Terpaksa Menikahi Mantan Pacarku

Terpaksa Menikahi Mantan Pacarku
7.PERJANJIAN PRA NIKAH #1


__ADS_3

Sesuai janji kala, kala memindahkan papa viona kerumah sakit miliknya. Papa viona jiga ditangani oleh dokter terbaik.Keadaan papa viona juga semakin hari semakin membaik, apalagi setelah mendengar bahwa masalah yang menimpanya selesai dan bisa kembali bekerja diperusahaan wiguna. Semua berkat viona, pak irawan merasa sangat malu selama ini dia sudah mengacuhkan anaknya itu padahal viona adalah anak kandungnya.


Sementara Viona merasa lega melihat kondisi papanya yang sudah membaik, dia juga sudah kembali bekerja seperti biasanya. Tapi ntah kenapa moodnya seakan hilang , viona masih kepikiran dengan tawaran yang diberikan kala. Viona tidak bisa membayangkan bagaimana dia bisa menghabiskan hidupnya dengan orang yang sudah mengotori cintanya dimasa lalu. Melihat kala saja rasanya viona sangat ingin mencekiknya, bagaimana bisa dia hidup satu atap dengan kala.


"tut...tutt....tutt."bunyi pesan dihp viona.


"sayang temui aku dikafe xx dimall xxx saat jam makan siang aku tau kamu sedang berada disana. Ada yang ingin aku sampaikan. aku mencintaimu😘."kata kala dichat itu.


"bagaimana dia bisa tau aku sedang berada dimall ini.Perkataannya sangat menjijikkan."kutuk viona.


"hah kamu bilang apa vi?"tanya kayla yang seperti mendengar viona berbicara.


"nggak kok yaudah yuk, kita lanjut lagi."kata viona.


------------------------------------------------------------------------


Jam makan siang pun tiba setelah berpamitan untuk tidak makan bareng teman temannya, viona pun langsung bergegas kekafe yang kala perintahkan.


Dari luar kafe terlihat kala sudah duduk disalah satu meja lengkap dengan makanan dan minuman kesukaan mereka. Kala masih mengingat kesukaan viona. Tapi itu tidak membuat hati viona luluh.


"hay sayang. Mengapa kamu sangat lama aku sudah sangat merindukanmu."kata kala menyambut kedatangan viona.


"jangan panggil aku dengan kata kata seperti itu ?"protes viona.


"kenapa ? aku kan sangat menyayangi mu dan sebentar lagi kamu akan menjadi istriku. Bukankah itu panggilan kita dari dulu."kata kala genit.


"itu dulu , jauh berbeda dengan sekarang. Bahkan melihatmu saja aku sudah muak.


"Sayang mengapa kamu berkata seperti itu, kamu sangat berani dengan ku ya.


"mengapa aku harus takut dengan orang sepertimu.

__ADS_1


"Sayang jangan membuat aku marah. Itu akan melukaimu dan aku tidak itu terjadi.


"terserah kamu, kamu bahkan sudah membuat hatiku berkali kali terluka. katakan apa lagi mau kamu ? kamu ingin aku menjadi budakmu ? "ketus viona.


"aku punya perjanjian pra nikah untuk kita berdua."kata kala.


"hh setelah kamu meminta aku menikah denganmu sekarang kamu membuat perjanjian pra nikah. Setelah itu apa lagi nanti..kamu benar benar ingin membuat aku mati secara perlahan."protes viona.


kala tersenyum lebar.


"katakan apa lagi yang harus aku lakukan tuan kalandra altezza."tanya viona sinis.


"pertama kamu harus menuruti semua perintahku, tanpa membantah sedikit pun. Kamu tau kan alu tidak suka dibantah.


kedua kamu harus menyiapi segala keperluan aku dan melayani layaknya istri yang baik.


Ketiga kamu tidak boleh keluar rumah tanpa izin dariku dan apa pun yang kamu lakukan harus dengan sepengetahuan ku. Jika kamu melanggar maka aku akan membuat papa mu diusir dari perusahaan itu dan keluargamu akan lebih hancur dengan sekejab, kamu tau kan seberapa berkuasanya aku."ancam kala sambil tersenyum.


"aku hanya mencintaimu saja viona sayang, aku tidak ingin kehilangan diri lagi."kata kala menggoda viona.


"Cinta ? Kamu masih berbicara tentang cinta? jika kamu cinta kamu tidak akan melakukan hal sekejam dan sekotor itu. Apa rencanamu sebenarnya."kata viona dengan suara yang agak meninggi.


"Kamu memang sangat pintar sayang, aku semakin mencintaimu. Rencanaku untuk bisa selalu bersama viona yang aku cintai.


lagi lagi kala tersenyum.


"hh sangat menjijikkan, baiklah terserah kamu dengan perjanjian bodoh itu, aku tidak peduli. Tapi aku punya satu permintaan."kata viona.


"katakanlah.bahkan seribu permintaan pun akan aku lakukan untukmu."kata kala menggoda


"setelah menikah aku ingin tetap bekerja."kata viona.

__ADS_1


"walaupun suamimu kaya raya kamu tetap ingin bekerja ditempat serendah itu."ejek kala.


"Jangan menghina pekerjaannku, kamu jauh lebih rendahnya dari pekerjaanku tuan kala, sadarlah."ketus viona.


"kamu sangat menggemaskan sayang. Katakan mengapa kamu ingin bekerja kamu bisa saja menghambur hamburkan uang suamimu nantinya, aku juga akan memberimu kartu kredit tanpa batas, sehingga kamu bisa membeli apa pun yang kamu mau. Berhentilah bekerja tunggu saja kepulangan suamimu dirumah.


"aku hanya nyaman saja, aku bosan bila seharian harus dirumah apa lagi menunggu orang yang tidak penting sepertimu itu sama saja seperti hidup dineraka."jawab viona.


"baiklah sayang aku akan mengizinkanmu bekerja, terserah padamu saja."kata kala.


"aku tidak ingin pernikahan kita diadakan secara besar besaran. aku hanya ingin pernikahan yang sederhana dan dihadiri saudara atau kerabat saja. Tidak ada media atau lain lainnya."tegas viona.


"Mengapa bukannya itu akan sangat menggemparkan kamu bisa menikah dengan laki laki tampan seperti diriku ini.


"hh Maka dari itu, aku tidak sudi jika seluruh dunia tau aku menikahi laki laki buaya sepertimu."maki viona sadis.


kala tertawa terbahak bahak.


"mengapa kamu ketawa ? apa kamu pikir ini lelucon tuan kala ?"tatap viona tajam.


"Kamu sangat menggemaskan sayang. Bukannya ini pernikahan yang kamu inginkan dulu hidup bersama kala yang kamu cintai.


"Bahkan sekarang aku tidak sudi sebenarnya menikah dengan kala itu. Sadarlah bahkan kamu tidak merasa bersalah sama sekali. Apa hidupmu sebercanda itu. Kamu ini manusia apa bukan sih.


Kala hanya tertawa lepas.Viona sangat kesal dengan tingkah laku kala, viona heran ntah terbuat dari apa seorang kala sebenarnya. Bagaimana dia bisa sangat tidak berperasaan. Oh tuhan Mengapa viona bisa ditakdirkan untuk kenal dengan orang seperti dirinya. Andai waktu bisa diulang, viona tidak ingin berjumpa dengan orang seperti kala.Tapi takdir berkata lain, kita hanya bisa merencanakannya. Lagian ini semua jiga bukan salah takdir. Takdir hanya menjalan kan tugas dengan semestinya. Ini lah hidup terkadang kita harus bertemu dengan orang yang salah dulu supaya kita tau arti nya terluka. Tapi sepertinya sangat berbeda dengan viona dia bertemu dengan orang yang salah dan sekarang akan menikahi orang yang salah itu pula. Sudah jatih tertimpa tangga pula. Sakit tapi tak berdarah.Malang sekali nasibnya.


BERSAMBUNG...


**Semangat buat para pembaca ... jangan lupa komen dan beri like ya.... aku sangat mengharapkan partisipasi kalian...


dan buat yang udh baca terima kasih banyakkkkk zheyengggggggggg😍😍😍😍**

__ADS_1


__ADS_2