
Setelah makan malam keluarga altezza berkumpul sebentar diruang tamu sambil bercada tawa. Tidak lama kemudian karna fais sudah tertidur nyenyak dipangkuan viona mereka pun satu persatu beranjak kekamar mereka masing masing. Sesampai dikamar, viona duduk diranjang sambil memainkan ponselnya, sedangkan kala duduk disamping viona sambil membaca beberapa dokumen miliknya. Sesekali viona melirik kearah kala. Jantung Viona akhir akhir ini selalu berdebar bila berada didekat kala apalagi pada saat mereka sedang berduaan.
"apa rasa yang pernah hilang itu tumbuh lagi.batin viona.
Kali ini viona benar benar tidak bisa menghindar, dia sudah mencintai kala lagi. Perasaan yang ingin dia kubur ternyata hidup kembali. Rasa takut kehilangan mulai timbul dibenaknya. Viona benar benar tidak bisa menahannya.
"kala."kata viona membuka pembicaraan.
Mendengar viona memanggilnya kala langsung menyimpan dokumen itu dilaci.
"iya kenapa sayang ? apa kamu ingin memiliki anak.
Viona menatap kala air matanya pun jatuh. Tiba tiba Viona memeluk kala dengan sangat erat. Kala yang bingung dengan sikap viona membalas pelukan itu. Baju kala sudah basah dengan air mata istrinya itu.
"Kala aku mohon jangan sakiti aku lagi. Jangan kotori cinta ku lagi.. jangan lukai aku ..aku mohon ...
"vi..mengapa kamu berkata seperti itu ?
"aku baru sadar aku tidak bisa membohongi perasaanku...aku tidak bisa terlalu lama membenci orang yang aku cintai...kamu cinta pertamaku....belahan jiwa ku..hidup dan matiku hanya untukmu kala..tolong jangan sakiti aku lagi ...aku mohon kala...aku mohon."tangis viona makin menjadi jadi.
Viona menggenggam baju kala dengan sangat kencang sambil memukul dada kala.
" vi...maafkan aku... aku tidak akan mengulangi kesalahanku lagi."ucap kala memegang kedua tangan viona erat dan mencium keningnya.
"aku tidak sanggup melihat orang yang aku cintai bersama wanita lain..aku tidak sanggup kala aku tidak sekuat itu...aku cuma manusia biasa."tangis viona semakin deras.
"Vi maaf kan aku ... aku salah...
Viona menghapus air matanya. Dia tiba tiba berdiri menggerogoh laci dan mendapatkan gunting. Kala langsung beranjak menghampiri viona.Kala merasa takut. Ntah apa yang ingin dilakukan viona sekarang.
"vi apa yang kamu lakukan..apa kamu sudah tidak waras."
"lebih baik aku mati kala dari pada aku harus merasakan sakit kedua kalinya. aku nggak mau itu terulang...aku tidak akan membiarkan hatiku dipatahkan lagi olehmu....aku tidak ingin masuk kelubang yang sama lagi..Aku tidak bisa berbohong kalau aku mencintaimu.
"tidak vi. aku sangat mencintaimu , aku tidak akan membiarkanmu terluka sayang. Letakan gunting itu aku mohon.
__ADS_1
Viona menyerahkan secara paksa gunting ditangannya itu kegenggaman kala.
"ayo kala bunuh saja aku...aku ingin mati ditangan orang yang aku cintai...setelah kepergianku aku janji.... aku iklas kamu bersama wanita lain...aku iklas kala...ayo bunuh aku kala bunuh akuu.."teriak viona.
Kamar kala ada pengedap suara jadi mami dan yang lainnya tidak akan tau mau viona teriak sebesar apapun dikamar itu.
"vi aku tidak mungkin membunuhmu..bagaimana aku bisa membunuh orang yang aku cintai."kata kala mencoba menenangkan viona yang sudah seperti orang kerasukan.
"tidak mungkin katamu? bahkan perilakumu dulu sudah seperti membunuhku....jiwaku sudah mati 3 tahun yang lalu kamu sudah membunuh jiwaku dan sekarang bunuhlah ragaku....ayo kala bunuh.. ."viona menggoyangkan tangan kala yang memegang gunting.
"Vi sadar lah. Aku benar benar mencintaimu.. Aku janji masa lalu itu tidak akan terulang lagi kita lupakan semuanya , kita mulai dari awal.
"Bagaimana aku bisa semudah itu percaya.
"Sayang percaya lah.Tolong letakan gunting itu.
Tiba tiba kepala viona terasa pusing... penglihatnnya mulai melayang layang. Viona sudah tidak mendengar apa pun lagi perkataan yang keluar dari mulut kala.Dan viona pun jatuh pinsan.
"viona...sayang ...sayang...
"sari panggil dokter lucky sekarang...cepat. "kata kala dengan suara meninggi.
Dokter lucky adalah dokter terbaik yang bekerja dirumah sakit milik keluarga altezza dan juga teman baik kala.30 menit kemudian dokter lucky pun datang . Kedatangan dokter lucky membuat mami laras dan papi faisal sangat kwatir. Mereka mendengar suara keributan dari luar kamar.Sementara itu diaz dan ryan sudah tertidur sangat pulas karena kecapekan mengurus bayi kecil mereka. Mereka pun dengan cepat menuju kamar kala.
"mengapa kamu lama sekali."protes kala.
"apa yang terjadi kala ?"tanya mami laras kwatir.
Kala hanya terdiam.
"aku akan memeriksanya."kata dokter lucky.
Lucky pun mulai memeriksa viona.
"bagaimana keadaannya ?
__ADS_1
Lucky masih memeriksa viona.
"hey katakan padaku bagaimana keadaannya apa kau tidak mendengar."kata kala dengan suara meninggi.
"kala tenanglah biarkan lucky memeriksa viona."kata papi faisal menenangkan kala.
"keadaannya sangat lemah....untuk sementara waktu dia harus banyak istirahat dan jangan buat dia stres itu bisa berakibat sangat fatal."jelas dokter lucky.
"aku akan memberikan beberapa resep vitamin untuknya."ucap dokter lucky lagi.
Setelah selesai menyiapkan resep vitamin untuk viona dokter lucky pun pamit pulang.
"kala apa yang terjadi mengapa viona bisa seperti ini ?"kata mami meminta penjelasan.
"kala juga tidak tahu mi ... tiba tiba viona jatuh pinsan. "kata kala berbohong.
"Kala apa terjadi sesuatu ? Mami bisa liat dari mata kamu nak."
"Tadi tiba tiba viona mengungkit masa lalu mi, dia masih sangat terluka..viona takut kala menyakitinya lagi..bahkan viona menyuruh kala untuk membunuhnya..
"ya ampun kasihan sekali dia.. dia sangat tertekan. Kala berjanji lah bahwa kamu tidak akan menyakiti viona lagi."kata mami.
"Iya mi kala janji , kala sangat mencintai viona mi.
"Viona anak yang baik kala, kamu akan sangat beruntung memilikinya, dia sosok yang sangat berbeda dari yang lainnya. Viona tulus mencintaimu bukan harta kamu nak. Percayalah disaat kamu terpuruk pun dia akan selalu disampingmu. Feeling seorang ibu tidak akan meleset nak."jelas mami.
"Iya mi kala ngerti. Kala akan selalu menjaga dan mempertahanka rumah tangga kami mi.
"yasudah jaga lah dia mami tidak mau menantu mami kenapa kenapa. mami sama papi balik kekamar dulu. Ayo pi."
"Iya mi. Jaga lah istrimu dengan baik kala.
"Iya pi.
Mereka pun keluar meninggalkan kala dan viona berdua. Kala tidak menyangka kesalahannya dimasa lalu membuat viona sangat trauma. Andai kejadian masa laku tidak terjadi pasti mereka sudah menjadi pasangan yang paling bahagia didunia. Tetapi itulah hidup terkadang kita harus merasakan kehilangan supaya kita bisa lebih belajar tentang betapa berartinya seseorang yang mencintai kita dengan ketulusan.Kala berjanji untuk selalu berada disisi viona dan dia akan selalu setia selamanya.
__ADS_1
BERSAMBUNG ......