
Viona sudah merebahkan diri disofa dengan selimut dan bantal yang dia dapatkan dilemari, sambil memainkan ponselnya. Sedangkan kala masih berada diruang kerjanya, karena ada beberapa pekerjaan yang harus dia selesaikan. Tak lama kemudian , terdengar suara injakan kaki memasuki kamar mereka. Spontan viona langsung menaruk ponsel diatas meja dan menutup tubuhnya dengan selimut. Jantungnya berdebar sangat cepat.
"Sayang apa kamu sudah tidur."kata kala.
Viona yang mendengar suara kala tidak menjawabnya. Jantungnya pun semakin cepat berdebar, ntah apa yang akan kala lakukan kepadanya malam ini. Apa kala akan melakukan ucapannya dipelaminan tadi. Viona benar benar belum siap, dia juga berdoa dalam hati. Kala melihat tubuh viona masih bergerak pelan dari dalam selimut. Kala yang menyadari bahwa viona pura pura tidur pun dengan cepat mengangkat tubuh viona.
"hey apa yang kamu lakukan. turunkan aku."kata viona menggoyangkan kedua kakinya.
"diamlah atau aku akan menjatuhkanmu."
Kala menaruk tubuh viona pelan diatas ranjang. Bunga mawar yang menghiasi ranjang mereka pun jadi bertebaran terkena hempasan angin. Kala mendekati tubuh viona yang terbaring secara perlahan.
"apa yang mau kamu lakukan."tanya viona sambil memeluk dirinya.
Kala terus mendekat sampai berada tepat diatas tubuh viona. Mwreka juga saling tatapan. Sungguh kali ini viona sudah keringat dingin dibuat suaminya itu. Tubuh terpaku tidak bisa bergerak, dan hatinya memehon agar kala tidak melakukannya sekarang. Apa kala akan senekat itu.
"kala kamu jangan menakut nakuti ku.
"apa yang akan aku lakukan. aku hanya meminta hak ku mengapa kamu harus takut kita sudah sah menjadi suami istri. ayolah berikan orang tuaku cucu."kata kala menggoda.
"kala kau benar ben.....
kala mencium cepat bibir viona. Viona menatap kala tajam. Tubuh viona sekarang dingin seperti es. Sepertinya kala tidak main main dengan ucapannya. Kala ingin meminta haknya sekarang.
"jangan menatapku seperti itu, bukankah aku ciuman pertamamu , kamu juga sudah terbiasa kan dengan itu dan sekarang aku akan menjadi ciuman terakhirmu."kata kala mencium cepat bibir viona lagi.
Pipi viona merah merona. Benar yamg dikatakan kala bahwa kala ciuman pertamanya. Bagaimana tidak , sebab kala adalah cinta pertama viona sebelumnya viona belum pernah pacaran. Karena dia tidak pernah memikirkan kesitu, baginya karir adalah nomor satu. Dan setelah dia kenal dengan kala takdir mengubah semuanya. Cinta timbul begitu saja , sampai akhirnya luka itu datang dengan sendirinya. cielehhh.
__ADS_1
"kala hentikan atau aku akan menendangmu." ancam viona.
"Apa kamu sangat bodoh, aku ini suamimu ayolah aku sudah tidak tahan kamu cukup menahannya saja."kata kala lembut.
"kala...
Muachhh.."lagi lagi kala mencium bibir viona cepat.
"kal...
Muachhh...
Kala mulai membuka satu kancing baju viona. Viona benar benar sangat ketakutan kali ini. Wajahnya sangat pucat, tangannya menahan tangan kala untyk membuka bajunya, tapi kala menepisnya. Tiba tiba.... brukkkkkkkk.
"aaaaauhhhhhhh."jerit kala.
"apa kamu sudah gila ? mengapa kamu menendangku."protes kala.
"Siapa suruh kamu ingin menyentuhku.Aku kan sudah memperingatkanmu. Tapi kamu tidak memperdulikannya. Dasar otak mesum."kata viona.
"hey aku ini suamimu. Aku berhak menyentuhmu.
"Tapi aku tidak ingin kau menyentuhku dan aku sudah bilang berkali kali. Salah kamu sendiri."kata viona lagi.
"aaaauuuuuwwww aaaauuuwww kamu benar benar aaaauuuwww."keluh kala masih berguling.
Viona merasa tidak tega melihat kala merintih kesakitan seperti itu. Walaupun viona membencinya tapi viona masih punya hati nurani. Tidak seperti kala, yang mau seenaknya saja.
__ADS_1
"kala maaf apakah sangat sakit ?
"setelah menyakitiku sekarang kamu malah ingin mengobatinya.
Viona terdiam. Kala mencoba menakut nakuti viona lagi. Kala mulai mendekat dan semakin dekat dengan tubuh viona. Viona yang tadinya terduduk diujung tempat tidur kini sudah sedikit terbaring karena menghindari kala yang semakin mendekat. Kala memegang kuat kedua tangan viona.
"Apa kamu tidak jerah juga, kamu mau aku menendangmu lagi ?"ancam viona.
Kala langsung mengurungi niatnya. Dan menjauh dari viona.
"Kala aku memang istrimu tapi maaf aku belum siap untuk kamu sentuh. Aku terpaksa menikah denganmu demi menyelamatkan keluargaku. Tapi aku tidak mungkin terpaksa menyerahkan tubuhku walaupun aku istri sahmu. Jujur aku masih terbayang jelas dengan apa yang telah kamu perbuat dimasa lalu. Bahkan ditelinga ku masih terdengar kata katamu yang lebih memilih wanita itu. Tolong mengertilah keadaanku."viona mulai meneteskan air mata.
"Vi apa kah sudah tidak ada cinta tersisa sedikit pun untukmu ?"tanya kala.
"Kala dulu aku sangat mencintaimu, bahkan aku mau melakukan apa saja agar terus bersamamu. Tapi apa yang kamu lakukan kepadaku. Sekarang kamu menanyakan cinta itu ? maaf kala aku tidak ingin jatuh dilubang yang sama. Aku sudah cukup merasa tertipu karena sebuah perasaan dan aku sudah berjanji kepada hatiku bahwa dia tidak akan merasakan sakit lagi."jelas viona
"aku mengerti vi. Maaf dulu aku sudah bertindak sangat bodoh.Tapi jujur aku memang mendekati banyak wanita tapi dihatiku cuma ada satu yaitu kamu vi dan itu bahkan sampai aku mati. Apa yang terjadi dimasa lalu cuma salah paham , aku melakukan itu demi kebaikan kita bersama... percayalah"kata kala mencoba menjelaskan.
"aku tidak ingin membahasnya sekarang. Dan tentang perasaan mu kepadaku itu bagaimana..aku tidak peduli. Hatimu milikmu kala mau kamu menyimpan perasaanmu untuk siapa pun itu kamu yang menentukannya. Untuk sekarang aku tidak bisa percaya kepada siapa pun."jelas viona.
"Terserah padamu vi aku akan menu ggu sampai kamu bisa memaafkan ku kembali...
Viona hanya menatap kala saja, tanap berkata apa apa lagi.Viona apun beranjak dari ranjang meninggal kala yang menatap kepergiannya. Viona mematikan seluruh lampu kamar lalu menghodupkan lampu tidur , setelah itu merebahkan dirinya disofa , viona menyelimuti tubuhnya , air matanya pun mengalir lumayan deras tanpa suara, lalu dia memejamkan kedua matanya dan terlelap tidur. Sementara kala yang tidur diranjang masih nampak memikirkan viona. Kala berpikir untuk mendapatkan cinta viona lagi mau gimana pun caranya.
"aku akan membuatmu mencintaiku lagi vi. aku bersumpah.batin kala.
Kala melihat punggung viona yang tebaring tidur dari kejauhan. Kala yakin jodoh tidak akan jauh dari tulang rusuknya. Suatu saat hati viona pasti meleleh kembali.
__ADS_1
BERSAMBUNG .....