Terpaksa Menikahi Mantan Pacarku

Terpaksa Menikahi Mantan Pacarku
12. PERNIKAHAN


__ADS_3

Pagi pagi sekali kala sudah menyuruh beberapa pelayan dan MUA kepercayaannya menuju rumah viona. Langit juga masih nampak sangat gelap.Bahkan azan subuh juga belum terdengar. Sesampai dirumah viona mereka langsung kekamar viona. Dilihat viona yang masih tebaring diranjangnya. Mereka membangunkan viona. Pertama tama mereka menyuruh viona berendam diair bunga yang sudah dicampurkan cairan aroma rose yang sangat wangi. Lalu mereka membantu viona memakai baju pengantin yang telah dipilihkan kala kemarin. Selanjutnya mereka merias viona secantik mungkin, susuai permintaan kala. Yang terakhir mereka menyuruh viona memegang bunga yang sudah dirancang. Setelah selesai mereka pun menyuruh viona untuk segera turun supaya bisa langsung berangkat kegedung acara.


"wah kamu sangat cantik kak vi."puji adam.


"seragam hijau."kata viona kaget.


"iya kala yang memberikannya kemarin. Dia menyuruh kami memakai seragam ini dihari pernikahan kalian."jelas pak irawan.


"kata kak kala ini permintaan kak vi."sambung adam lagi.


"kapan aku memintanya.batin viona.


"sudahlah ayo kita berangkat. nanti kita bisa terlambat."ketus buk sintia.


Mereka pun langsung bergegas menuju gedung acara. buk sintia , pak irawan, sisi dan adam menaiki mobil mereka. Sedangkan viona menaiki mobil yang sudah disiapkan kala khusus untuknya bersama beberapa pelayan. Viona agak kesulitan berjalan karena sepatu 12 centi yang dipilihkan kala untuknya. Tampak 2 orang pelayan membopong dikiri dan kanannya karena mereka tau gerak gerik viona yang kesulitan.


------------------------------------------------------------------------Sesampainya digedung acara viona berjalan seanggun mungkin, viona sangat terkejut melihat dekorasi yang serba hijau bercampur putih itu. Pelaminan mereka juga senada dengan warna dekorasi. Bahkan gedung itu juga dikelilingi foto mereka berdua . Viona tidak menyangka ternyata kala masih menyimpan foto foto mereka dulu sewaktu pacaran.Ini seperti pernikahan yang viona impikan. Kala mewujudkan keinginan viona, tapi viona tetap bersikap biasa saja dia tidak ingin masuk kelobang yang sama lagi. Dari kejauhan tampak kala sedang berdiri disebuah meja yang telah dipersiapkan untuk pelaksanaan ijab kabul mereka , diatasnya juga sudah ada mahar yang kala berikan berupa uang senilai 50M dan 1 set perhiasan dengan harga fantasti. Tentu saja uang 50 M itu untuk membayar utang utang keluarga viona. Ijab kabul pun dimulai dengan suasana yang khimat. Kala terdengar sangat mantap mengucapkan ijab kabul dengan satu hembusan nafas.Sepertinya kala sudah berlatih semalaman untuk itu. Setelah semua saksi berkata sah. Viona memcium tangan kala dan kala mencium kening viona, mereka juga saling memakai cincin. Tak lupa pula mereka menyalami kedua tangan buk sintia dan pak irawan selaku orang tua viona. Adam juga berkaca kaca melihat kakaknya sudah menjadi istri orang lain. Karena tidak tahan adam memeluk erat tubuh viona. Buk sintia dan sisi kaget melihat kelakuan adam.


"hey bocah mengapa kamu memeluk istriku.


"Dia kakak ku."jawab adam


"Dia istriku. Apa kamu ingin membuatku cemburu. Aku benar benar sangat marah sekarang."kata kala tersenyum tipis.


"Tidak usah dengerin perkataan dia. Dia memang tidak waras."ucap viona.


"Bahkan setelah jadi suamimu pun kamu tetap bilang aku tidak waras sayang."goda kala.


"hey kakak ipar jangan pernah kamu sakiti kakak ku lagi atau aku akan membuatmu menyesal seumur hidup."ancam adam.


"hey adik ipar apa rupanya yang bisa bocah sepertimu lakukan. Tapi kamu tenang saja aku tidak mungkin menyakiti istriku tersayang ini."kata kala mencium kening viona.


"jangan swmentang aku istrimu kamu bisa seenaknya."bisik viona

__ADS_1


"sudahlah sayang ini hari bahagia kita nikmati saja."bisik kala balas.


Wajah bahagia terpampang dari wajah kala. Berbeda dengan viona yang nampak seperti senyum terpaksa. Mereka pun berjalan menuju pelaminan. Dan tamu satu persatu berdatangan sambil mengucapkan selamat.Tampak disamping sebelah kiri viona pak irawan dan buk sintia berdiri menandakan sebagai wali dari viona. Sedangkan disebelah kanan kala hanya tampak sekretaris san seorang diri menjadi wali kala.


"ternyata kamu benar benar tidak memberitahu keluargamu tentang pernikahan ini."kata viona sedikit kecewa.


"apa kamu berharap mereka akan tau dan datang kemari ?"jawab kala tersenyum.


"hmm tidak lupakanlah...lagian ini juga bukan pernikahan yang aku harapkan."kata viona.


"kala tersenyum mendengar perkataan viona.


"viona kamu sangat cantik hari ini.. aku sangat bahagia."goda kala.


"hh terserah apa katamu tuan kala."jawab viona sinis.


"akhirnya kita sudah resmi menjadi suami istri."kata kala.


"viona menatap kala tajam.


"apa kamu menikahiku hanya untuk merebut kesucianku saja. Dasar mesum."bisik viona.


"apa yamg kamu katakan kamu itu istriku aku bebas melakukan apa pun terhadapmu. Dan kamu sebagai istri harus memenuhi kewajibanmu melayani suamimu ini."goda kala.


Viona yang mendengar bisikan kala merasa terkejut . Viona tidak menyangka kala sudah memikirkan hal sejauh itu. Viona mengepal kedua tangannya. Viona berdoa semoga acara penikahan ini berakhir lama. Jangankan untuk melayani kala menikah dengannya saja itu selerti mimpi buruk bagi viona.


"Dengarlah tuan kalandra altezza aku bahkan tidak sudi disentuh dengan tangan kotormu itu jadi kamu jangan bermimpi untuk bisa menyentuh diriku."bisik viona balik.


"kita liat saja nanti. bersiap siaplah...kamu akan sangat bekerja keras malam ini."bisik kala lagi seperti menakut nakuti viona..


"apa ?


Viona akan menjaga dirinya malam ini.Viona tidak akan membiarkan kala menyentuhnya bahkan seujung kuku pun. Bagi viona malam pertama hanya akan dilakukan oleh pasangan yang saling mencintai. Berbeda dengan dirinya yang saat ini masih sangat membenci kala.

__ADS_1


"viona selamat ya."kata buk ifa memeluk viona.


"hmm kamu nikah kok mendadak sih jadi nangis kan aku."sibucin kayla.


"Kak vi doa babang ridho selalu untuk kaka. Semangat ya kak malam pertamanya."ucap ridho asal.


Kala tertawa mendengar perkataan ridho yang polos. Baru saja mereka membicarakan itu, ridho sudah nyeplos aja.


"Apaan si do.


Viona sangat sangat terkejut kedatangan manager dan teman kantornya itu. Kala ternyata mengundang mereka. Mereka duduk didalah satu meja yang khusus disediakan untuk tamu. Viona meminta izin kepada kala untuk menghampiri mereka sebentar dan kala mengizinkannya. Kala jadi sendirian menyambut para tamu.


"Vi ngapain kamu kesini, nggak enakkan sama tuan kala. "kata buk ifa.


"nggak pa pa kok buk kala mengizinkannya.


"kak vi seperti nya aku pernah liat suami kaka deh. Tapi dimana ya ? "kata ridho sambil mikir.


"Dikafe xxx waktu kamu nyuruh aku pitchingi dia.


"oh iya... kok bisa kaka menikah dengannya kalian kan baru kenal."pikir ridho bertanya tanya.


Ridho tidak tau kalau kala adalah masa lalu viona. Karena ridho masih lumayan baru. Sedangkan buk ifa yang sudah tau dari dulu hanya terdiam saja.


"Vi hati hati kamu nanti tuan kala homo lagi kek andi."bisik kayla.


Jantung viona berdebar kencang.


"eh kamu jangan ngaco ya . Jangan nakut nakuti deh.


Kayla pun tertawa. Sedangkan viona melihat kearah kala. Bagaimana kalau kala benar benar homo pikirnya. Ah tapi ada bagusnya juga sih kala jadi tidak menyentuhnya. Tapi nggak mu gkin kala homo soalnya dari tadi kala sudah berpikir mesum saja.


BERSAMBUNG .....

__ADS_1


**SEMANGAT BACANYAA...


BERSAMBUNG ...


__ADS_2