TERPAKSA MENIKAHI PEMBUNUH AYAH

TERPAKSA MENIKAHI PEMBUNUH AYAH
part 32.


__ADS_3

"Buruan noh lu ditunggu diruangan pa ferdian" Ucap brian


"Baru juga gua dateng, kasi makanan ke!" Ketus nafilla


"Heh, nyusahin mulu udah sono Sono!" Usir derren


Dengan kesal nafilla pun berjalan menuju ruangan ferdian,sudah bisa ditebak tugas menanti dan juga ceramahan ceramahan yang mengancam kelulusan


"Ada apa si pak!" Ketus nafilla sambil berjalan ke dalam ruangan


Deg.....


Ferdian langsung berlari dan memeluk nafilla,aneh


"Nafilla... kamu kemana aja?" Tanya Ferdian


"Ih apaansi pak,lepasin!" Ucap nafilla sambil meronta ronta


"Maaf..."


"Ada apa sih pa nyariin saya?" Tanya nafilla


"Kemana aja kamu,udah berapa hari ga ada kabar" Jawab Ferdian


"Ga kemana mana, cuman banyak urusan aja" Bohong nafilla


"Tapi,lain kali bilang dulu mau banyak urusan atau apapun" Tegas Ferdian


"Yaelah yang penting saya ga kemana mana,masih sehat wal'afiat,otak saya juga masih stay di tempatnya" Ucap nafilla tanpa jeda


"Terserah deh, pokok nya harus bilang dulu"


"Udah ni,ga ada yang mau bapa omongin lagi?" Tanya nafilla


"Ga ada,udah" Jawab ferdian


"Oke,kalo gitu aku mau berangkat buru buru soalnya" Pamit nafilla


"Mau kemana buru buru?" Tanya ferdian


"Ke Choyril company"


"Biar saya antar saya juga mau kesitu"

__ADS_1


Nafilla pun langsung mengikuti ferdian, dan kenapa Ferdian ingin ke Choyril company, ada urusan apa dan berbagai pertanyaan lainnya


Di dalam mobil,tidak ada percakapan sama sekali nafilla masih terkejut kenapa ferdian bisa memeluknya secara spontan


Dan tak berapa lama kemudian mobil mereka sampai di Choyril company


"Bapa ngapain turun juga?" Tanya nafilla


"Sudah dibilang, saya juga ada urusan disini!"


"Biasa aja kali pa,huh!" Ucap nafilla meninggalkan Ferdian


Nafilla langsung berlari kecil menuju ruangan nya, dan disambut oleh Richard yang tampak marah


"Ada apa lagi!" Tanya nafilla tak berdosa


"Make nanya lagi! Lu kemana aja dari tadi gua teleponin!" Celetuh Richard


"Handphone gua ketinggalan,emang ada apa sih marah marah Mulu,cepet tua noh!" Ledek nafilla


"Berisik deh, perusahaan steve company minta ketemuan dari tadi!" Ucap Richard


"Yauda suruh ke sini aja si!" Santai nafilla


"Kalo misalnya lu mau marah marah keluar aja deh, gua banyak kerjaan" Usir nafilla


"Malah jadi galak kan elu gini si!"


Didalam ruangannya,nafilla kembali mengerjakan pekerjaannya yang sempat tertunda tadi dan tiba tiba pintu nya diketuk


"Maaf bu, perusahaan steve company sudah datang dan sedang menunggu diruangan meeting" Ucap pegawai tersebut


"Oke,baik saya kesana sekarang"


Nafilla langsung meninggalkan pekerjaan yang lagi lagi harus tertunda,ia berjalan menuju ruangan meeting bersama beberapa pegawai


"Selamat siang semuanya,maaf terlambat" Jiwa wibawa nafilla tiba tiba keluar,entah dari mana ia mendapatkan nya


"Nafilla??" Ucap Ferdian kaget


"Hah-- Pa ferdian?" Nafilla tak kalah kaget


"Ini beneran kamu?" Tanya Ferdian meyakinkan

__ADS_1


"Iya bener saya lah pa,masa reinkarnasi saya!" Ketus nafilla


"Ekhem,, bisa kita mulai pembicaraan nya?" Sindir Richard


Akhirnya pembicaraan mereka tentang bisnis pun dimulai,meski ferdian dan nafilla masih terkejut tapi tetap urusan pekerjaan nomor 1.


SEDANGKAN KONDISI ZACK....


"Zack, gimana hubungan lu sama vera?" Tanya alex tiba tiba


"Ya gitu deh,sekarang vera makin aneh gua ga tau kenapa" Jawab zack


"Meski lu masih kefikiran nafilla,tapi lu juga harus ngejaga kondisi lu sekarang lihat deh badan lu" Ucap alex


Zack pun melihat dirinyalah lewat layar komputer,memang benar yang dikatakan alex tubuhnya sedikit mengurus dan jenggot mulai tumbuh


Membuat zack menjadi sedikit aneh dan menguruangi ketampanannya


"Tapi, nafilla...."


Alex melempar berkas yang ia sembunyikan dibalik jas nya


"Baca..."


Zack langsung membuka nya,lembar demi lembar ia baca se teliti mungkin karna ini berkas tentang nafilla


Ya,alex mendapatkan nya dari orang suruhannya, ketika selesai alex langsung membacanya sekilas dan langsung memberikannya kepada zack


"Lex, ayo kita ke perusahaan nafilla sekarang" Ajak Zack


"Engga sekarang zack, kita kasi nafilla nafas,besok aja kita ke sono gua janji" Tolak alex


"Yaudah,besok" Pasrah zack


...----------------...


***Gimana ceritanya sejauh ini?semoga suka ya!πŸ€—


Jangan lupa like,coment,vote dan follow aku


Oh ya mampir juga ya ke karya ku


'Terpaksa menikahi pembunuh ayah' Insyaallah bagus

__ADS_1


See u next timeπŸ‘‹πŸŒŸ***


__ADS_2