAT


__ADS_3

Pagi ini viona terlihat sangat buru-buru. Karena viona kesiangan untuk berangkat kekantor. Oiya meskipun papa viona bekerja diperusahaan besar dan terbilang berkecukupan. Tapi viona tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Walaupun hanya sebagai leader yang menawari vocher sponsor disuatu perusahaan Advertising. Dan viona juga cuma sekedar lulusan SMA saja. Karena orang tuanya tidak mau membiayai kuliahnya. Bagi mereka itu hanya menghabiskan uang, untuk anak seperti viona. Berbeda dengan sisi kakak viona yang lulusan S1 Manajemen disalah satu universitas terkenal.


Setelah selesai bersiap, viona turun kebawa dan melihat semua keluarganya berkumpul dimeja makan.


"ma, pa viona berangkat dulu ya."pamit viona."


"hmm."ketus buk sintia dan pak irawan berbarengan."


"hey gadis bodoh, apa kau tidak sarapan ?" celetuk adam adik viona."


Dirumah ini cuma adam yang lumayan menyayangi viona dan mengganggap viona ada. Walaupun adam tidak bisa berbicara lembut kepada viona. Tapi itu sudah membuat viona senang. Setidaknya masih ada yang memperdulikannya.


"aku buru-buru."jawab viona sambil berlari kecil.


------------------------------------------------------------------------


Sesampainya dikantor, viona berlari kecil menuju mejanya.


"Vi kamu ditunggu buk ifa diruangannya."kata cory admin kantor itu.


Viona menghembuskan nafasnya tanpa menjawab perkataan cory. Jantungnya berdegup kencang. Sebenarnya ini sudah ketiga kalinya viona telat. Dan sebelumnya cuma diberikan peringatan biasa oleh buk ifa (manager viona). Kebetulan viona salah satu karyawan berprestasi dikantor itu. Semenjak ada viona kantor itu mengalami kemajuan yang pesat, sebab gol penjualan viona yang lebih dari kata cukup. Cuma butuh waktu 1 bulan bagi viona untuk menjadikannya leader diperusahaan itu. Maka dari itu sangat disayangkan kalau kantor itu harus kehilangan orang seperti viona. Tapi buk ifa juga tidak bisa tinggal diam, kalau ada karyawannya yang tidak disiplin sekali pun dia berprestasi.


Sampai diruangan buk ifa.


buk ifa menatap viona dengan tatapan yang tajam.


"Apalagi alasan kamu hari ini ? kamu pikir


kantor ini punya bapak kamu apa ? jangan sementang aku care sama kamu dan aku cuma kasih peringatan biasa, kamu bisa seenaknya! kalau kamu tidak bisa mengikuti peraturan dikantor ini, kamu bisa resign sekarang juga!."maki buk ifa."

__ADS_1


"maaf buk."kata viona."


"maaf ?"sambil memukul meja dengan kuat." berapa kali aku harus mendengar maaf kamu ? ingat vi ,kamu itu leader kamu punya tanggung jawab, kamu juga contoh untuk karyawan yang lain. Ini terakhir kalinya aku lihat kamu telat dan sebagai hukumannya gaji kamu aku potong bulan ini."kata buk ifa."


Sepertinya kali ini kemarahan buk ifa benar benar meledak. Viona sampai tidak bisa berkata apa-apa. Dan hanya pasrah mendengar gajinya bakal dipotong. Viona keluar dari ruangan buk ifa.


Setelah itu, viona menuju ruang meeting. Dimana para karyawan belajar bagaimana bisa closing (menjual) banyak produk mereka. Meeting ini dilakukan setiap pagi , sebelum para karyawan berangkat kelapangan. Viona duduk disamping kayla l.


"kamu telat lagi vi ?"tanya kayla yang melihat kedatangan viona disampingnya.


"hmmm iya kay."jawab viona.


"terus gimana ? buk ifa bilang apa ?"tanya kayla lagi.


"buk ifa marah besar samapi nyuruh aku resain. Dan yang paling parahnya gaji aku dipotong bulan ini."jelas viona.


"hmmm tadi aku juga hampir telat , waktu aku tadi sisa 1 menit lagi tau nggak, lewat dari itu aku nggak tau apa yang terjadi itu pun ekspresi buk ifa udah kek mau tawuran."ucap kayla.


Meeting pun selesai. saatnya buk ayu mengumumkan area dan membagi karyawan menjadi beberapa team. Masing-masing karyawan terdiri dari empat orang, serta membagikan produk yang akan mereka tawarkan,masing masing karyawan mendapatkan enam vocher.


Akhirnya team, vocher dan area sudah dibagi. Dan mereka langsung bergegas menuju area masing masing bersama team yang sudah ditentukan.Viona hari ini diletakan disalah satu mall terbesar dikota xxx bersama kayla, miftah dan ridho. Sebelum berangakat mereka membuat janji untuk berjumpa dimana.


"kami nunggu kalian dibiokop ya."kata kayla."


"oke ."sahut miftha."


"ingat ya jangan kemana mana lagi langsung kearea jangan buat kami menunggu. awas aja kalian."ancam kayla.


"kak kayla kok gitu kali sih. Tenang aja babang ridho sama kak miftah langsung ngebut nih kearea."kata ridho dengan sok gantengnya.

__ADS_1


Viona , kayla dan miftah tertawa melihat tingkah ridho. Mereka pun langsung bergegas berangkat kearea mereka. Viona dan kayla menunggu taksi terlebih dahulu, setelah kurang lebih 3 menit, mereka akhirnya mendapatkan taksi. Sementara ridho dan juga miftah menaiki motor pribadi milik ridho.


"kak viona bye... senyum dong kak."kata ridho mengedipkan mata ."


Viona pun tersenyum. Karena kalau viona membantah bakal panjang urusannya. Ridho salah satu team yang dekat dengan viona dan sangat suka bercanda ria bersama viona. Dan Viona juga termasuk orang yang ceria. Bahkan viona sudah menganggap ridho seperti adiknya sendiri. Viona juga yang mengajari ridho dari tidak berani menjadi berani.


Didalam taxi sepanjang jalan viona mendengarkan curhat kayla.


"vi kamu tau kan aku suka sama andi dari pertama dia dipindahi keperusahaan kita."kata kayla.


"iya banyak juga sih karyawan lain yang sukak sama dia. Gayanya so cool gitu ngeliatnya juga adem."ucap viona.


"kamu tau nggak akhir akhir ini aku dekat banget sama dia. Bahkan apa apa dia curhat ke aku.


"yah bagus dong , itu mempermidah kamu buat dapatin dia.


"bagus apanya. Kamu tau nggak andi pernah ngajak aku buat jumpai pacarnya. Disitu hati aku hancur banget.Dan yang lebih parahnya pacarnya itu laki laki dia ternyata homo vi. Mereka juga mesra gitu ."jelas viona berkaca kaca.


" hah homo ? kamu serius ?


"ngapain juga aku harus bohong, andi sendiri juga udah ngakui kalau dia itu homo. Disitu rasanya nyawa aku seperti kecabut lewat ubun ubun.


"yaudah ngapain sedih masih banyak laki laki normal diluar sana. Lemah banget sih jadi cewek.


"kamu tau nggak yang buat aku sedih itu ngelihat andi dan pacarnya itu mesra banget. Mereka aja bisa bahagia aku kok susah banget keknya.


"hedehhh dasar bucin."ucap viona.


Viona pun menertawakan temannya itu. Sementara kayla masih nangis. Supir taxi didepan mereka sesekali melirik lewat spion sambil tersenyum tipis mendengar perkataan kayla.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2