
Acara pernikahan selesai.Kala membawa istrinya itu pulang kerumah mewahnya. Kedatangan mereka pun disambut hangat oleh pelayan yang bekerja dirumah kala. Suasana dirumah kalamasih sama seperti dulu, saat pertama kali viona datang kerumah itu.
"Sayang aku akan pergi bertemu klien penting, bersihkanlah dirimu aku sudah menyuruh san menyiapkan beberapa baju dan semua kebutuhanmu dikamar kita. Sari antarlah nona muda menuju kamarnya."kata kala.
"baik tuan."jawab sari.
Sari adalah kepala pelayan yang sudah bekerja sangat lama dengan keluarga altezza. Viona juga sudah mengenalnya dan beberapa pelayan lainnya. Kala pernah memperkenalkan mereka dulu sewaktu perang diantara mereka belum terjadi. Viona masih tidak menyangka dia bisa jadi nyonya dirumah ini, rumah yang pernah dianggapnya cuma kenangan.
"Kala ap....
belum lagi viona berbicara kala memotongnya.
"aku tidak lama sayang bersabarlah menunggu kepulanganku."kata kala mencium kening viona.
Kala pun pergi meninggalkan viona. Viona menatap kepergian kala dengan tajam.
"mengapa dia begitu percaya diri. aku hanya ingin berkata untuk meminta kamar kami agar terpisah.batin viona.
"mari nona muda saya akan mengantar anda kekamar anda."ajak sari.
Viona mengikuti sari dengan langkah yang berat.Setelah memasuki kamar. Viona melihat sekeliling kamar itu dengan sangat takjub. Sprei putih , bedcover hijau , gorden hijau dan furniture furniture berwarna pepaduan hijau dan putih. Ini seperti kamar yang sangat viona inginkan. Kala juga masih sangat mengingat semua keinginan viona saat menikah. Kala memang laki laki yang penuh kejutan. Kembaki lagi viona berpikir. andai saja kala tidak menyakitinya dulu pasti kala adalah suami yang sangat sempurna. Mengapa masa lalu yang kelam itu harus terjadi diantara mereka ,pikir viona.Viona berjalan mendekati tempat tidur mereka. Terlihat ada hiasan bunga mawar berbentuk love yang sangat indah. Viona memegang ujung seprei dengan ujung jarinya.
"apa laki laki itu sangat berniat menghabiskan malam denganku.batin viona.
"nona disini letak ruang ganti lengkap dengan lemari baju nona dan tuan."jelas sari.
Viona kaget.Viona memasuki ruangan yang sari tunjukan tampak dua lemari saling berhadapan. Viona membuka lemari itu satu persatu. Lemari sebelah kiri tampak baju kala dan semua barang kala tersusun sangat rapi. Sedangkan disebelah kanan tampak beberapa baju wanita ,disampingnya juga ada meja rias yang dilengkapi dengan kosmetik dan tidak lain itu untuk viona gunakan.
"Dan disebelah sini kamar mandinya nona."tunjuk sari."sekarang nona bisa bersiap dan saya akan menyiapkan makan malam.
"baiklah terima kasih.
Viona pun mulai membersihkan dirinya.
__ADS_1
Kurang lebih 45 menit viona selesai mandi. Dia mengambil salah satu baju untuk dia pakai dilemari. Karena penasaran dia membuka kembali lemari kala. Viona melihat satu persatu barang barang kala. Dan dia menemuka sebuah kotak ukuran sedang berwarna hijau. Viona membuka kotak itu secara perlahan. Saat terbuka viona sangat terkejut. Ternyata isinya adalah beberapa hadiah yang viona berikan dulu , seperti jam tangan, baju kaos couple , dan ada beberapa hadiah lainya. Dikotak itu juga ada beberapa foto kala dan viona saat masih pacaran. Viona meneteskan air matanya menatap foto foto itu. Lagi lagi dia mengutuk kejadian dimasa lalu. Viona tidak yakin dia bisa mencintai kala lagi seperti dulu. Karena baginya wanita yang telah disakiti tidak akan sama cintanya seperti dulu.
Viona menghapus air matanya, dia meletakan kembali kotak itu seperti sedia kala. Setelah itu dia duduk disofa sambil memainkan ponsel miliknya.
tut...tut..tut.."dering pesan masuk.
dari kayla.
"vi kamu sibuk gak ? aku mau curhat nih aku lagi patah hati.
"dasar gadis ini . bagaimana aku bisa mendengar curhatmu sekarang bahkan nasib aku terancam malam ini."kata viona.
Viona memilih tidak membalas pesan dari kayla. Seketika viona teringat perkataan kayla tadi , bahwa kala homo atau tidak. Tapi tidak mungkin laki laki sebuaya kala itu homo. Saat pacaran dengannya dulu pun kala mempunyai seribu perempuan didekatnya. Viona jarang melihat kala bersenang sennag bersama teman lelakinya. Ah tapi bodo amat mau kala homo atau tidak viona tidak peduli. Lagian juga dia sudah tidak mencintai kala kan. Tapi bisikan kala dipelaminan tadi menghantui dirinya. Bagaimana kalau kala beneran menyentuhnya. Tak lama kemudian...
"tok.....tok....tok...."suara ketukan pintu.
"nona tuan muda sudah pulang."kata sari memberitahu.
"iya. Aku akan segera turun sari
"sayang apa kamu sangat merindukan suamimu."goda kala merangkul bahu viona.
"hh memalukan."kata viona menepis tangan kala.
"mengapa harus malu kamu milik ku sekarang.
Viona hanya menatap kala tajam.
"tunggulah aku dimeja makan aku akan membersihkan diriku dulu."pinta kala.
Tanpa berkata apa apa ,Viona pun berjalan kemeja makan dilihatnya sudah ada beberapa hidangan mewah dimeja itu. Viona duduk termenung menunggu kala selesai membersihkan diri. Dia tidak mungkin makan tanpa kala.
Tak lama kemudian kala pun datang. Kala langsung duduk dikursinya dengan senyuman manisnya yang membuat wajahnya semakin tampan.Viona pun melayani kala terlebih dahulu.
__ADS_1
"kamu mau lauk apa ?"tanya viona.
"aku mau kamu sayang, bagaimana kalau kita langsung saja kekamar ."kata kala mengedipkan matanya.
"aku rasa kamu benar benar gila."kata viona jijik.
"kamu yang buat aku gila nona viona."kata kala
"bahkan kamu tidak memikirkan kegilaan ku dengan perilakumu dulu."kata viona.
"apa kamu berkata sesuatu ?"kata kala polos.
"Tidak lupakanlah.
Tanpa bertanya lagi kepada kala. Viona langsung memilih beberapa hidangan yang ada dimeja untuk kala. Baru dia mengambil untuk dirinya. Mereka pun menyantap makanan dengan keheningan. Kala sesekali menatap kagum wajah istrinya. Kala benar benar lega sekarang bisa bersatu dengan seseorang yang sangat dicintainya.
"sayang apa yang kamu lakukan tadi menunggu kepulanganku ?"tanya kala.
"apa aku harus menjawabnya.
"Aku ini suamimu. Jadi aku harus tau kegiatanmu apa pun itu. Aku kan sudah bilang jangan pernah membantahku.
"Tadi selesai mandi aku hanya duduk disofa dan memainkan ponselku."jawab viona males.
"Apa yang kamu lakukan dengan ponselmu? kamu tidak berniat selingkuhkan"goda kala.
"aku tidak sepertimu. Lain kali katakan saja perkataan itu pada dirimu."jawab viona asal.
"Mengapa kamu sangat menggemaskan. Apa kamu masih sangat cemburu samapi sekarang. Tenang aku sudah milikmu sepenuhnya , jangan takut kehilanganku."kata kala tanpa berdosa.
" apa ?
"sudah habiskan makananmu."
__ADS_1
Kepercayaan diri kala dari sampai sekarang tidak pernah hilang. Mau gimana lagi kala adalah suaminya sekarang.
BERSAMBUNG......