TERPAKSA MENIKAHI PEMBUNUH AYAH

TERPAKSA MENIKAHI PEMBUNUH AYAH
part 58.


__ADS_3

Kini,adi sedang berada di sebuah restauran bersama zack, pembicaraan diantara mereka sangat serius.


"Jadi maksudnya, Ferdian mau ngambil kedudukan perusahaan aku terus mau nikahin nafilla?" Tanya zack memastikan.


"Mungkin bisa dibilang seperti itu"


"Lalu bagaimana? Jika urusan perusahaan aku masih bisa menangani,tapi untuk nafilla" Zack menggantungkan Ucapan.


"Entah, mulai sekarang panggil saya om kita sudah kenal lumayan lama" Pinta adi.


"Baiklah om, aku ada sedikit saran untuk melindungi nafilla"


"Apa sarannya? jangan bilang kamu juga mau menikah dengan nafilla" Ketus adi.


"Haha tidak, bagaimana jika om menjodohkan nafilla. Itu lebih baik dari pada Nafilla berkeliaran bebas" Saran Zack.


"Bisa difikirkan, tapi zack bisa kah saya minta tolong?" Tanya adi.


"Minta tolong apa om? jika untuk menikahi nafilla,aku tidak bersedia" Ledek zack dengan tertawa kecil.


"Huft kau ini,aku ingin meminta tolong awasi nafilla dari jarak jauh dan jangan sampai nafilla menyadarinya" Ucap adi.


"Hanya untuk sementara,hingga aku menemukan lelaki yang tepat untuk nafilla" Timpal adi lagi.


"Om tidak perlu meminta tolong,aku akan melakukannya dengan senang hati"


Mereka pun Langsung melanjutkan pembicaraannya sambil makan siang. Adi merasa zack sudah seperti teman nya, Ia juga selalu nyaman jika berbicara dengan zack.


Setelah selesai makan siang,zack dan adi kembali ke perusahaan masing masing.


......DIPERUSAHAAN ZACK ......


Zack sedang memeriksa berkas yang baru saja diberikan oleh alex,ia membacanya dengan sangat teliti. Lalu ia mengerutkan keningnya ketika melihat kejanggalan.


"Alex!" Panggil zack.


"Ada apa zack?" Tanya alex


"Kenapa berkasnya seperti ada yang kurang? apa kau tidak teliti?" Ketus zack,saat mengetahui beberapa berkas tidak lengkap.


"Aku sudah memerikanya dengan sangat teliti,kau saja yang salah. Mungkin kau terlalu banyak fikiran" Alex membantah ucapan zack.


"Hmmm, mungkin kau benar"


Beberapa hari Setelah kejadian itu, zack selalu merasa berkas yang ia terima tidak lengkap, beberapa kali ia menanyakan kepada Alex. namun jawabanny selalu sama. 'Kau hanya kurang teliti'.


Zack sangat muak, tidak mungkin ia tidak teliti dalam memeriksa berkas,bukan hanya sekali tapi berkali kali. Hingga suatu saat zack memutuskan untuk menceritakan ini kepada adi.


Ingat ya!! ini setelah beberapa hari,jadi bukan hari yang sama.


"Ada masalah apa zack?" Tanya adi.


"Entahlah,aku merasa heran Sepertinya berkas yang ku periksa tidak lengkap tapi bukan hanya sesekali" Ucap zack sedih.


"Mungkin kau harus memeriksa berkas itu dari sumbernya" Adi memberi saran.

__ADS_1


"Emm maksudnya? dari para pegawai?" Zack memastikan ucapan adi.


"Ya,sesekali kau harus melihat para karyawan membuat berkas, selama ini kau hanya menerima berkasnya saja kan?" Ucap adi.


"Ah betul juga ya, terimakasi om"


"Sama sama. Tapi apa kau tahu zack? Ferdian sudah semakin berani setiap hari ia mengirimi bunga untuk nafilla,tapi aku selalu membuangnya"


"Mungkin ia hanya terobsesi dengan nafilla,tenang saja om aku selalu memantau nafilla" Zack mencoba menenangkan adi.


"Aku harap Ferdian tidak berbuat lebih dari itu"


Setelah pembicaraan itu, Zack dan adi jarang bertemu karna mereka disibukan oleh perusahaan nya masing masing.


β€’β€’β€’


Hingga suatu ketika Ferdian mendatangi perusahaan milik adi, tentu saja dengan maksud yang sama. Yaitu meminta adi menikahinya dengan nafilla.


"Ada apa kau datang kemari?" Tanya adi.


Ferdian hanya tersenyum kecil mendengar nya.


"Aku tau kau meminta zack untuk mengawasi nafilla" Ferdian Tersenyum sinis.


"Aku juga tahu, kau ingin menjodohkan nafilla" Timpal ferdian lagi.


"Lalu? Itu hak ku sebagai ayahnya" Ucap adi.


"Baiklah ayah, satu hal yang perlu kau tau, Jika aku tidak mendapatkan nafilla,maka tidak ada satu orang pun yang pantas memiliki nafilla" Setelah mengucapkan itu, Ferdian langsung pergi.


Keesokan harinya,adi makin dilanda kekhawatiran.


"Sayang, sini ayah mau bicara" Ucap Adi kepada Nafilla.


"Kamu Hari ini jangan masuk kampus dulu ya" Timpal adi. Adi takut Ferdian akan mencelakai nafilla.


"Loh kenapa yah?" Tanya Nafilla.


"Emm, pokoknya kau dirumah saja ya, nanti ayah akan kirimkan makan siang untukmu" Adi Langsung pergi meninggalkan nafilla.


"T-tapi yah!!" Teriak nafilla, namun adi sudah berangkat menuju kantor.


Haduh, aku ga bisa bolos hari ini kan hari ini aku harus ngirim skripsi ke kampus. gumam nafilla


Akhirnya nafilla terpaksa harus menentang ucapan adi,karna ia harus memberi skripsi yang ia buat dengan susah payah dan berjuang melawan malas.


Sesampai nya dikantor, adi langsung menbuat janji dadakan dengan zack. Ia sudah tidak bisa menyembunyikan perasaan khawatir nya.


"Richard, tolong kau rekam percakapan ini secara diam diam,lalu kau masukkan ke dalam flashdisk" Pinta adi secara diam diam.


"Baik tuan".


Tak berapa lama,zack pun datang dengan muka yang sama khawatir nya.


"Ada apa om?" Tanya zack.

__ADS_1


"Zack,saya ingin menitipkan anak saya kepadamu,karna kau anak yang baik dan saya sudah percaya padamu" Ucap adi.


"Tidak bisa om,anak om terlalu sempurna" Tolak Zack malu malu.


"Pokoknya saya ingin menjodohkan mu dengan nafilla,kau ingatkan nyawa nafilla dalam bahaya" Mohon ayah Nafilla.


"Saya akan berusaha melindungi putri om sebisa saya" Jawab zack.


"Tapi saya lebih merasa aman jika kalian menjadi pasangan suami istri,saya mohon zack".


"Emm-- Baik lah om" Pasrah Zack.


"Terimakasih zack,Jangan lupa perketat keamanan untuk perusahaan dan nafilla".


"Baik om".


ini percakapannya sama persis ya, ada di bab Ini hanya kebetulan?.


Saat pembicaraan hampir selesai tiba tiba anak buah zack menelepon.


"Apa?!!, baik aku akan mengejarnya" Tegas zack kaget.


"Ada apa zack?" Tanya adi khawatir.


"Ferdian, selama ini dia yang telah mencuri berkas"


"Apa?!!,aku akan ikut!!" Ucap adi tak kalah khawatir.


Zack dan adi langsung berlari ke tempat dimana Ferdian, terjadilah aksi tembak tembakan dan kejar- kejaran.


Ferdian berada di paling depan dan disusul oleh dibelakangnya, sedangkan zack ada di paling belakang dengan para pengawal.


Saat zack ingin menembakan peluru kepada Ferdian, posisi adi berpindah sehingga malah mengenai adi. Dan disaat yang bersamaan Ferdian juga melakukan hal sama.


Adi langsung tumbang saat itu juga. Zack langsung menolong adi. Lalu zack membawa adi ke rumah sakit, sedangkan para pengawalnya.


"Dokter, cepat lakukan yang terbaik! Ingat" Ucap zack.


Para dokter langsung segera menolong adi. Tiba tiba Handpone zack berdering,tanda telepon dari pengawalnya


"Maaf bos, kali ini ferdian berhasil lolos" Ucap pengawal


"****, kembalilah ke perusahaan!! Jangan lupa perketat keamanan.


...****************...


***Gimana ceritanya sejauh ini?semoga suka ya!πŸ€—


Jangan lupa like,coment,vote dan follow aku


Oh ya mampir juga ya ke karya ku


'Takdir hidup zilla' Insyaallah bagus


See u next timeπŸ‘‹πŸŒŸ***

__ADS_1


__ADS_2