TERPAKSA MENIKAHI PEMBUNUH AYAH

TERPAKSA MENIKAHI PEMBUNUH AYAH
part 57.


__ADS_3

"Sepertinya anda sudah tau apa maksud saya" Ferdian Tersenyum sinis.


"Hmm, untuk merebut kedudukan perusahaan?" Adi mencoba menebak.


"Yap betul. Tapi ada satu hal lagi yang saya ingin bahas" Ucap Ferdian.


Adi tidak menjawab,ia menaikan sebelah alisnya.


"Saya ingin menjadi menantu anda" Ucapan Ferdian benar benar mengejutkan adi.


"Maksud mu nafilla?" Tanya adi meyakinkan.


"Ya, putri anda sendiri"


Sesaat adi mencerna ucapan Ferdian,kenapa ia ingin menikahi nafilla? tentu saja Adi tidak akan memberi restu. Karna adi sendiri belum tau sifat pasti dari Ferdian.


Lagi pula, Ferdian telah memberi kesan pertama yang buruk. Membuat adi semakin menilainya buruk.


"Haha,jika bukan urusan bisnis aku akan pergi" Adi langsung melangkah keluar. Daripada ia harus menyakiti hati Ferdian dengan menolaknya menjadi menantu.


"Terserah,dengan atau tanpa seizin mu. Aku akan tetap menikahi nafilla" Ferdian Tersenyum sinis.


"Putri ku anak baik dan dia juga pantas mendapatkan yang lebih baik" Adi lalu pergi meninggalkan Ferdian.


Mendengar ucapan itu ferdian sangat marah, secara tidak langsung adi telah menolaknya sebagai menantu. Tapi itu tidak meruntuhkan upaya Ferdian untuk mendapatkan nafilla.


Aku akan mendapatkan nya. gumam Ferdian


•••


Adi pulang dengan membawa banyak sekali kantung makanan ditangannya, Ya itu adalah pesanan milik putri kesayangannya.


Meski adi mendidik nafilla agar tidak manja, Tapi ia tidak ingin membuat anak kesayangannya nyaman dengan orang lain (pacar) dibanding dirinya.


Sebab dari itu, adi sangat melarang keras nafilla untuk berpacaran alasannya cukup simpel. 'Kamu harus belajar yang benar,pewaris perusahaan kan kamu'.


Walau anak adi bukan hanya nafilla, tapi adi lebih sayang nafilla ketimbang adiknya.


"Akhirnya ayah pulang juga" Suara cempreng milik Nafilla langsung membuat adi dan Richard menutup telinganya.


"Sayang, ayah sudah bilang jangan teriak teriak ini bukan hutan loh. Kamu ga malu sama tetangga" Adi mulai menasehati kebiasaan buruk nafilla.


"Terserah ayah deh,aku udah laper" Nafilla langsung menarik kantung makanan yang berada ditangan adi.


Nafilla berlari menuju meja makan dan langsung memakan makanannya dengan sangat lahap,adi yang melihat itu hanya terkekeh geli. Baginya itu adalah sumber semangatnya tiap hari.


"Richard kau pulanglah, nanti besok buat perjanjian dengan zack" Ucap adi kepada Richard.


"Baik tuan saya permisi dulu".


Sebenernya nafilla berada tepat dibelakang mereka, namun karna ia hanya fokus pada makananya ia tidak mendengar pembicaraan adi dan Richard.

__ADS_1


"Pelan pelan dong,ayah ga bakal ngambil makanan kamu" Tegur adi.


"Hummm,papah mau?" Tanya nafilla sambil menunjukkan kentang goreng.


"Aaaaaa...... enak aja,tadi katanya gamau" Ledek nafilla saat adi ingin memakan kentang gorengnya.


"Kamu ini, sudah ayah mau mandi dulu jangan lupa abis makan dicuci ya" Adi langsung naik ke lantai atas.


"SIAPP BOSS!!" Teriak nafilla dari bawah.


Setelah selesai makan Nafilla langsung mencuci piring, sehabis itu ia mandi tidak lupa sholat.


Waktu pun terus bergerak,kini sudah saatnya makan malam. Seperti biasa nafilla sudah mengetuk ngetuk pintu kamar Adi.


"Ayah,ayah main ga!!" Teriak nafilla mengikuti nada permainan.


"Ayah ish, buka dong kan udah waktunya makan malem" Ketus Nafila.


"Kamu ini berisik banget, gabisa apa tunggu sebentar?" Tanya adi.


"Ih ayah ko nyalahin aku, dari tadi aku udah teriak loh pas dikamar" Tolak nafilla.


"Yauda deh ayah ngalah aja, kamu mau makan malam apa? Chicken lagi atau pizza,nanti papa pesenin" Tawar adi.


"Emmm,aku lagi gamau makan itu,aku mau makan masakan ayah" Nafilla terlihat girang.


"Kita pesen makanan aja ya,ayah ga bisa masak"


"Tapi kamu bantuin ya?" Tanya adi.


"Engga,aku jadi juri" Nafilla terus mendorong adi menuruni tangga.


Sesampainya didepan kulkas adi kebingungan melihatnya, ia tidak tahu harus masak apa dan apa saja bahan bahan yang diperlukan.


"Yah, itu ada ayam bikin ayam goreng ya. eh terus itu ada sayuran ayah bikin sop juga ya" Ucap nafilla mengintip isi kulkas.


"Siap Princess"


Adi tidak ingin mengecewakan putri nya, Hal sekecil apapun itu sangat berharga baginya apalagi nafila sudah dewasa. Pasti nanti ia akan menikah.


Dengan asal,adi merebus air dan memasukan wortel,kol, kentang,daun bawan dan... timun. Adi hanya asal memasukan bahan. Tidak lupa ia memberikan garam,gula, kecap asin. Entahlah intinya semua bumbu ia masukan.


Sambil menunggu sop matang,adi melihat ayam mentah


Haduh, bagaimana cara membuat ayam goreng. gumam adi


Lagi lagi hanya berbekal asal. Adi memberikan garam dan bubuk kunyit ke bagian luar ayam, lalu ia diamkan sebentar dan digoreng.


Beberapa jam kemudian,adi selesi masak. Dapur terlihat sangat berantakan tapi ia tetap senang karna dapat membanggakan putrinya.


"Makanan datang" Ucap adi membawa sop dan ayam goreng yang sudah matang

__ADS_1


Nafilla menatap makanan yang ada didepannya, sayuran melembek dan tercampur aduk sehingga terlihat seperti bubur. Namun Nafilla tidak ingin mengecewakan ayahnya.


"Ayah hebatt, oh ya nasi nya mana yah?" Tanya nafilka melihat sekeliling.


"Astagfirullah, ayah lupa bikin nasi" Adi merutuki kebodohannya.


"Sudah gapapa,kan ada sup"


Mereka mulai makan malam, Nafilla terlihat menikmati, meski adi sendiri jijik melihat masakanya. Tapi ia bangga karna nafilla telah mengormati makanan buatannya.


"Gimana rasanya sayang?" Tanya adi.


Nafilla mengangkat kedua telunjuknya.


"Loh ko telunjuk si?" Adi terlihat keheranan, biasanya orang mengangkat jempol.


"Kalo jempol kan udah biasa, kan ayah luar biasa" Ucap Nafilla.


Lagi lagi adi dibuat terharu. Nafilla lah yang masi menemaninya meski saat saat terpuruk.


"Bagus kalo kamu suka,nanti kapan kapan ayah bikin lagi"


Tak berapa lama makan malam pun selesai,nafilka Langsung merapihkan dapur setelah itu ia cuci muka skincare-an dan tertidur pulas.


Dikamar, adi melihat foto dirinya bersama nafilla. Perasaan nya memburuk setelah mendengar Ferdian akan menikahi anaknya.


Bukan berprasangka buruk, Tapi perasaan orang tua tidak pernah salah. Apalagi adi orang tua tunggal dan sangat dekat dengan Nafilla.


Lebih baik aku putuskan, siapa yang akan menjadi calon suami untuk naflilla. gumam adi


Adi pun terlalu larut dalam fikirannya,hingga ia tertidur pulas.


•••


Pagi harinya nafilla sudah berangkat ke kampus, ia bilang ada kelas pagi hari ini.


Sedangkan adi sudah berada diperusahaan dan mengerjakan pekerjaannya


"Richard,jam berapa kamu membuat janji dengan Zack?" Tanya adi


"Sebelum makan siang tuan"


...****************...


**Gimana ceritanya sejauh ini?semoga suka ya!🤗


Jangan lupa like,coment,vote dan follow aku


Oh ya mampir juga ya ke karya ku


'Takdir hidup zilla' Insyaallah bagus

__ADS_1


See u next time👋🌟**


__ADS_2