
Kala berdiri menatap luar jendela kamarnya.Semenjak pertemuannya dengan viona waktu itu, Kala terus memikirkan viona. Ada rasa bersalah dan penyesalan didalam dirinya. Andai saja viona tau yang sebenarnya bahwa kejadian dimasa lalu itu cuma salah paham. Kala tidak menyangka orang yang sangat dia cintai itu bisa begitu membencinya. Tapi dilubuk hati kala yang terdalam, kala masih menyimpan rasa cinta yang sangat besar kepada viona. Bahkan sampai kapan pun kala tidak akan pernah bisa melupakan pujaan hatinya itu. Walaupun viona bukan cinta pertamanya tapi viona orang pertama yang membuat jantung kala berdebar sangat cepat saat sedang bersamanya. Bahkan kala melupakan segala masalahnya jika sedang bersama viona. Viona bisa membuat kala sangat nyaman. Bagaimana tidak , diantara seluruh perempuan yang dia kenal dan dia dekati mereka cuma menginginkan harta kala saja. Berbeda dengan viona, yang benar benar tulus mencintainya.
Flashback on
Sepulang kerja kala mengajak viona ketaman xx. Kala membeli dua es cream untuk mereka berdua. Tampak mereka juga bercanda ria. Ditengah perbincangan kala tiba toba memasang wajah yang sangat serius. Viona sampai heran ada apa dengan ekspresi kekasihnya itu.
"sayang aku mau ngomong sesuatu ?"kata kala serius.
"Hmm, mau ngomong apa ? kalau kamu mau bilang kamu mencintaiku? aku sudah bosan mendengarnya."ejek viona.
"sayang kalau aku tidak mempunyai apa apa lagi apa kamu tetap akan mendampingiku ?
"(viona tertawa) apa aku kelihatannya sangat matre ya ? mengapa kamubtiba tiba berbicara begitu ? apa kamu mulai meragukan cintaku sekarang?
"bukan begitu sayang...pe...perusahaanku akan hancur ada beberapa perusahan besar yang bekerja sama untuk menekan perusahaan ku dan membuat perusahaanku mengalami penurunan yang sangat drastis, bahkan tidak ada satu perusahaan pun yang ingin memopang perusahaan altezza karena takut mengalami hal yang sama."jelas kala menunduk.
"lalu ?"kata viona dengan wajah tersenyum.
"jika kamu...mau meninggalkan aku...aku iklas aku sudah tidak mempunya apa apa tidak ada yang bisa kamu harapkan demgan orang sepertiku."kata kala gugup.
"(viona tertawa) apa kamu pikir aku serendah itu ? "kata viona sambil mencubit hidung kala."aku mencintai kalandra Altezza bukan hartanya Altezza, jadi disaat senang maupun susah aku akan tetap selalu bersamamu. "sambung viona memegang kedua pipi kala.
kala tersenyum dalam hati.
"makasih ya sayang.
"kala jangan pernah berpikir kalau aku hanya ingin memanfaatkan hartamu. Kamu salah besar. Aku mencintai kamu dengan sepenuh hatiku. Jika kamu menganggap aku begitu itu akannlebih melukai perasaanku sayang.
"iya sayang aku tidak akan menyinggung itu lagi. maafin aku."kala memeluk tubuh viona.
Kala hanya mengetes viona saja. Mana mungkin perusahan besar yang kala miliki bisa hancur dengan mudah. Orang pasti bakal berpikir dua kali untuk menjatuhkan perusahaan Altezza.Kala tau viona perempuan yang berbeda. Viona mencintai kala tulus karna cinta bukan karna harta. Tapi kala cuma ingin meyakinkannya saja. Ternyata benar.
Flashback off
__ADS_1
apa yang harus aku lakukan ? aku masih sangat mencintainya. Tapi bagaimana bisa aku mendapatkan cintanya lagi. sedangkan viona begitu membenciku. Andai viona tau yang sebenarnya ."batin kala.
Tiba tiba kala mengambil hp disaku celananya. Seketika dia seperti mendapat ide.
"Halo san datanglah kekamarku sekarang. "pinta kala.
Lima menit kemudian pun san datang. San melihat tuannya sedang duduk disofa kamarnya sambil meminum teh.
"iya tuan."kata san menunduk.
" aku mau kamu mencari tau tentang viona, apa yang terjadi setelah aku putus dengannya 3 tahun yang lalu. Cari tau juga tentang papa viona apakah masih bekerja ditempat yang sama atau tidak. Dan harus sedetail mungkin, ingat jgang ada sampai kelewatan.Aku tunggu jawaban mu dua jam dari sekarang atau aku tidak akan memberi mu gaji bulan ini."ancam kala.
Spontan san langsung terdiam tegang.
apa nona viona lebih penting dari menggajiku tuan sampai kamu tega untuk tidak memberikannya."batin san.
"baik tuan."kata san.
San pergi meninggalkan kala. Dia langsung menelpon orang kepercayaannya untuk menjalankan tugas yang diperintahkan tuannya itu. San juga berkata harus sedetail mungkin. San takut akan ancaman tuannya yang tidak akan memberikannya gaji. Lalu bagaimana dia bisa bayar cicilan apartemennya.
tok...tok..tok.."ketukan pintu.
"masuk"kata kala.
San masuk diliatnya kala sedang duduk disofa kamarnya. Kali ini kala sambil memegang laptop, tampak kala sangat sibuk ntah apa yang sedang dia kerjakan
"katakanlah."kata kala tanpa berbasa basi.
"tiga tahun setelah perpisahan nona dan tuan , nona viona tidak memiliki kekasih bahkan dia menolak setiap pria yang menyatakan cinta kepadanya. Nona juga masih bekerja diperusahaan Advertising tuan. "jelas san.
Tentu kala tau viona masih bekerja diperusahaan advertising itu, karna kala baru bertemu dengannya kemarin.
mengapa dia tidak membuka hati untuk pria lain ?apa mungkin dia masih mencintaiku atau dia troma."batin kala bertanya tanya.
__ADS_1
"lalu bagaimana dengan pak irawan ?"tanya kala.
"pak irawan masih bekerja diperusahan wiguna tuan, bahkan jabatannya sudah naik setahun yang lalu mereka juga sudah pindah dan membeli rumah dikomplek gaharu tuan ,dan itu termasuk komplek yang lumanyan elit...
"apa kamu sudah mencri tau alamat lengkap rumahnya ?
"sudah tuan. Jl.xxxxx komplek gaharu no.21
"bagus.
"tapi tuan.. "kata san gugup.
"katakanlah."kata kala penasaran.
"pak...pak irawan telah berbuat curang tuan, pak irwan sudah memakan uang perusahaan wiguna sampi mencapai 50 M , dan pihak perusahaan wiguna sendiri belum mengetahuinya, tapi mereka sudang mencari tahu kejanggalan perusahaan mereka. Dan kita menaruh saham yang lumanyan diperusahaan itu."jelas san.
"apa ? memakan uang perusahaan ?"kata kala terkejut.
"iya tuan.
"untuk apa dia memakan uang perusahaan sebanyak itu ?
"Tentu saja karena gensi tuan, istrinya terkenal sangat glamor . Pak irawan membeli rumah dan beberapa mobil juga menggunakan uang itu.
"baiklah kau boleh pergi sekarang. Beritahu aku lagi jika kamu memiliki informasi lain.
"baik tuan permisi.
San oergi meninggalkan kala yang masih berpikir keras.Kala tidak menyangka papa viona senekat itu memakan uang perusahan sebesar itu.Padahal kehidupan mereka sudah lebih dari cukup dengan gaji yang diberikan. Viona sendiri juga tidak pernah meminta uang kepada mereka.Setidaknya mereka tidak terlalu terbebani.Dan mereka juga tidak punya masalah ke uangan yang berlebihan. Inilah manusia tidak pernah merasa puas dengan apa yang dimilikinya. Apa yang dimiliki selalu merasa kurang.
maafkan aku viona aku harus melakukan ini, aku tidak mau kehilanganmu untuk kedua kalinya. aku sangat mencintaimu sayang.batin kala.
BERSAMBUNG ...
__ADS_1
**selamat membaca ya semoga kalian sukak, jangan lupa koment juga....
author akan berusaha semoga ceritanya bisa semenarik mungkinnn**.