TERPAKSA MENIKAHI PEMBUNUH AYAH

TERPAKSA MENIKAHI PEMBUNUH AYAH
part 14.


__ADS_3

"Aaaa Zack turunkan aku!" Teriak Nafila


Zack pun menurunkan Nafila dari tangannya,ada rasa senang tersendiri yang tidak bisa dijelaskan


"Hoekk,kenapa kau memutar ku seperti bola!" Ketus Nafila


"Cih,itu hanya main main saja!" Bantah Zack


"Sudah,aku ingin makan es cream!" Nafila meninggalkan Zack ditempatnya


Haha kau sangat lucu bila marah. gumam Zack


"Tolong berikan kami 1 es cream Coklat" Ucap Nafila


"Aku ingin rasa Vanilla!" Teriak zack


Kenapa kembaran olav ini ingin es cream,bahkan es cream pun kalah dingin dengan dia. gumam nafila diiringi tawa kecil


"Kenapa kau tertawa?" Zack membuyarkan lamunan Nafila


"Tidak" Nafila menahan tawa


"Tolong berikan kami 1 es cream vanila dan 1 es cream coklat" Ucap Zack


Pedagang es cream itu tampak melihat ke tempat es creamnya


"Mohon maaf tuan,tapi es creamnya hanya sisa rasa susu dan itu pun hanya untuk 1 orang" Jawab pedagang es cream itu


"Kalau kau memang tidak berniat jualan, lebih baik tidak usah!" Bentak Zack


Pedagang es cream itu nampak ketakutan dengan bentakan Zack


"ZACK!Minta maaf tidak!" Nafila memarahi Zack


"Aku tidak Sudi!" Zack memalingkan muka


"Cih,sudah kau lebih baik pergi!" Nafila membentak Zack


Zack pun terdiam,ia belum pernah melihat nafila marah atau membentaknya apalagi hanya karna masalah sepele


"Maaf tuan,ku beli es cream itu!" Ucap Nafila sambil menyodorkan uang


"I-ini nyonya" Tangan pedagang es cream itu gemetar


"Sekali lagi saya minta maaf ya tuan" Nafila pun pergi dari tempat itu tanpa memandang Zack


Nafila menghabiskan es cream nya di tepi danau yang sangat jernih


"Manusia sombong,tidak punya hati apa pantas dia melakukan itu?cih kenapa ayah ini sangat percaya aku pada nya" Gerutu nafila sambil memakan es cream nya


Zack datang dari belakang dan menutup mata Nafila


"Awww" Teriak Zack saat tangannya digigit oleh Nafila


Benar benar wanita ceroboh yang tidak tahu romantis. gumam Zack


"Tuan,cepatlah es creamnya sungguh dingin!" Ucap Alex


Dasar pasangan aneh. gumam Alex


"Kau mengganggu saja!" Zack mengambil se ember es cream yang ada ditangan Alex


"Bahkan kau tidak melakukan apapun!" Sindir Alex tertawa kecil


"Apa kau bosan hidup?!" Bentak Zack


Alex pun lari entah kemana,hingga akhirnya tenggelam di kerumunan orang,Zack pun duduk disisi Nafila


"Apa kau marah?" Zack membuka pembicaraan


"Aku hanya tidak suka kau berbuat seperti itu" Jawab nafila


"Sudahlah aku sudah meminta maaf dan ku belikan mu seember es cream" Zack menyerah kan es cream yang dibawa nya

__ADS_1


"Sudah ku maafkan" Nafila mengambil es cream ditangan Zack lalu memakannya sendiri


Zack hanya tersenyum, hingga matahari pamit dan berganti menjadi bulan


"Ayo Zack kita pulang" Nafila berlari masuk ke dalam mobil


Di mobil


"Alex,tolong pesankan tiket pulang besok" Ucap Zack


"Baik tuan" Jawab Alex


Bahkan kalian tidak bulan madu. gumam Alex


Saat sampai dihotel Nafila pun langsung merebahkan dirinya dan duduk dibalkon


"Kenapa kau tidak tidur?" Tanya Zack


"Aku hanya ingin memandangi negara ini saja" Jawab Nafila sambil terus menatap ke arah depan


"Tidurlah sudah malam" Ucap Zack,Nafila pun langsung menuju kasur sedangkan Zack tetap diposisinya


Nafila langsung tertidur pulas dikasur, sedangkan Zack ia mengambil handphone dan menelepon seseorang


(Zack)


Hallo cantik!


(Zack)


Haha,besok aku pulang ko


(Zack)


Aku juga merindukan mu


(Zack)


Kemudian Zack masuk ke dalam kasur,dan tak berapa lama ia tertidur


•••


Pagi hari Nafila dan Zack sudah menyiapkan semuanya,tinggal menunggu kedatangan Alex dan tiba tiba


"TUAN!TUAN!" Alex berlari ke kamar hotel


"Ada apa sekertaris Alex?" Tanya Nafila


"Semua penerbangan ditutup karna akan ada badai salju" Jelas Alex


"APA?!" Zack terkejut


"Kira kira sampai kapan?" Tanya Nafila lagi


"Sekitar 3 sampai satu Minggu lagi" Jelas sekertaris Alex


"Hmm,baiklah" Zack pasrah


"Sekertaris Alex, lebih baik kau pergi sebelum terjebak badai" Nafila mengingatkan


Huh, sekarang aku malah di usir. gumam Alex


"Biar aku antar" Ucap Nafila


Nafila dan Alex menuju keluar hotel,saat Alex sudah melaju dengan mobilnya Nafila menuju staf hotel


"Permisi mba, apa ada kamar kosong?" Tanya nafila


"Sebentar ya,saya lihat" Staf itu melihat daftar didalam komputer nya


"Mohon maaf,tapi karna akan ada badai salju semua orang memperpanjang check in nya" Ucap staf itu


"Okey, terima kasih" Nafila pun menuju kamarnya

__ADS_1


Saat diperjalanan menuju kamar,perut Nafila terasa sakit sekali tubuhnya langsung lemas,Nafila pun berpegangan pada tembok


Haduh kenapa aku ini. gumam nafila


Nafila terus menekan perutnya agar tidak terasa terlalu sakit,hingga tiba tiba seseorang perempuan mendekatinya


"Apa nona tidak apa apa?" Tanya perempuan. blesteran jerman Belanda tersebut


"Ah,perut saya hanya keram" Ucap nafila


"Mari saya bantu nona" Perempuan tersebut memapah nafila hingga sampai dilorong kamarnya


"Sampai sini saja, terimakasi ya!" Nafila kembali berpegang pada tembok


"Sama sama nona" Perempuan tersebut meninggalkan Nafila


Perempuan baik dan cantik.guman Nafila


Saat sampai dikamar Nafila langsung membaringkan tubuhnya


"Yaampun aku lupa sekarang sudah waktunya!" Nafila terkejut


"Zack,tolong belikan pembalut" Ucap Nafila


"Apa itu pembalut?" Tanya Zack


"Aaa, pembalut itu untuk perempuan!" Kesal Nafila, "Sudah sana cepat belikan!" Teriak Nafila lagi


Dengan jengkel Zack menuruti permintaan nafila


"Tolong berikan saya pembalut!" Ucap Zack kepada pegawai supermarket


Pegawai dan pengunjung pun tampak tercengang dengan ucapan Zack, sebisa mungkin mereka menahan tawanya


"Maaf,untuk ukuran apa?" Tanya pegawai tersebut


Apa ada ukurannya?. gumam Zack


"L" Jawab Zack polos


Sontak pengunjung serta pegawai pun tertawa mendengar jawaban Zack


"Maaf tuan, tapi hanya ada ukurannya 23 cm dan 29cm" Jelas staf Tersebut


"Saya beli semua merk dan jenis!" Keangkuhan Zack kembali muncul


Setelah membayar Zack pun kembali ke kamar dan melihat nafila sudah menggunakan baju tidur


"Kenapa kau pakai baju tidur disiang hari?" Tanya Zack heran,Nafila tidak menjawab ia langsung mengambil pembalut ditangan Zack lalu berlari ke kamar mandi


Dasar aneh. gumam Zack


Nafila keluar dari kamar mandi dengan muka masam


"Kenapa?" Tanya Zack


Nafila tetap dengan wajah masam,ia berbaring dikasur mukanya perlahan berubah menahan sakit


"Aaaaa,kenapa se sakit ini" Teriak Nafila


"Kau baik baik saja?" Tanya Zack mendekat


"Perutku sakit" Nafila meringis memegangi perutnya


"Apa kita harus ke rumah sakit?" Zack kebingungan


"Tidak,ini sudah biasa setiap bulan" Tolak nafila


"Lalu aku harus apa?" Tanya Zack


"Pijit perut ku!" Jawab Nafila


Zack pun menurutinya dan tidak lama Nafila tertidur

__ADS_1


__ADS_2