TERPAKSA MENIKAHI PEMBUNUH AYAH

TERPAKSA MENIKAHI PEMBUNUH AYAH
part 11.


__ADS_3

"Zack...?" Ucap Nafila keheranan saat melihat Zack berjalan ke arah kamar mandi


"Pasti penyakitnya kambuh,bahkan dia tidak mempedulikan darah yang mengalir akibat ia mencabut paksa infusnya" Gumam nafilla


Dengan perlahan Nafila pun mendekati Zack,ia menuntun zack dengan hati hati menuju kursi dan ia membaringkan zack


Nafila pun menaruh kepala Zack didalam pangkuannya, lalu ia mengelus rambut Zack agar dia bisa merasa nyaman


"Tidurlah Zack,aku berjanji akan membuat mu sembuh" Ucap Nafila sambil terus mengelus kepala Zack


Sambil mengelus,Nafila pun menggenggam tangan Zack yang keluar keringat dingin,ia lalu mengecup kening Zack sesaat tak berapa lama mereka pun tertidur


---


Pagi harinya Alex memasuki ruangan Zack dengan membawa sarapan,betapa terkejutnya dia melihat posisi mereka yang sangat lucu


"Jika saya jadi tuan,saya merasa orang paling bahagia didunia mendapatkan istri yang cantik dan juga perhatian" Ucap Alex


Alex pun menaruh makananya diatas meja,lalu ia memfoto pasangan itu dan setelah itu dia pergi menuju kantor


Tak lama kemudian Zack pun terbangun,ia terkejut melihat dirinya tidur disofa,dan lebih mengejutkan lagi nafila sedang memangku nya


"Kau baik,tapi apa kau akan berubah setelah tau kekurangan ku?" Gumam zack


Dengan perlahan Zack bangun dan memindahkan Nafila ke atas kasur,lalu ia pun memakan sarapannya


Setelah selesai makan Zack menelepon Alex untuk mengantarkan baju kerjanya


"Sepertinya tidur anda nyenyak tuan" Ledek Alex


"Apa kau bosan hidup?!" Teriak Zack


"Tidak tuan,ini baju yang tuan minta saya pamit" Ucap alex


"Tinggalkan mobil mu disini!" Ketus Zack


"Lalu bagaimana saya ke kantor?" Tanya Alex


"Kau bisa bergelayut dibatang pohon!" Ketus Zack


Dengan kesal Alex pun meninggalkan bosnya yang semena mena itu, sedangkan Zack ia bergegas mandi


Nafila pun terbangun dari tidurnya, lalu berjalan ke sofa


"Aku ingat sekali aku tidur disofa" Gumam nafila


Nafila pun memakan sarapan yang sudah disediakan dan tak lama kemudian Zack keluar dengan setelan kerja nya yang terlihat tampan


"Kau ingin kerja?" Tanya Nafila


"Iya,lalu kenapa?"


Nafilla tidak menghiraukan ucapan Zack,ia mengambil kotak P3K lalu menarik Zack ke sofa, Nafila melihat luka sobek bekas infusan Zack masih terlihat jelas


Dengan telaten Nafila membersihkan luka itu lalu menutupnya dengan plaster


"Ini hanya luka kecil" Ucap Zack,lalu nafilla pun menekan kencang lukanya


"Awww!" Teriak Zack


Nafilla memegang kening Zack lalu ia merapihkan barang barangnya


"Ayo,antar aku ke hotel!" Ucap Nafila


"Aku harus ke kantor" Tolak Zack


"Apa kau tidak berterimakasih kepadaku?" Tanya Nafila

__ADS_1


"Bahkan aku tidak suruh merawat mu!" Ketus Zack


"Tidak tahu terimakasi!" Ketus Nafila


Benar benar kembaran olav


Zack pun meninggalkan Nafila sendirian,sedangkan Nafila berangkat menggunakan taksi menuju hotelnya


Benar benar olav tidak tahu terimakasih, awass saja kau!. gumam Nafila


Dikantor


"Pagi Bu" Sapa Siska


"Tolong siapkan pekerjaan saya" Ucap Nafila kepada sindy


Dasar bos belagu. gumam Siska


Nafilla bergegas keruangan nya, beserta Siska dan sindy


"Okey,kalian semua boleh keluar!" Ucap nafila


"Kecuali sindy!" Timpal Nafila lagi


Siska pun keluar dengan raut wajah kesal,sedangkan didalam ruangan hanya ada Nafila dan sindy


"A-ada a-apa ya Bu?" Tanya Sindy gugup


"Tidak perlu gugup,aku hanya ingin memberikan beberapa pertanyaan"


"Saya akan menjawab sejujur mungkin Bu" Jawab sindy


"Bagaimana kelakuan firman?" Tanya Nafila to the point


"Saya tau kamu gadis polos dan lugu" Timpal nafila lagi


"Pa firman itu... semena mena Bu,dia suka memperlakukan orang seenaknya, bahkan sering ia melecehkan office girl" Jawab sindy ketakutan


"Sudah berapa lama Siska bekerja?Dan bagaimana cara dia kerja disini?"


"Sekitar 2 bulan yang lalu,tidak ada yang tahu bagaimana Siska bisa masuk ke dalam perusahaan karna ia tiba tiba datang dan mengaku sekertasi ceo" Jelas sindy


"Okay,saya harap kamu merahasiakan ini semua kamu bisa pergi" Jawab Nafila


Sindi pun pergi berganti dengan Siska yang masuk


"Siska kau boleh pulang saya tau kamu kelelahan, besok kamu bisa kembali kerja" Ucap Nafila


"Baiklah jika ibu memaksa" Jawab Siska sambil pamit pergi


Cih,bahkan aku tidak memaksa. gumam nafila


Nafila pun berkutat dengan pekerjaannya,hingga saat makan siang ponselnya berdering


(Nafila)


Hallo


(Alex)


Nona,ini saya Alex


(Alex)


Saya sudah menyuruhnya ke cafe X


(Alex)

__ADS_1


Dia menggunakan baju pink dengan sneakers putih


(Nafila)


Baik,saya kesana sekarang


Nafila pun langsung merapihkan pekerjaan nya yang sedikit lagi selesai,lalu ia menuju cafe X dengan mobilnya


Baju pink...pake sneakers. gumam nafilla


Nahhh itu diaaa


"Hai,sudah lama nunggu ya?" Tanya nafilla


"Emm,Bu nafilla?" Ucap Sindi


"Hah,Sindi kamu keponakan Alex?"


"Iya,em aku bilang ke paman aku pengangguran soalnya aku gamau kerja bareng dia" Jelas Sindi


"Dari awal aku emang pilih kamu,Besok kamu bisa langsung jadi CEO,tapi aku mau kasih kejutan kecil"


"Tapi apa posisi itu cocok untuk ku?" Tanya Sindi ragu


"Jika kau tidak cocok, bagaimana bisa aku mempercayai mu" Balas Nafila


Mereka pun sedikit berbincang hingga jam makan siang pun habis,mereka bersama sama menuju kantor


"Kembali ke realita" Ucap nafila sambil mengetik didepan laptop


Jam pun sudah menunjukan pukul 6 waktu Belanda,Nafila sudah selesai dengan pekerjaannya lalu ia berjalan ke ruangan Sindi


"Apa pekerjaan mu sudah selesai?" Tanya Nafila


"Sudah,ada yang bisa aku bantu?"


"Ya, bagaimana jika kita ke mall nanti lusa aku sudah harus pulang" Ucap Nafila


"Okey,kita akan ke mall yang cukup besar" Jawab Sindi


Mereka pun menuju mall yang lumayan terkenal,nafilla pun merasa senang karna ia bisa melihat barang yang lucu meski tidak penting


"Bagus mana sin?" Tanya zilla sambil melihat kan baju kaos panjang berwarna pink dan putih


"Emm warna putih" Jawab Sindi


"Kau ini tidak bisa milih, bagaimana jika dua duanya atau kita pilih semuanya?" Tanya Nafila


Sindi pun hanya mengangguk saja,dan benar saja nafila membeli baju 10 pasang


"Apa ini tidak berlebihan?" Tanya Sindi


"Tidak,kali kali aku memanjakan diriku sendiri" Ucap nafila


Lalu mereka pun lanjut jajan dipinggir jalan,nafila sangat menyukai makanan pinggir jalan meski tak sehat,ya bagaimana lagi jika CEO Choyril itu menginginkannya


Sedangkan dikamar hotel


Zack sedari tadi mondar mandir didepan pintu kamar,ia khawatir jika nafila melakukan hal berbahaya


"Apa dia marah?apa dia bunuh diri?Apa dia Kabur?" Gumam Zack


_______


**gimana ceritanya sejauh ini?semoga suka ya!🤗


Jangan lupa like,coment,vote dan follow aku

__ADS_1


Oh ya mampir juga ya ke karya ku


'Takdir hidup zilla' Insyaallah bagus**


__ADS_2