
Viona sudah berada dimall xxxx bersama kayla, nada dan ridho. Setelah memutari mall itu 3 kali vocher mereka masing masing sisa 3 , kecuali viona yang hanya sisa 1. Bagaimana tidak viona seperti sangat senang dengan pekerjaannya jadi semua tampak lebih muda untuk dilakukan. Sepanjang jalan viona melihat kiri kanan untuk mencari mangsanya. Saat dia melewati salah satu kafe dia melihat ada sekretaris san diluar kafe itu. Viona melihat kearah dalam , dilihatnya kala sedang duduk tertawa bersama wanita dengan pakaian yang cukup sexy. Wanita itu memegang tangan kala dan mendekatkan sedikit tubuhnya dengan genit. Dan kala tidak membantahnya, malah kalah menebarkan senyuman yang membuat perempuan itu semakin merajarela untuk menggoda kala.Viona mulai terbakar api cemburu. Kala benar benar tidak bisa berubah pikirnya.
"benar benar tidak bisa dipercaya. sekali buaya tetap buaya.batin viona.
Viona melihat sekeliling kafe itu, dilihatnya ada seorang laki laki yang sedang duduk sendirian dengan tampilan yang sepertinya tajir dan duduknya tidak jauh dari meja kala. Viona menghampiri laki laki itu. Seperti biasa viona langsung duduk. Laki laki itu spontan terkejut melihat kedatangan viona secara tiba tiba.
"permisi mas aku sama temen temen lagi ada kegiatan disekitar mall ini mau bagi info satu menit boleh ya."kata viona dengan senyuman semenarik mungkin.
"oh iya boleh, apa tuh?"kata laki laki itu.
Kala yang tidak sengaja melirik sekelilingnya terkejut melihat istrinya sedang mengobrol dengan laki laki lain. Jantung kala terasa berdebar melihatnya. Spontan saja kala tidak memperdulikan ocehan wanita didepannya. Tentu saja kala tau istrinya sedang menawari vocher kepada laki laki itu. Akan tetapi hati akal sangat sakit melihatnya.
Sementara itu viona mempersentasikan vochernya dengan gaya yang centil. Membuat laki laki itu seperti tertarik dengannya. Bahkan laki laki itu tidak mendengarkan perkataan viona melainkan hanya menatap wajah viona saja tanpa berkedip. Kala yang menyadari pandangan laki laki igu menatap isstrinya merasa semakin kesal.
"kamu tinggal dimana ?"tanya laki laki itu.
"disetia budi pak tapi budinya nggk setia pak."kata viona melirik kearah kala sambil tersenyum.
"pak ? apa saya setua itu ?
"eh tidakkk ..
"panggil saja saya mas."sambung laki laki itu.
Laki laki itu memegang tangan viona. Viona masih tersenyum. Walaupun sebenarnya viona risih tapi viona menahannya. Karena ini memang rencana viona untuk membalas kecemburuannya. Viona tau kala sudah melihat kearahnya. Viona semakin tersenyum genit kepada customernya itu.
Kala yang melihat tangan istrinya dipegang oleh laki laki lain spontan tidak tahan dan langsung berdiri menghampiri istrinya. Wanita yang berada didepan kala yang tidak lain adalah klien kala itu kaget melihat perilaku kala. Dan bertanya tanya memgapa wajah kala berubah menjadi sangat marah.
"Jangan menyentuhnya atau aku akan mematahkan tanganmu."kata kala.
"siapa kamu ? "jawab laki laki itu.
"aku suaminya."kata kala dengan suara meninggi.
Kala langsung menarik tangan viona. Kayla, nada dan ridho tampak bingung menatap kepergian viona.
"Bagaimana ini kak viona akan berperang besar dengan suaminya ."kata ridho.
"Sudahlah do kita nggk usah ikut campur itu masalah pribadi viona dan suaminya. Dan ingat jangan ada yang menceritakan kejadian ini kepada siapa pun."jelas kayla sahabat dekat viona.
__ADS_1
"iya kak aman."sambung nada.
Sampai diparkiran viona menepis tangan kala karena genggaman kala terlalu kuat. Sehingga membuat pergelangan tangannya terasa sangat sakit.
"lepaskan kala... aku belum selesai bekerja.
"aku akan membeli semua vochermu. Berhentilah bekerja aku tidak ingin melihat istriku seperti wanita murahan seperti itu.
"plakkkk."tamparan mendarat diwajah kala.
"berkacalah sebelum bilang diriku murahan.. Ceraikan saja aku biar kamu bisa bermesraan dengan wanita lain."kata viona menangis.
Kala mengerti sekarang tenyata istrinya sedang terbakar api cemburu karena melihat aura kliennya yang sexy itu bersikap seperti ingin menggodanya. Perkataan istrinya membuat kala luluh dan reda akan amarahnya.
"hey bodoh sudah kubilang jangan pernah membicarakan perceraian karna aku tidak akan mengabulkannya."kata kala mengetuk pelan jidat viona.
Viona membuang muka dan menghapus air matanya yang sudah tidak bisa terkontrol. Perasaan viona benar benar tidak bisa terkendalikan sekarang.
"Dia itu klienku kami sedang membicarakan masalah pekerjaan, tapi dia malah mengalihkannya kemasalah pribadi ,dia suka padaku dari dulu tapi aku sama sekali tidak tertarik padanya. aku lebih mencintai istriku ini, walaupun dia sedikit bodoh"jelas kala.
"kamu bohong bahkan kamu sangat bahagia saat dia menyentuh mu. Bukannya menepisnya tapi kamu malah membiarkannya menyentuhmuu bahkan kamu tersenyum kepadanya.
"andai saja kamu tau ucapanku sangat menusuk hatinya.batin kala.
"maafkan aku ... lain kali aku akan membantahnya.
"Dasar laki laki buaya."kata viona sambil memukul pelan dada kala.
Kala memegang tangan viona yang memukul dadanya.
"Viona cuma kamu satu satu wanita dihati aku dan akan selalu begitu. Tidak ada ya g menggoda ku kecuali kamu.
"Kamu bohong aku tidak akan percaya lagi dengan perkataanmu . Kamu sudah melukai hatiku lagi hari ini.
" Aku mengerti sekali lagi maafkan aku.
"Tapi kamu juga sudah melukai hati ku. kamu bahkan membuat darahku terbakar menerima genggaman tangan laki laki itu.
"Itu semua salah mu , kamu yang memulainya deluan. Bahkan wanita itu tidak leboh baik dariku."jelas viona penuh percaya diri.
__ADS_1
"Iya sayang kamu lebih segala galanya."kata kala sambil tersenyum.
"Mengapa kamu tersenyum, apa kamu sedang mengejek ku sekarang."kata viona.
"Tidak. Sudah lah kamu sangat imut saat sedang marah.Aku jadi ingin memakanmu."kata kala mengecup lembut telinga viona.
"Kala lihatlah ini tempat umum bukan dirumah.
"Kalau begitu ayo kita pulang aku sudah tidak sabar. Kanu harus memberikan hak ku.
"Kala aku masih harus bekerja. Dan aku harus membantu team ku berjualan juga.
"Vi bisa kah kamu berhenti bekerja. Aku akan memberimu uang melebihi gajimu.
"Kala aku tidak mungkin berhenti bekerja. Bukan masalah uangnya tapi masalah aku sudah sangat mencintai pekerjaanku. Ku mohon mengertilah.
"Tapi vi aku tidak tahan melihat kamu disentuh oleh laki laki lain. Tolonglah mengerti. Aku tau kamunmencintai oekerjaanmu tapi apakah pekerjaan mu lebih penting dari pada perasaanku.
"huuuusss kala kamu jangan berbicara seperti itu. Baiklah aku akan memikirkannya. Tapi aku harus kembali bekerja sekarang.
"Ayo pulanglah aku yang akan membeli semua vocher kalian.
"Kala kamu serius ?
"Kapan aku pernah berbohong kepadamu.
''Selalu.
"Berapa semua vocher yg tersisa ?
"10.
Kala pun menyerahkan uang seratusan kepada viona.
" Tapi ini lebih ?
"Berikan saja kepada mereka untuk makan malam. Aku menunggumu disini.
"Baik.Terima kasih suami ku."kata viona mencium pipi kala.
__ADS_1
Kala tersipu dengan ciuman yang viona berikan.Sementara viona berlari kecil mencari teman temannya dan menyerahkan uang itu.
BERSAMBUNG....