TERPAKSA MENIKAHI PEMBUNUH AYAH

TERPAKSA MENIKAHI PEMBUNUH AYAH
part 3.


__ADS_3

Beres. gumam nafilla


'Dengan begini si Zack tidak akan bisa menerobos keamanan,bahkan dia tidak mungkin tahu aku yang merusak keamananya' Gumam nafilla serta senyum jahatnya


"Oke,lebih diperhatikan keamananya kalo ada masalah bisa langsung keruangan saya" Ucap nafilla kepada penjaga keamanan


"Siap Bu" Jawab si penjaga keamanan


"Haha,kau sangat profesional" ledek Richard


"Diem! lu mau jatah lembur lu gua tambah?" Ancam nafilla


"Gapapa,asalkan sama lu" Ucap Richard angkuh


"Oke,aku bakal ngerjain skripsi terakhir berarti tugas aku kamu yang kerjain ya" Ucap nafilla dengan jurusan mautnya


"Baik" Ucap Richard


"Kerjain pekerjaan kamu" Ucap Nafila


Nafilla pun mengerjakan pekerjaannya,banyak yang masih nafilla tidak mengerti tapi dia tidak ingin banyak tanya


"Aku jadi rindu ayah" Ucap nafilla


"Richard apa pekerjaan mu sudah beres?" Tanya nafilla


"Sudah,lu perlu apa?" Tanya Richard


"Gua kangen ayah" Ucap nafilla to the point


"Yauda kita berangkat sekarang!" Ucap Richard sambil mematikan laptopnya


Selama diperjalanan Nafila sibuk melihat akun sosial media milik Zack,ia terus melihat detail dan sesekali ingin menerobos akun milik Zack namun selalu tidak bisa


cih,kenapa ini kenapa susah sekali. gumam nafilla


"Apa kau mengatakan sesuatu?" Tanya Richard penasaran


"Em,aku mengatak Zack jelek" Ucap nafilla jujur,namun malah mendapat tawaaan dari Richard


"Apa kau tau? kau orang pertama yang bilang Zack jelek" Ucap Richard sambil terus tertawa


"Memang dia jelek" Ucap nafilla cuek


Tak berapa lama kemudian Nafila masuk ke dalam rumah sakit,namun ia melihat banyak sekali mobil hitam berlogo CC (Charles company)


Nafilla tidak terlalu memperdulikan,ia lalu keruangan ayahnya dan melihat banyak sekali pengawal didepan ruangan ayahnya


"Waw, ternyata manusia masih memiliki rasa tanggung jawab" Sindir nafilla saat melihat Zack ada disitu

__ADS_1


"Apa kau Nafila?" Tanya Zack sambil berdiri


"Yap belum tuan Zack" Ucap Nafila dengan nada mengejek


"Apa maksudmu?" Tanya Zack yang mulai tersulut emosi


"PANTAS KAU MENGATAKAN ITU? SEHARUSNYA APA MAKSUD MU MENEMBAK AYAHKU YANG TIDAK PUNYA SALAH LALU MENINGGAL KAN NYA DIRUMAH SAKIT!" Bentak Nafila dengan suara lantang


Semua orang yang ada disitu tercengang, termasuk Richard, pengawal Zack,dan tentunya Zack karna selama ini tidak ada yang berani membentak Zack


"Kami hanya salah menembak!" Ucap Zack dengan nada sedikit meninggi


"KAU BILANG HANYA? BAHKAN IBLIS PUN TIDAK BERANI BERKATA SEPERTI ITU!" Bentak Nafila yang semakin dikuasai emosi


Belum sempat Zack menjawab, terdengar suara ribut dari kamar ayahnya,ayahnya mengalami kejang kejang dan detak jantungnya tidak teratur


Kemudian banyak dokter yang masuk dengan beribu benda,nafilla yang melihat itupun langsung menangis,dia menerobos masuk namun ditahan oleh para dokter


"Nona, silakan tunggu diluar" Ucap dokter


"APA KAU GILA?! AKU INGIN MELIHAT AYAHKU!" Bentak Nafila sambil terus menangis


Bahkan dia berani melakukan itu kepada dokter, seberapa besar rasa sayangnya kepada ayahnya,dan kemana ibunya. gumam Zack


"Sudah nafilla,dokter pasti akan berbuat yang terbaik" Ucap Richard sambil mengajak Nafila duduk


Dibangku,Nafila hanya menangis sungguh dia tidak ingin ayahnya meninggal kannya,dan nafilla berjanji akan membunuh siapapun yang berani menyakiti ayahnya


PLAKK


"APA KAU PUAS MELIHAT AYAHKU SEPERTI INI?" Bentak nafilla yang semakin terisak


Para pengawal sudah maju ingin membawa pergi Nafila,tapi Zack sudah memberi kode agar tidak melakukannya, sebenernya Zack tidak bisa melihat perempuan menangis


"Tampar aku,jika itu bisa membuat mu tenang!" Ucap zack sambil berdiri


Tentu saja Nafila tidak bisa menampar Zack,karna tinggi Nafila hanya sebagian bawah dada Zack saja,ditambah ia menggunakan sneakers


BUGH BUGH BUGH


Nafila memukuli dada Zack,namun menurut Zack tidak sakit,ia seperti melihat bonek sedang memukulnya


"Lu jahat Zack,lu gatau rasanya kehilangan seseorang,dan sekarang yang gua punya cuman ayah terus lu bikin ayah gua kaya gini!" Teriak nafilla sambil menatap Zack dengan mata bengkaknya


Apa?apa aku sejahat itu. gumam zack


Tak disangka Zack malah memeluk nafilla,tentu saja Nafila berontak dengan cara memukul Mukuli dada Zack,namun Zack tak kalah fikir la memeluk nafilla dengan sangat erat


"Gua tau gua salah,apapun bakal gua lakuin agar lu maafin gua" Ucap Zack sambil terus memeluk Nafila

__ADS_1


"Yang gua pengen,cuman ayah kembali seperti dulu!" Ucap Nafila sambil terus menangis


Tiba tiba semua dokter keluar dari ruangan tersebut dengan raut wajah yang sulit diartikan


"Pasien ingin berbicara dengan sodari Nafila" Ucap dokter


Zack pun melepaskan pelukannya,dan Nafila pun menemui ayahnya


"Ayah,ayah harus kuat ayah jangan lemah ayah kan selalu bilang sama aku jangan lemah,tapi kenapa ayah lemah" Ucap Nafila sambil terus terisak


"Nak,ayah tidak lemah tapi ini sudah saatnya" Ucap Adi sambil mengelus rambut anak kesayangannya


"Ayah gaboleh ngomong kaya gitu,biar fifi aja yang gantiin ayah disini" Ucap Nafila ditengah tangisannya


Adi hanya tersenyum melihat putri nya,lalu ia memanggil Zack untuk masuk kedalam ruangannya


"Kenapa ayah memanggil dia?apa ayah ingin aku membalaskan dendam ayah?" Tanya Nafila


"Tidak nafila,ayah ingin menyampaikan permintaan terakhir ayah untuk kalian" Ucap Adi


"Ayah ga boleh ngomong kaya gitu,umur ayah masih panjang" Bantah Nafila


Adi tidak menggubris ucapan Nafila,ia beralih menatap Zack


"Zack,saya tau kamu salah menembak" Ucap Adi sambil menengok ke arah Zack


"Maafkan saya om,saya tidak tahu" Ucap Zack penuh penyesalan


"Tidak apa,tapi kamu mau ya ikutin permintaan saya yang terakhir kalinya" Ucap Adi, sedangkan Nafila masih terus menangis


"Apa saja om akan saya turuti" Ucap Zack


"Ketika saya meninggal,berarti kamu berhutang nyawa kepada saya tapi saya minta kamu menjaga nyawa orang yang paling saya sayangi didunia ini" Ucap Adi


Adi pun mengambil nafas dalam dan melanjutkan kata katanya


"Menikahlah dengan Nafila,jaga dia seperti permata,Nafila anak yang baik tapi terkadang dia manja" Ucap adi sambil tertawa kecil


"Engga,ayah aku mau sama ayah" Ucap Nafila membela diri


"Ayah sudah menitipkan mu kepada orang yang ayah sayang,Zack berjanji lah kau akan menjalankan amanah ini dengan sungguh sungguh" Ucap Adi sambil menatap Zack


"Baik om" Ucap Zack,karna memang tidak ada pilihan lain


"Kamu bisa panggil saya ayah" Timpal Adi sambil tersenyum


"Baik ayah,saya akan menjaga anak semata wayang ayah" Ucap Zack


Adi pun tersenyum,lalu ia mengalihkan pandangannya kepada Nafila

__ADS_1


"Fifi jangan nangis ya,nanti jelek loh" Ucap Adi sambil menghapus air mata Nafila


"Tugas ayah sudah selesai, dan sekarang semua yang ayah miliki jadi milik kamu,dan sekarang kamu sudah punya calon suami" Ucap adi


__ADS_2