
POV ZACK
Aku mendayung sekuat tenaga untuk mencari jalan pulang, gelapnya malam membuat ku susah melihat hanya ada redup redup dari sinar bulan
Tidak ku sangka honyemoon yang aku harap indah akan menjadi sehancur ini, bahkan aku harus meninggalkan nafilla dalam keadaan sebatang kara
Ferdian, aku yakin dia dalangnya tapi aku tak pernah menyangka dia akan sampai sejauh ini ternyata dia tidak gampang menyerah
Tanganku benar benar mati rasa saat ini,ditambah perahu yang sudah sangat rapuh membuat ku lebih ektra hati hati
Dari arah kejauhan aku melihat binatang yang sedang terapung,,,, bentuknya seperi buaya atau jangan jangan itu buaya?
Secepat kilat aku langsung menjauhi tempat itu,melawan arus bukan lah hal mudah tapi tiba tiba
Perahu ku tidak seimbang itu menyebabkan ku jatuh ke sungai, aku tidak lagi melihat apapun sebelum semuanya berubah menjadi gelap
...****************...
Aku terbangun diruangan rumah sakit, tapi siapa yang membawa ku kesini?
"Hei kau sudah sadar rupanya?" Alex, dia mendekati ku
Ini bukan mimpi?. gumam zack
"A- Alex, bagaimana bisa?" Tanya ku
"Pada saat kau mengirim pesan aku dan seluruh pengawal Choyril group langsung menuju Jepang,saat itu kami berpencar dan salah satu dari kami menemukan kau yang tergeletak dipinggir sungai" Jelas alex
Ah,ya aku baru ingat saat aku bersembunyi dibawah meja aku sempat memberi kabar kepada alex
"Terimakasih Alex,tapi ada satu lagi masalah" Aku termenung, mengingat Nafilla
"Apa lagi?"
"Nafilla,aku meninggalkannya dihutan dekat sungai tolong kau cari dia" Pintaku
"Kau tenang saja, Richard (sekertasi nafilla) sedang mencarinya" Jawab Alex santai
"Tapi,aku ingin mencari Nafilla juga dia istriku!!" Aku bersikeras
"Sembuhkan dirimu terlebih dahulu,aku yakin kita akan berperang dengan ferdian" Ucapan alex memang benar adanya
"Hm baiklah,tapi kau juga harus memerintah seluruh pengawal untuk mencari nafilla aku yakin dia masih menungguku"
"Ya"
Semoga tidak terjadi apa apa pada Nafilla. gumam zack
Aku kembali memejamkan mataku,berharap bisa tenang tapi semua rasanya sia sia, fikiran ku masih melayang
Apa nafilla baik baik saja?
Bagaimana jika nafilla tidak selamat?
Laki laki macam apa aku ini?
__ADS_1
Tidak kuat, air mataku mengalir Pertama kalinya dalam hidupku menangisi seorang wanita selain ibu
Nafilla, dia sudah merubah hidup ku dia mengajariku banyak hal, dan sudah menarikku dari masa lalu yang menyedihkan
Tapi tiba tiba aku mendengar suara Richard dari luar,aku melangkahkan kaki ku agar bisa menguping pembicaraan mereka
"Bagaimana,apakah nafilla ada disana?" Tanya alex
"Aku tidak menemukan apapun,aku hanya melihat bercak darah" Jawab Richard menyerahkan beberapa foto
"Argh s*al, pasti Ferdian sudah menculik nona nafila" Alex terlihat frustasi
"Aku sudah cek gps dalam hanpone nafilla,tapi handpone nya mati" Ucap Richard lagi
"Baiklah, jaga rahasia ini untuk sementara jangan biarkan zack tau dan tetap kirim pengawal untuk membongkar markas milik ferdian" Jelas alex
"Siap"
DEGGG, hatiku rasanya hancur mendengar ini, tidak pasti aku bermimpi
Tidak akan kubiarkan kau lolos Ferdian,mungkin sekarang kau sedang bersama nafilla tapi nanti kau akan berbeda alam dengan nafilla. gumam ku
Air mataku kembali mengalir, aku mengingkari janji aku membuat nafilla menderita
Kau tunggu saja pembalasan ku
...KEMBALI KE NAFILLA...
Pagi pagi sekali pintu kamar ku sudah diketuk, pelayan membawakan ku baju baru, memang sejak kemarin bajuku masih berlumuran darah
Tak lama, Ferdian pun datang dengan nampan makanan
Nafilla masih tidak bergeming, amarahnya lebih menguasai tubuhnya saat ini
"Jika kau ingin cepat sembuh,maka kau harus banyak makan" Timpal Ferdian lagi
Dengan terpaksa nafilla memakan makanan yang dibawakan Ferdian, dia ingin cepat sembuh agar bisa kabur dari ruangan ini
Selesai makan, Nafilla langsung merebahkan tubuhnya ia masih tidak menganggap Ferdian
Ferdian pun langsung keluar dia tersenyum kecil meski nafilla belum menganggapnya tapi nafilla akan menjadi miliknya
Didalam ruangannya,nafilla mencari sesuatu yang bisa ia gunakan untuk kabur mulai dari kamar mandi, lemari tapi dia tidak menemukan apapun
Ahh,pasti ini semua sudah diatur oleh Ferdian memang dasar gila!. gumam nafilla
Terlihat frustasi nafilla membaringkan tubuhnya dilantai, namun ujung matanya menangkap sesuatu yang mengejutkan
Itu adalah tas yang nafilla guanakan saat ke restauran,ah kenapa bisa ada disini? tapi tidak apa justru bagus
Dengan cepat nafilla menyalakan Handpone ku, ah ternyata ini mati
Aku akan men-charge nya dikamar mandi. gumam nafilla
Secara sembunyi sembunyi nafila membawa handphonenya dan chargeran ke kamar mandi, lalu dengan cepat ia mencas nya
__ADS_1
YESSS,BERHASILLL. gumam nafilla senang
Tapi tidak berapa lama kemudian pintunya diketuk, nafilla langsung menyembunyikan Handponenya dan berlari keluar
"Ada apa?" Ketus nafilla saat melihat ferdian diambang pintu
"Pakai baju ini,kita akan makan siang diacaraku" Ferdian menyerahkan paperbag
"Dan ingat,jika kau tidak mau menuruti maka besok kita akan menikah" Ancam ferdian
"Ya" Nafilla takut jika Ferdian akan menikahinya dengan cepat
Buru buru nafilla mengganti pakaiannya, dan ia menatap cermin, sama sekali tidak ada kata cantik menurutnya
Mata yang sembab, mata panda bahkan banyak memar ditubuhnya
Saat aku pulang,maka charger Handpone ku akan penuh. gumam nafila
Setelah selesai Nafilla langsung keluar dari kamarnya, disana sudah ada ferdian dan beberapa pengawal
Cantik sekali dia. gumam Ferdian
"Silakan masuk nona" Ucap pengawal sambil membukakan pintu mobil
"Terimakasih" Nafilla langsung masuk kedalam mobil
"Sebenernya kita mau kemana?" Tanya nafilla kepada ferdian
"Hanya makan siang romantis dan mungkin mencari wedding organaizer" Jawan Ferdian
"T-tapi kau bilang kita akan menikah setelah luka ku sembuh" Nafilla mulai gemetar
"Kita hanya memesan wedding organizer, dan resepsi nya digelar nanti"
"Ehm, Baikla"
Tak berapa lama,mereka pun sampai disebuah restauran langsung saja para pengawal menutupi mereka sehingga tidak ada yang bisa mengenali mereka karena terhalang pengawal
Langsung saja mereka masuk keruangan VVIP dan sangat private serta kedap suara
"Kamu mau pesan apa?" Tanya ferdian membuka buku menu
"Es cream saja" Es cream selalu mengingatkan nafilla pada zack
Ferdian pun langsung memesan,dan setelah makanan sampai nafilla langsung memakannya,tidak ada yang membuka pembicaraan dan terlihat sangat sunyi
Makan siang pun selesai,kini orang orang berpakaian rapih masuk kedalam,ya dia adalah wedding organizer yang sudah ferdian sewa
...*********...
***Gimana ceritanya sejauh ini?semoga suka ya!π€
Jangan lupa like,coment,vote dan follow aku
Oh ya mampir juga ya ke karya ku
__ADS_1
'Takdir hidup zilla' Insyaallah bagus
See u next timeππ***