Terpaksa Menikahi Mantan Pacarku

Terpaksa Menikahi Mantan Pacarku
9.PERSIAPAN PERNIKAHAN #1


__ADS_3

Viona terlihat sedang memimpin meeting , dia menjelaskan tentang horse and donkey. Bagaimana kita harus secepat kuda saat dilapangan dan jangan sampai bermalas malasan kalau tidak mau kalah cepat dengan teman searea. Semua mata tertuju pada viona, mereka mendengar penjelasan viona dengan sangat serius. Viona salah satu leader yang terfavorit bagi beberapa karyawan, sebab penjualan viona yang selalu mencapai golnya. Mereka sangat ingin bisa seperti leadernya itu.


"tok....tok..tok.."ketukan pintu.


"permisi...viona kamu dipanggil buk ifa diruangannya sekarang."kata cory.


Hati viona bertanya tanya mengapa buk ifa bisa memanggil dirinya. Padahal buk ifa tau kalau viona sedang memimpin meeting, biasanya juga buk ifa tidak pernah mengganggu sampai meeting benar benar selesai.


"yaudah vi biar aku yang lanjutin."kata buk ayu.


Mendengar perkataan buk ayu, viona langsung bergegas keruangan buk ifa. Buk ifa memang jarang mengikuti meeting pagi kalo tidak ada hal yang benar benar penting. Buk ifa percaya kalau buk ayu dan leader leader kepercayaannya bisa menghandle semuanya.


Diruangan buk ifa.


"kala."kata viona terkejut melihat kala sedang duduk tepat didepan buk ifa.


Kala tersenyum lebar. Apa lagi yang akan laki laki ini lakukan sekarang. Mengapa kala sampai bela belain datang kekantor viona pagi pagi seperti ini. Kapan viona bisa lepas dari laki laki ini. upsss gimana mau lepas malah sebentar lagi viona akan melihat kala setiap hari, karena kala akan menjadi suaminya.


"hay sayang."kata kala menyapa viona dengan kesal.


"ada apa ? kenapa kamu datang kekantorku ? kamu nggak kerja ?"kata viona seperti menutupi perang diantara mereka.


Viona orang yang sangat tertutup, dia akan menceritakan amsalah pribadinya keorang yang benar benar dia percaya , dia tidak sembarangan percaya kepada orang disekelilingnya. Bahkan kala dulu mencari tau sendiri tentang viona dan keluarga viona baru kala menanyakan langsung kepada orangnya disitu viona baru cerita semuanya.


"Vi mengapa kamu tidak cerita ke kita kalau kamu akan menikah dengan tuan kala ? kamu sungguh sangat beruntung bisa menjadi pendampingnya vi.


Viona menatap kala . Apa maksud kala sekarang memberitahu pernikahan mereka, sedangkan mereka udah sepakat untuk tidak mengumbar.


"hmm pernikahan kami sangat mendadak...


"viona meminta saya cepat cepat menikahinya buk ifa."kata kala memotong perkataan viona.


"kamu tidak hamil deluan kan vi, kau baik baik saja kan."kata buk ifa penasaran.


"hah uoppss tidak buk, ini hanya masalah pribadi kami saja. Mana mungkin viona melakukan hal seperti itu."kata viona meyakinkan buk ifa.

__ADS_1


"aku bencandaa vi, jangan tegang gitu dong.


"viona pernah menggodaku buk untung saja saya masih bisa menahannya."goda kala.


"hah ? apa yang kamu katakan..


apa laki laki ini sudah keholangan akal mengapa dia mempermalukanku.baton vionakesal.


"(buk ifa tertawa) vi aku kasih kamu cuti satu minggu ini atas permintaan tuan kala yang katanya kalian sibuk mengurus pernikahan kalian yang didepan mata. Sekali lagi selamat ya atas pernikahan kamu.Aku selalu berdoa yang terbaik buat kamu.


"apa ? tapi buk....


"Tenang sayang aku sudah membeli 50 vocher atas namamu. ayolah kita tidak punya waktu."kata kala sambil menarik tangan viona yang tampak kebingungan.


Mereka langsung menuju mobil kala yang terparkir tepat didepan kantor viona.Viona merasa kesal karna kala menarik tangannya begitu saja tanpa berpamitan dengan buk ifa. Viona jadi tidak enak dengan buk ifa. Tapi mau gimana lagi kala kan memang selalu bisa melakukan apapun.


"mengapa kamu sangat tidak sopan ? kamu menarikku tanpa berpamitan dengan buk ifa..kamu samgat memalukan."kata viona.


"kamu lupa aku ini orang yang disegani , aku tidak perlu berpamitan dengan siapa pun saat aku ingin pergi. Kalau aku mau aku bisa saja menarik tanganmu dari tempat meeting tapi aku tidak ingin membuat kekasihku ini marah."jelas kala.


Kala tertawa melihat kelakuan viona. Dia sangat senang jika viona merasa tertekan baginya ekspresi viona sangat menggenaskan.


"kamu mau membawaku kemana lagi?"tanya viona.


"diamlah atau aku akan menjahit mulutmu itu."jawab kala.


------------------------------------------------------------------------


Ternyata kala membawa viona untuk memilih baju pernikahan mereka. Viona merasa aneh bahkan kala belum membicarakan kapan dan tanggal berapa mereka akan menikah. Tapi inilah kala penuh kejutan, dia bebas melakukan apa saja tanpa meminta pendapat orang lain. Terlihat 2 orang pelayan butik datang menghampiri mereka dengan 3 baju ditangannya.


"ikutlah dengan mereka."pinta kala.


"Hey kamu sudah tidak waras apa maksudmu ?bahkan kita belum membicarakan kapan kita akan menikah."tanya viona penasaran.


"kita akan menikah lusa."jawab kala santai.

__ADS_1


"apa ?? mengapa kamu baru memberitahuku. kamu benar benar tidak waras kala. Selalu saja melakukan semuanya sesukamu."ucap viona kesal.


"sudahlah turuti saja perintahku , mengapa kamu terlalu banyak bicara."jawab kala dengan suara agak meninggi.


Tanpa berkata apapun lagi viona langsung mengikuti kedua pelayan butik itu. Tak lama viona keluar dengan memakai baju kebaya putih panjang dengan belahan dada sedikit terbuka. Wajah viona tampak semakin berseri seri.


"cantik..."berikan sepatunya."pinta kala.


Salah satu pelayan pun langsung mengambil sepatu yang akan dipakai viona. Viona tampak pucat melihat sepatu yang tingginya 12 centi itu. Dia tidak pernah memakai sepatu setinggi itu dan kala mengetahuinya. Tapi mengapa kala menyuruhnya memakai sepatu setinggi itu apa kala ingin menyiksanya secara perlahan.


"apa kau ingin membunuhku? aku bahkan tidak pernah memakai sepatu diatas 5 centi."protes viona.


"sudah aku bilang lakukan saja perintahku tanpa banyak bicara. Jika kau terjatuh aku akan menangkapmu nanti."kata kala.


"laki laki ini benar benar licik.Dia terlalu suka mengambil kesempatan dalam kesempitan.batin viona.


Dengan wajah cemberut viona pun menuruti perintah kala. Rasanya viona ingin mencabik cabik kala pada saat itu. Tapi dia tidak bisa berbuat apa apa kembali lagi dia mengingat keluarganya, semua dia lakukan demi kebahagiaan keluarganya.


"oke bagus, gantilah bajumu."kata kala tersenyum.


"tuan ini baju untuk anda."kata seorang pelayan yang membawa baju kala yang senada dengan viona.


"aku rasa ini sudah pas untukku bungkus saja semuanya."perintah kala.


"baik tuan."


"San berikan dompetku."kata kala yang memang selalu menitipkan barangnya kepada san.


San menyerahkan dompet tuan mudanya itu. Kala pun langsung membayar semuanya. Sementara itu viona selesai mengganti bajunya.


"ayo."ajak kala.


Terlihat kala dan viona dikawal oleh 2 pengawal kala dan juga san. Mereka mengikuti langkah kaki kala yang entah kemana arah tujuannya.


BERSAMBUNG .....

__ADS_1


__ADS_2