Terpaksa Menikahi Mantan Pacarku

Terpaksa Menikahi Mantan Pacarku
19. KEDATANGAN MAMA DAN PAPA KALA #2


__ADS_3

Karena kelelahan mami dan papi memohon izin deluan untuk beristirahat, kala dan viona pun akhirnya beranjak menuju kamar mereka juga. Dikamar tampak hening. Kala memainkan ponselnya sambil sesekali melihat kearah viona. Sedangkan viona merebahkan dirinya disofa sambil menonton drama koreanya itu.


"vi boleh aku menanyakan sesuatu ?"kata kala membuka pembicaraan.


Viona menghentikan drakornya itu dan melihat kearah kala.


"katakanlah.


"Sepertinya kamu sangat dengan kedatangan mami kenapa ?


"aku cuma tidak senang dengan kedatanganmu saja."jawab viona asal.


"vi aku serius.


"Apa itu penting ?


"Iya penting. Katakanlah apa yang aku tanyakan jangan mengalihkannya.


"hmm baiklah. sebenarnya.... dari dulu aku sudah menganggap mami seperti ibu kandungku sendiri. Kamu tau kan aku tidak pernah mendapatkan kasih sayang orang tua bahkan merasakan hangatnya pelukan mereka pun aku tidak pernah (viona meneteskan air mata) tapi mami memberikan aku itu, makanya aku tidak bisa menolak keinginan mami apa pun itu."jelas viona.


"Aku akan menyuruh mami untuk berkata kepada mu supaya kamu untuk memberikan hak suamimu ini. Apa kamu akan menurutinya ?"goda kala.


"Kala apa kamu benar benar kehilangan akal.


Tok...tok....tok."suara ketukan pintu.


Kala.....viona."suara mami laras sambil membuka pintu kamar mereka.


"loh kok kalian tidur terpisah. Viona kenapa kamu tidur di sofa nak apa kala tidak mengizinkanmu tidur bersamanya.. biar mami tarik telinganya ini.


"ti.....tidak mi..."kata viona.


"tidur lah diranjang bersama kala badanmu akan sakit bila tidur disofa. Dan kapan mami akan mempunyai cucu dari kalian jika tidur saja kalian masih terpisah seperti ini."kata mami.


"Dengarlah perkataan mami sayang, mami sangat menginginkan cucu dari kita. Bukannya kau tidak bisa menolak keinginan mami."goda kala sambil tersenyum.


"dasar laki laki sialan dia mengambil kesempatan dari ceritaku , kurasa dia benar benar dengan perkataannya tadi.batin viona.


"Kalian sudah menikah 2 minggu berarti selama menikah kalian tidur terpisah seperti ini ... apa benar itu viona ?


Viona terdiam menunduk.


"Ayo sayang jawablah pertanyaan mami.


"Apa yang dilakukan laki laki ini mengapa dia begitu bersemangat bukannya membantuku.batin viona lagi.


"Iya mi kami tidur terpisah selama kami menikah. Viona tidak ingin tidur bersama suaminya."Kata kala yang membuat viona terkejut.

__ADS_1


"Maaf mi viona hanya sedikit canggung tidur bersama kala."Alasan viona.


"Vi mau bagaimana pun kala ini sudah menjadi suami kamu. Dan memang sudah koadratnya suami istri tidur bersama. Mami tidak mau tau ini terakhir kali mami melihat kamu tidur disofa. Sekarang istrirahatlah tidurlah disamping kala selamanya. mengerti ? pinta mami laras.


"i.....iya mi.


Viona pun beranjak keranjang dengan kaki yang sangat berat. Kala merasa dewi fortuna ada dipihaknya. Kala tersenyum sangat lebar. Mami pun mematikan lampu dan menghidupkan lamou tidur lalu pergi meninggalkan mereka berdua dikamar. Viona tidur membelakangi kala dengan jantung yang sangat berdebar.


"apa kita akan melakukannya sekarang sayang? bisik kala memeluk tubuh viona.


"kamu jangan cari kesempatan ingat aku akan menendangmu."ancam viona.


"tendang saja aku...aku akan berteriak sekencang mungkin sampai mami datang kemari dan aku akan bilang bahwa istriku menendangku karena aku meminta hakku."ucap kala asal.


viona terduduk.


"Kala mengapa kamu seperti anak anak.


"Aku seperti ini karna mu sayang.


"Tapi aku belum siap.


"Tapi aku sudah sangat siap viona bahkan singa ku sudah mulai bangun. Kamu tidak dengar papi dan mami sangat menginginkan cucu dari kita bukannya kamu tidak mau mengecewakan mereka.


"kala tolong jangan lakukan itu... aku..aku lagi PMS ."kata viona mencari cari alasan.


"apa ? apa kamu sudah gila ?


Kala memegang ujung celana viona ingin membukanya. Spontan viona menepisnya.


"kalaaaaa jangan....iya aku berbohong.. aku tidak PMS... tolong jangan sentuh aku, aku belum siap sekarang."mohon viona.


"kala tertawa kamu sangat menggemaskan. baiklah aku tidak aku menyentuhmu sampai kamu siap. Tapi dengan satu syarat? "kata kala tersenyum licik.


"iyaa baiklah aku akan menurutinya...katakanlah.. kamu mau apa ?


"kamu harus memanggil aku dengan sebutan sayang dan aku bisa menciummu sebanyak yang kumau"kata kala licik.


"apa ? kamu benar benar tidak waras .


"Kalau kamu tidak mau baiklah jangan salah kan aku jika singaku mulai bangun. Aku akan mengikat kedua tanganmu. Dan aku akan memaksamu melayaniku sampai aku benar benar puas.(kala tertawa licik).


"Apa kamu serius dengan perkataanmu itu ?


"Aku sangat serius."bisik kala laku menggigit teling viona.


"baiklah baiklah terserah kamu saja."kata viona takut.

__ADS_1


"anak pintar."kala mengelur kepala viona.


"Kala sudah berapa kali bilang aku tidak suka kepala ku dielus seperti hewan peliharaan.


"Apa kala ?


"iyaa ..sa....yang..


"Sayang berbaringlah aku ingin memelukmu.


Viona mengikuti perkataan kala. Kali ini viona sangat takut dengan ancaman kala, karena dia tau kala adalah orang yang nekat. Kala memeluk erat tubuh viona. Lalu memegang lembut bibir viona dan mulai menciumnya. viona yang merasakan ciuman lembut yang kala berikan pun mulai terbawa suasana dan membalas ciuman kala. Ciuman itu pun berlangsung sangat lama. Mereka seperti mencurahkan kerinduan setelah berpisah selama 3 tahun lamanya itu. Kala memegang kuat bagian dada viona.


"Sa..yang apa yang kamu lakukan."Protes viona.


"Diam lah jang banyak bicara atau aku akan melakukan lebih dari ini sayang."


"Hey buaya mengapa kamu selalu saja mengancamku ? Apa kamu benar benar senang melihat aku tersiksa."kata viona.


"Sayang turuti saja apa mau ku tanpa banyak bicara, kamu juga menikmati ciuman ini kan."goda kala.


Pipi viona tampak merah merona. Jantung viona berdebar sangat kencang.


"Sayang gerakan ciuman kamu masih sama seperti dulu , kamu sangat ahli dalam mengatur nafas."goda kala lagi.


"Sa..yang berhenti berkata yang tidak tidak...


"Vi bagaimana kalau aku menginginkan anak kita 11 biar semacam tim sepak bola. Seperti perkataan aku dulu.


"Kamu pikir aku ini mesin pencetak anak.. Enak di kamu mati diaku..


"Bukannya kamu mengiyakannya dulu.


"Itu dulu beda dengan sekarang.


"Sayang .... apa kamu mau memberikan aku kesempatan untuk bisa membuatmu mencintaiku lagi seperti dulu.


Deg deg deg."detak jantung viona.


"Coba saja kalau kamu bisa."jawab viona simple.


Kala mencium pipi viona. Viona tidak mungkin berkata tidak , karena masih ada yang maha membolak balikkan hati manusia. Viona tidak ingin temakan ucapan sendiri jika dia berkata tidak. Lagian viona juga sudah berjanji kepada mami laras untuk selalu berada disamping kala selamanya, dan dia tidak mau mengecewakan mami laras dengan mengingkari janji itu. Mungkin mereka berdua sudah ditakdirkan untuk bersama.


**BERSAMBUNG......


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA....


TERIMA KASIH** .......

__ADS_1


__ADS_2